Gedung Senat Filipina  Lockdown, Setelah Terdegar Suara Rentetan Tembakan

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

A member of the Senate security walks, after gunshots were heard at the Philippine Senate, as chaos mounted in anticipation of an attempt to arrest a top senator wanted by the International Criminal Court, in Pasay City, Metro Manila, Philippines, May 13, 2026. REUTERS/Eloisa Lopez

i

A member of the Senate security walks, after gunshots were heard at the Philippine Senate, as chaos mounted in anticipation of an attempt to arrest a top senator wanted by the International Criminal Court, in Pasay City, Metro Manila, Philippines, May 13, 2026. REUTERS/Eloisa Lopez

Seorang  petugas keamanan  Senat Filipina beraksi setelah suara  tembakan terdengar  di gedung, pada Rabu(13/5/2026),(FOTO: Reuters)

 

dteksinews, Filipina-Gedung Senat Filipina berada dalam kondisi terkunci (lockdown) setelah suara rentetan tembakan terdengar. Belum jelas siapa yang melepaskan tembakan tersebut. Namun, pejabat pemerintah menyatakan tidak ada korban.

Rekaman televisi menunjukkan pasukan komando polisi dengan seragam tempur memasuki gedung Senat di Manila, pada Rabu (13/05) sore, tempat Senator Ronald ‘Bato’ Dela Rosa berlindung dari penangkapan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Senator Ronald Dela Rosa sebelumnya mengatakan ia meyakini penangkapannya sudah dekat dan mendesak warga Filipina untuk mencegahnya. Belum jelas keberadaaannya saat ini.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Mendorang Negara-Negara  ASEAN  Percepat Diversifikasi  Energi 

Pada Senin (11/05), Ronald ‘Bato’ dela Rosa terlihat berlari masuk ke gedung Senat saat aparat mengejarnya, beberapa jam sebelum Mahkamah Pidana Internasional (ICC) merilis surat perintah penangkapannya.

Sosok yang pernah diberi penghargaan oleh Polri pada 2018 ini lolos dari pengejaran dan ditempatkan di bawah perlindungan Senat.

Dela Rosa merupakan mantan Kepala Polisi Filipina (PNP) pada era Duterte. Dia dituduh sebagai “pelaku tidak langsung” dalam pembunuhan terhadap sedikitnya 32 orang antara 2016 dan 2018 dalam operasi antinarkoba Duterte.

Pada masa itu, ribuan terduga pengedar narkoba ditembak mati.

Duterte telah ditahan di Den Haag, Belanda, sejak Maret 2025.(***)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Hadiri Retreat KTT ASEAN Ke-48, Bahas Ketahanan dan Masa Depan Kawasan
Presiden Prabowo Mendorang Negara-Negara  ASEAN  Percepat Diversifikasi  Energi 
Hadiri KTT Khusus  BIMP-EAGA, Presiden  Prabowo Soroti Isu Krusial Ketahanan Energi 
Mahasiswa Perikanan UNISA” Rahmat Hidayat “Juara Satu Kejuaraan Pencak Silat Road to Malaysia
Sebanyak 6 Orang Luka Usai Gempa M 7,7 di Jepang, Tak Ada Kerusakan Besar
Mahasiswa S3 PWU Indonesia Sukses Selenggarakan ICGSB 2026 Bertaraf Internasional
Pemerintah RI Kerjasama  Strategis dengan Rusia 
Presiden Prabowo Tiba di Moskow, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia di Tengah Dinamika Global
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:25 WIB

Gedung Senat Filipina  Lockdown, Setelah Terdegar Suara Rentetan Tembakan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:47 WIB

Presiden Prabowo Hadiri Retreat KTT ASEAN Ke-48, Bahas Ketahanan dan Masa Depan Kawasan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:24 WIB

Presiden Prabowo Mendorang Negara-Negara  ASEAN  Percepat Diversifikasi  Energi 

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:55 WIB

Hadiri KTT Khusus  BIMP-EAGA, Presiden  Prabowo Soroti Isu Krusial Ketahanan Energi 

Sabtu, 25 April 2026 - 01:36 WIB

Mahasiswa Perikanan UNISA” Rahmat Hidayat “Juara Satu Kejuaraan Pencak Silat Road to Malaysia

Berita Terbaru

Daerah

Kejari Morowali Utara Tangkap Mantan Bupati Morut

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:23 WIB