Kontribusi Nyata PT Vale untuk Morowali: Sehat, Berdaya, dan Maju Bersama

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali-0 Keberadaan industri pertambangan seharusnya bukan hanya menghadirkan peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga nilai kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. Berbekal pada prinsip tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale”) kembali mewujudkan berkomitmennya untuk senantiasa hadir sebagai mitra Pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan di Kabupaten Morowali — melalui langkah-langkah nyata yang menyeimbangkan antara keberlanjutan lingkungan, kesehatan masyarakat dan kemajuan daerah.Jumat(19/9/2025)

Salah satu wujud komitmen tersebut adalah Program Gerak Sehat 2025, hasil kolaborasi PT Vale bersama Dinas Kesehatan Morowali, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Morowali. Program ini menyasar masyarakat di 13 (tiga belas) Desa pada area pemberdayaan PT Vale dan berlangsung sepanjang bulan September hingga November 2025, dengan puncak acara yang bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional, tanggal 12 November 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Morowali, Ashar M Ma’ruf, menegaskan bahwa dukungan PT Vale sangat berarti dalam memperkuat layanan kesehatan daerah. “Sejak saya bergabung, PT Vale sudah aktif menunjukkan dukungan nyata, mulai dari pengembangan Puskesmas Bahomotefe hingga program kesehatan preventif di sekolah dan Desa. Komitmen ini luar biasa karena sejalan dengan visi Pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Program kesehatan PT Vale ini hadir di tengah progress pembangunan Proyek Bahodopi Block (IGP Morowali) yang terus berjalan sesuai dengan waktu dan standar keberlanjutan tinggi. Seiring dengan percepatan Pembangunan IGP Morowali tersebut, PT Vale kembali menegaskan bahwa keberadaan industri pertambangan harus sejalan dengan upaya menciptakan masyarakat yang sehat, berdaya dan terlindungi.

Baca Juga:  Rapat Koordinasi ICP Digelar Di Bappelitbangda Morowali

Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir, menekankan bahwa kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama bagi Perusahaan.

“Kami sadar bahwa pembangunan tidak akan bermakna jika masyarakat di sekitar kami tidak sehat. Melalui program ini, PT Vale berkomitmen mendukung pemerintah dalam pencegahan penyakit, peningkatan kesadaran kesehatan, sekaligus berkontribusi pada pencapaian SDGs poin 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera,” jelasnya.

Dalam Program Gerak Sehat 2025 ini melibatkan siswa, masyarakat umum, tenaga kesehatan di Puskesmas Bahodopi dan Bahomotefe, serta perangkat Desa dengan berbagai kegiatan preventif dan edukatif yang mencangkup:

•     Penyuluhan kesehatan di sekolah-sekolah.

•     Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).

•     Gerakan Edukasi Serentak (GESER) ISPA.

•     Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

•     Pemasangan spanduk edukasi di ruang public.

Upaya peningkatan kesehatan masyarakat ini menjadi bagian dari perjalanan PT Vale dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pemerintah dan masyarakat Morowali, sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan IGP Morowali membawa manfaat nyata dan menyeluruh.

Melalui kegiatan ini, PT Vale menegaskan bahwa Perusahaan hadir bukan hanya sebagai pelaku industri, melainkan juga sebagai mitra pembangunan yang hadir untuk kebaikan dan kemajuan bersama — serta ikut mendukung visi Pemerintah baik di tingkat daerah maupun pusat menuju masyarakat yang lebih sehat, produktif dan sejahtera.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Iksan Dukung Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan RSUD Morowali
RSUD Morowali Gelar Kuliah Pakar dan Bimtek Transformasi Pelayanan Kesehatan
Bupati Iksan Minta RSUD Morowali Berikan Pelayanan Ramah dan Profesional
PP Muhammadiyah Melalui LHKP Gelar FGD di Morowali “Dampak Industri Tambang terhadap Munculnya Penyakit Masyarakat”
Dapur SPPG di Morowali,Diduga Belum Penuhi Standar IPAL
Staf Ahli Bid. Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Dorong Mahasiswa Baru PSDKU Untad Jadi Generasi Tangguh dan Berdaya Saing
Morowali Diperas Industri Dan Dipinggirkan Regulasi: Pemda Jangan Ompong, Penakut, dan Sekadar Jadi Penonton!!! 
TNI AD dan Empat Pemda Sepakati Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Bupati Iksan Dukung Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan RSUD Morowali

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:19 WIB

RSUD Morowali Gelar Kuliah Pakar dan Bimtek Transformasi Pelayanan Kesehatan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Bupati Iksan Minta RSUD Morowali Berikan Pelayanan Ramah dan Profesional

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:22 WIB

PP Muhammadiyah Melalui LHKP Gelar FGD di Morowali “Dampak Industri Tambang terhadap Munculnya Penyakit Masyarakat”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Dapur SPPG di Morowali,Diduga Belum Penuhi Standar IPAL

Berita Terbaru

Berita

Dapur SPPG di Morowali,Diduga Belum Penuhi Standar IPAL

Sabtu, 8 Agu 2026 - 04:44 WIB