Mahasiswa S3 PWU Indonesia Sukses Selenggarakan ICGSB 2026 Bertaraf Internasional

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lewat ICGSB 2026, Mahasiswa S3 PWU Indonesia Dorong Inovasi dan Kolaborasi Global,(FOTO: DOK Ist)

 

dteksinews, Jakarta- Mahasiswa S3 Philippine Women’s University (PWU) Indonesia menggelar International Conference & Doctoral Research Presentationbertajuk “Global Social & Business Transformation: Innovation, Sustainability, and Strategic Leadership in the Digital Era” pada Kamis–Jumat, 16–17 April 2026.

Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) dan menjadi momentum penting lahirnya The First International Conference on Global Social and Business (ICGSB).

Konferensi internasional yang berlangsung secara hybrid ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari mahasiswa doktoral, akademisi, peneliti, praktisi industri, hingga perwakilan pemerintah dan institusi riset dari dalam dan luar negeri. Forum ini sekaligus menjadi ruang strategis untuk membahas transformasi sosial dan bisnis global yang kian dipengaruhi oleh akselerasi teknologi digital.

Ketua panitia, Dewiana Novitasari, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Rektor PWU, Prof Felina C. Young, beserta delegasi dari Manila yang turut berinteraksi langsung dengan mahasiswa S3 PWU dan para alumni di Jakarta. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Rektor Universitas Negeri Jakarta, Prof Komarudin, serta Dekan FISH UNJ, Dr Firdaus Wajdi, atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya konferensi ini.

Tak hanya itu, Novitasari juga mengapresiasi kehadiran Atase Budaya dan Pendidikan Kedutaan Besar Filipina di Jakarta yang turut menghadiri konferensi tersebut. Kehadiran perwakilan diplomatik ini dinilai memperkuat dimensi kerja sama internasional, khususnya dalam bidang pendidikan dan pertukaran budaya antara Indonesia dan Filipina.

Menurut Novitasari, keberhasilan kegiatan selama dua hari tersebut tidak lepas dari kerja kolektif tim panitia yang solid dan lintas disiplin. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan konferensi ini didukung oleh sejumlah nama, di antaranya Javerson Simamora, ST, SH, MBA, M.Th, MH, CAVP, C.Med, MAPPI (Cert.); Nur Fajrina, S.Si., M.Sc.; Ns. Patricia Rani Rumondang, MAN., FISQua., CPS., CHAE., CHCEE., CHMEE; Allyya Saputra, SE., S.Pd., MM; dr. Irwanto, M.M.; Ir. Maeyer Beni Panahatan, S.T., M.M.; Muhammad Al Ikhsan Nur, S.E., M.Si.; dr. Yusuf Gunawan, MKes., MMKes., SpAk., AIFO-K., CH., CHt., CIPM; Pristanto Ria Irawan, S.E., S.Sos., M.M.; Dina Ediana, S.Kom., M.Kom; Joelianti Dwi Supraptiningsih, S.Pd., MM., M.Th.; Yopie Alfiani, SE., MSA; Dr. Ir. Ja’far Amiruddin, ST., MT; Heryanti Utami, S.ST.Par., M.M.Par; Nugroho Ridhwan, A.Md., S.T., M.M.; Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han.); Ganjar Garibaldi, SE., MSi., CHA., CHCP., CHCM.; serta Yanta, S.H., M.M.

Baca Juga:  Sakti! Buah Asli RI Sukun, Disebut Bisa Atasi Kiamat-Diburu Orang Eropa

“Saya perlu menyebutkan nama-nama mereka karena kolaborasi ini membutuhkan energi dan semangat kebersamaan. Acara hybrid ini melibatkan berbagai pihak lintas sektor dan lintas negara. Terima kasih kepada seluruh rekan yang telah berkontribusi,” ujarnya.

Selain itu, Novitasari juga mengapresiasi dukungan dari sejumlah mitra perguruan tinggi, seperti Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI), Universitas Ibnu Khaldun Bogor, serta Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) yang turut memperkuat jejaring akademik dalam konferensi ini.

Kehadiran peserta dari beragam latar belakang dinilai mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam merespons dinamika global. Isu-isu yang diangkat dalam konferensi ini mencakup inovasi, keberlanjutan, serta kepemimpinan strategis di era digital yang terus berkembang.

Tak hanya menjadi forum diskusi ilmiah, konferensi ini juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk memperkenalkan peran Condrado Benitez Institute for Business Education (CBIBE) di Manila dalam mengembangkan pendidikan bisnis berbasis global. Melalui pendekatan ini, diharapkan tercipta sinergi antara dunia akademik dan praktik industri dalam menghadapi tantangan transformasi sosial dan ekonomi di tingkat global.

Dengan terselenggaranya ICGSB perdana ini, para penyelenggara berharap forum serupa dapat terus berlanjut dan menjadi platform strategis dalam mendorong kolaborasi internasional yang berkelanjutan di bidang sosial dan bisnis.(red/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bamsoet Dorong Komunitas Jeep PERIKHSA 4×4 Perkuat Nasionalisme di Tengah Ancaman Multidimensi
Peduli Kredibilitas, integritas dan Kompentensi Kepala Daerah
Keppres Nomor 4 Tahun 2026, Tentang Satgas Percepatan Program Pemerintah
Dharma Santi 2026, Presiden Prabowo Tekankan Nilai Persaudaraan dan Toleransi
Sebanyak 503 Ketua DPRD, Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah
Kaster TNI Buka Komsos TNI dengan Komunitas Teritorial TA 2026
Apresiasi Deklarasi Serikat Wartawan Senior Indonesia (SW60+), Bamsoet Ingatkan Bahaya Fragmentasi Sosial dan Perang Informasi
Bersih-Bersih Tambang di Kawasan Hutan, Presiden Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:06 WIB

Mahasiswa S3 PWU Indonesia Sukses Selenggarakan ICGSB 2026 Bertaraf Internasional

Minggu, 19 April 2026 - 09:47 WIB

Bamsoet Dorong Komunitas Jeep PERIKHSA 4×4 Perkuat Nasionalisme di Tengah Ancaman Multidimensi

Sabtu, 18 April 2026 - 23:57 WIB

Peduli Kredibilitas, integritas dan Kompentensi Kepala Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 09:13 WIB

Keppres Nomor 4 Tahun 2026, Tentang Satgas Percepatan Program Pemerintah

Sabtu, 18 April 2026 - 07:29 WIB

Dharma Santi 2026, Presiden Prabowo Tekankan Nilai Persaudaraan dan Toleransi

Berita Terbaru