Satlantas Polres Morowali Diserang Hoaks di Media Sosial, KBO Lantas: Tidak Ada Pungli

- Penulis

Rabu, 19 Februari 2025 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Kepolisian Resor (Polres) Morowali Polda Sulawesi Tengah, membantah adanya tudingan personel Lalulintas melakukan aksi pungli.

Diketahui, baru-baru ini telah beredar sebuah video di sosial media TikTok dari akun @h.ismail yang menyebut anggota Polres Bungku (Morowali) sedang melakukan transaksi pungli.

Video tersebut memperlihatkan mobil dinas Satlantas Polres Morowali yang sedang berhenti, Namun tidak terlihat dengan jelas apa yang dilakukan oleh personel Satlantas.

Video tersebut menggambarkan seseorang yg sedang berada di atas mobil sedang memvideokan 1 (satu) unit mobil patroli Satlantas Polres Morowali sambil mengatakan ” Inie Lantas Bungku, Transaksimi sanae transaksimi, pungli lagi, pungli lagi” dan terdapat tulisan di Video “POLISI HAMA BUNGKU”.

KBO Lantas Polres Morowali yakni IPDA M Adib Faqihan menjelaskan bahwasanya pihaknya (Satlantas) benar memberhentikan kendaraan yang tergambar dalam video yang beredar di media sosial.

Namun, pemberhentian tersebut dilakukan dengan tujuan mengecek kelengkapan administrasi kendaraan. Setelah dilakukan pengecekan dan surat surat lengkap, pihaknya memperbolehkan kendaraan 10 roda tersebut melintas kembali.

Baca Juga:  Lagi,Polres Morowali Berhasil Tangkap  Dua Pelaku Narkoba 

“Dan kami tekankan pada saat pengecekan administrasi tersebut tidak ada namanya pungli yang terjadi dan sudah kami crosscheck ke koordinator driver yang bernama Muchlis Edi bahwa benar tidak ada pungli yang dilakukan,” ujarnya, Selasa, 18 Februari 2025.

Ia sangat menyayangkan driver yang mengambil video rekaman tersebut tidak mengetahui fakta yang sebenarnya terjadi, dan langsung menyebarkan informasi bohong (hoaks).

Koordinator Driver Muchlis Edi juga membenarkan bahwa pada proses pemeriksaan administrasi tersebut tidak terjadi pungli seperti apa yang telah disebarkan di dalam video tersebut.

Terpisah, Kasi Propam Polres Morowali IPTU Muh. Akhyar juga telah melakukan pemeriksaan terhadap anggota Satlantas Polres Morowali berkaitan dengan informasi yang beredar di sosial media.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, IPTU Muh. Akhyar tidak menemukan adanya praktik pungli ataupun Penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh anggota Satlantas Polres Morowali sehingga dapat dipastikan bahwa informasi yang terdapat dalam video tersebut adalah hoaks. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AD dan Empat Pemda Sepakati Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi
Smelter Raksasa Bahan Baku Baterai EV Mulai Beroperasi di Sultra!
Bupati Iksan Sambut Kunjungan Gubernur Sulteng dan Chairul Tanjung di Neo Energy
BPK Tegaskan Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan Negara
Ketua FORBES  Morowali Abd Jamil: Morowali  Jadi Pusat Smelter  Nikel, Tapi  Tak Diakui Sebagai Daerah Pengolah Dan DBH Masih Belum Berkeadilan
FORBES  Morowali Soroti Aktivitas Hauling  PT GMU , Desak Pemda dan APH Segera Bertindak 
PT IMIP dan Dinas Pendidikan Morowali Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas Kepala Sekolah di Bahodopi
Asisten I Tekankan Kesiapan Panitia dalam Rapat Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:19 WIB

TNI AD dan Empat Pemda Sepakati Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Smelter Raksasa Bahan Baku Baterai EV Mulai Beroperasi di Sultra!

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Bupati Iksan Sambut Kunjungan Gubernur Sulteng dan Chairul Tanjung di Neo Energy

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:56 WIB

BPK Tegaskan Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan Negara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:28 WIB

Ketua FORBES  Morowali Abd Jamil: Morowali  Jadi Pusat Smelter  Nikel, Tapi  Tak Diakui Sebagai Daerah Pengolah Dan DBH Masih Belum Berkeadilan

Berita Terbaru