Hadiri HUT ke-8 Motor Besar Indonesia (MBI), Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Perkuat Brotherhood dan Persatuan Bangsa di Tengah Derasnya Provokasi Pecah Belah Bangsa

- Penulis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOTOR:Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Perkuat Brotherhood dan Persatuan Bangsa di Tengah Derasnya Provokasi Pecah Belah Bangsa,(FOTO: Bamsoet)


 

dteksinews, Jakarta- Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Kehormatan Motor Besar Indonesia (MBI), Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengajak seluruh komunitas otomotif di Indonesia untuk menjaga soliditas, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta merawat semangat brotherhood di tengah situasi geopolitik dunia yang semakin penuh ketidakpastian dan maraknya provokasi pecah belah bangsa. Komunitas otomotif memiliki posisi strategis karena anggotanya tersebar di berbagai daerah dan berasal dari beragam latar belakang, sehingga dapat menjadi kekuatan sosial yang ikut menjaga suasana kondusif sekaligus mendukung berbagai program pemerintah. Mulai dari ketahanan energi, keselamatan berlalu lintas, penggunaan kendaraan secara bijak hingga penguatan ekonomi nasional.

“Komunitas otomotif harus menjadi rumah besar yang menyatukan, bukan ruang yang memecah belah. Semangat brotherhood harus kita rawat dengan saling menghormati, saling membantu dan menjaga persaudaraan lintas merek, klub maupun daerah. Dalam situasi dunia yang penuh tekanan seperti sekarang, persatuan menjadi modal sosial yang sangat penting agar masyarakat tetap tenang, produktif dan tidak mudah terprovokasi,” ujar Bamsoet saat menghadiri HUT ke-8 Motor Besar Indonesia (MBI) di Jakarta, Minggu (9/8/26).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menuturkan, perubahan peta geopolitik dunia telah membuat setiap negara harus semakin serius menjaga ketahanan nasional. Konflik dan ketegangan di berbagai kawasan dapat dengan cepat berdampak ke harga energi, perdagangan, rantai pasok, nilai tukar dan inflasi. Indonesia sebagai negara dengan perekonomian terbuka tetap akan merasakan dampaknya, sekalipun konflik berlangsung ribuan kilometer dari wilayah Indonesia. Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa menjaga stabilitas nasional merupakan tanggung jawab bersama.

“Kita boleh berbeda pilihan, berbeda klub, berbeda merek kendaraan dan berbeda komunitas, tetapi ketika menyangkut kepentingan bangsa, kita harus berdiri dalam satu barisan. Komunitas otomotif memiliki tradisi brotherhood yang kuat. Tradisi tersebut harus kita perluas menjadi semangat persaudaraan kebangsaan,” tegas Bamsoet.

Baca Juga:  Kopda Andisi Laksanakan Komsos di Desa Matarape, Sosialisasikan Netralitas TNI pada Pilkada 2024

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga mengingatkan pentingnya menjaga ketentraman masyarakat dari konflik dan gesekan antar kelompok. Media sosial sering kali memperbesar persoalan kecil menjadi konflik yang lebih luas. Karena itu, komunitas otomotif harus menjadi contoh dalam menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, tidak mudah terprovokasi, tidak menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya, serta menyelesaikan perbedaan melalui komunikasi dan musyawarah. Semangat brotherhood harus diwujudkan dalam perilaku nyata, termasuk ketika berada di jalan raya.

“Jangan biarkan media sosial memecah persaudaraan yang sudah dibangun bertahun-tahun. Kalau ada persoalan antar anggota atau antar komunitas, selesaikan dengan kepala dingin. Kalau ada perbedaan pendapat, hormati. Kalau ada kesalahpahaman, klarifikasi. Kita boleh berbeda klub, berbeda kendaraan dan berbeda gaya, tetapi ketika berbicara tentang Indonesia, kita harus berdiri sebagai satu keluarga besar,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, dukungan komunitas otomotif terhadap program pemerintah dapat diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Penggunaan kendaraan secara efisien, perawatan mesin secara berkala, menjaga tekanan ban, menghindari akselerasi dan pengereman berlebihan, mengurangi perjalanan yang tidak perlu serta menerapkan eco-driving merupakan contoh sederhana yang apabila dilakukan secara masif dapat memberikan dampak ekonomi. Efisiensi sangat relevan dengan agenda ketahanan energi karena sektor transportasi merupakan salah satu konsumen energi terbesar nasional.

“Penghematan energi harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Tidak perlu menunggu kebijakan besar untuk berbuat sesuatu. Merawat kendaraan dengan baik, berkendara secara efisien, mengurangi penggunaan kendaraan ketika memang tidak diperlukan dan memilih moda transportasi secara bijak adalah bentuk kontribusi nyata. Kalau dilakukan jutaan orang secara bersamaan, dampaknya terhadap konsumsi energi nasional tentu sangat besar,” pungkas Bamsoet. (*)

Sumber: Bamsoet

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Pengetahuan Tentang Kesehatan, Satgas TMMD Ke-129 Gelar Kegiatan  Penyuluhan KB 
Bupati Morowali Sampaikan Laporan Semester Pertama APBD dan Prognosis 6 Bulan Tahun Anggaran 2026
Imigrasi Morowali Jemput Bola, Pelayanan Paspor Digelar di Morowali Utara
PT Vale Dan  Puskesmas Baula, Edukasi Warga Terapkan PHBS di Pewutaa Kolaka  
Jemaah Haji Morowali Ucap Terima Kasih atas Bantuan Rp100 Juta dari Bupati
Perkuat Komitmen Hijau di Area Operasi Morowali, PT Vale Tanam Pohon dan Gaungkan Hemat Energi di Hari Bumi 2026
Dari Silaturahmi ke Kolaborasi, PT Vale dan Forkopimda Luwu Timur Teguhkan Komitmen untuk Akselerasi Kemajuan Daerah
Jelang HUT ke-62 Sulteng , Prajurit TNI AL Sukses  Kibarkan Bendera Lambang Kabupaten Morowali 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:47 WIB

Hadiri HUT ke-8 Motor Besar Indonesia (MBI), Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Perkuat Brotherhood dan Persatuan Bangsa di Tengah Derasnya Provokasi Pecah Belah Bangsa

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:21 WIB

Tingkatkan Pengetahuan Tentang Kesehatan, Satgas TMMD Ke-129 Gelar Kegiatan  Penyuluhan KB 

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:29 WIB

Bupati Morowali Sampaikan Laporan Semester Pertama APBD dan Prognosis 6 Bulan Tahun Anggaran 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:51 WIB

Imigrasi Morowali Jemput Bola, Pelayanan Paspor Digelar di Morowali Utara

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:26 WIB

PT Vale Dan  Puskesmas Baula, Edukasi Warga Terapkan PHBS di Pewutaa Kolaka  

Berita Terbaru