Respon Konflik Global, Kemenimipas Terbitkan 795 ITKT dan Bebaskan 265 WNA Overstay

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto,(foto:ist)

 

dteksinews, Jakarta – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan pokok-pokok pandangan serta langkah-langkah kebijakan strategis terkait dampak konflik global dalam Rapat Kerja bersama Komisi XIII DPR RI. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Nusantara II DPR RI, Kamis (2/4).

Rapat kerja ini secara khusus membahas berbagai isu strategis, meliputi dampak konflik global terhadap lalu lintas orang, kebijakan izin tinggal bagi warga negara asing, serta mekanisme antisipasi terhadap potensi masuknya pengungsi guna menjaga stabilitas keimigrasian nasional. Dalam paparannya, Menteri Agus menyampaikan bahwa pemerintah melalui jajaran imigrasi telah mengambil langkah-langkah konkret dalam merespons dinamika global tersebut.

“Hingga pertengahan Maret 2026, telah diterbitkan 795 Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT) di berbagai kantor imigrasi dan 265 Orang Asing telah menerima fasilitas pembebasan overstay,” ujar Agus Andrianto.

Agus menambahkan, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Imigrasi juga telah mengantisipasi potensi meningkatnya jumlah pengungsi sebagai dampak dari eskalasi konflik global, khususnya di kawasan Timur Tengah. Langkah antisipatif tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian/lembaga, peningkatan pengawasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi, serta penyusunan skema penanganan yang terintegrasi dan sesuai dengan ketentuan hukum nasional maupun internasional.

Baca Juga:  Gerak Cepat, Danramil 1311-02 /BS Bantu Warga Dampak Banjir Desa Dampala

“Memang Indonesia belum meratifikasi Konvensi 1951 tentang Pengungsi dan Protocol 1967 tentang Asylum Seeker. Namun, penanganan pengungsi dari Luar Negeri dilaksanakan berdasarkan hukum nasional khususnya UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri,” ucap Agus Andrianto.

Lebih lanjut, Menteri Agus menegaskan bahwa kebijakan keimigrasian dalam situasi force majeure menunjukkan kemampuan negara dalam menghadirkan kepastian hukum, menjaga ketertiban administrasi, serta tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan secara proporsional.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan global, dengan tetap berlandaskan pada prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, serta perlindungan hak asasi manusia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara sekaligus memastikan sistem keimigrasian nasional tetap tangguh dan berkelanjutan.(red/dteksinews)

Humas:Imigrasi

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prof. Zudan Kepala BKN: Masyarakat Tidak Menilai Inovasinya, Tetapi Menilai Masalah Yang Diselesaikan
Bea Cukai Morowali Perkuat Kepatuhan Kepabeanan dan Cukai di Kawasan Industri SEI
Jaga Kedaulatan NKRI, 136 Prajurit TNI di Papua Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Pemkab Morowali Gelar Gerakan Pangan Murah
Diskominfo-SP Morowali Dorong Percepatan Transformasi Digital Melalui Sosialisasi TTE 
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026: Santri Kompak dan Hebat, Indonesia Makin Kuat
Kasal Buka Pekan Ilmiah Tahunan Ke-16, Dorong Transformasi Digital dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Gigi TNI AL
330 Pelajar  SMP dan SMA Ikuti Program Mengenal Istana Presiden 
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Bea Cukai Morowali Perkuat Kepatuhan Kepabeanan dan Cukai di Kawasan Industri SEI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jaga Kedaulatan NKRI, 136 Prajurit TNI di Papua Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:44 WIB

Pemkab Morowali Gelar Gerakan Pangan Murah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Diskominfo-SP Morowali Dorong Percepatan Transformasi Digital Melalui Sosialisasi TTE 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:25 WIB

Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026: Santri Kompak dan Hebat, Indonesia Makin Kuat

Berita Terbaru