Bupati Morowali Bikin Geger! Pangdam dan Kajati Kagum Lihat Mesin Sakti Pemilah Sampah Otomatis

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Pandam XXIII/Palakka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah, Nuzul Rahmat kagum dengan inovasi mesin pengolah sampah yang dirancang langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf.

Keduanya mendapat kesempatan untuk melihat secara langsung pengetesan perdana di kediaman Bupati di Desa Labota. Mayjen TNI Jonathan mengaku kagum dengan efektivitas alat pemilah sampah tersebut.

“Kalau saya pribadi melihat alat pemilah sampah ini sangat efektif, ya. Di wilayah luar Jawa ini tantangan utamanya bagaimana memisahkan sampah basah dan kering. Nah, dengan adanya mesin ini, saya sangat surprise karena bisa langsung mengurai antara sampah plastik dan organik,” ujar Pangdam, Selasa (28/10).

Pria yang murah senyum itu juga menambahkan, hasil pemilahan sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, sedangkan sampah plastik berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan UMKM melalui proses pemanasan atau pengecilan ukuran.

“Saya baru lihat ada beberapa sampah di tong itu bisa langsung memisahkan sendiri. Sebagai orang fisika, saya sampai bertanya-tanya bagaimana cara kerjanya, karena logikanya sulit juga, apalagi tanpa operator. Ini terobosan luar biasa,” ungkapnya.

Baca Juga:  Mahasiswa GMNI dan HIMAGROTEK Morowali Bagikan Takjil di Taman Kota Funuasingko

Sementara itu, Kepala Kejati Sulawesi Tengah, Nuzul Rahmat, menilai inovasi tersebut merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Morowali dalam mengatasi persoalan lingkungan yang selama ini menjadi isu krusial di wilayah industri.

“Kami sangat mengapresiasi langkah ini, karena persoalan mendasar di masyarakat adalah lingkungan. Melalui inovasi ini, pemerintah daerah hadir dengan solusi konkret yang mendukung kehidupan masyarakat agar lebih layak dan sehat,” kata Nuzul.

Ia juga menambahkan, inovasi yang digagas Bupati Morowali tersebut mencerminkan pemikiran yang maju dan visioner.

“Ini sudah two step ahead (dua langkah ke depan), karena selain mengatasi sampah, juga membantu mengurangi polusi dan menjaga keseimbangan lingkungan di daerah yang dinamis seperti Morowali,” tutupnya.

Sama halnya seperti masyarakat, keduanya optimis bahwa mesin tersebut dapat menjadi solusi persoalan sampah di Morowali, khususnya Kecamatan Bahodopi.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AD dan Empat Pemda Sepakati Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi
Smelter Raksasa Bahan Baku Baterai EV Mulai Beroperasi di Sultra!
Bupati Iksan Sambut Kunjungan Gubernur Sulteng dan Chairul Tanjung di Neo Energy
BPK Tegaskan Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan Negara
Ketua FORBES  Morowali Abd Jamil: Morowali  Jadi Pusat Smelter  Nikel, Tapi  Tak Diakui Sebagai Daerah Pengolah Dan DBH Masih Belum Berkeadilan
FORBES  Morowali Soroti Aktivitas Hauling  PT GMU , Desak Pemda dan APH Segera Bertindak 
PT IMIP dan Dinas Pendidikan Morowali Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas Kepala Sekolah di Bahodopi
Asisten I Tekankan Kesiapan Panitia dalam Rapat Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:19 WIB

TNI AD dan Empat Pemda Sepakati Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Smelter Raksasa Bahan Baku Baterai EV Mulai Beroperasi di Sultra!

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Bupati Iksan Sambut Kunjungan Gubernur Sulteng dan Chairul Tanjung di Neo Energy

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:56 WIB

BPK Tegaskan Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan Negara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:28 WIB

Ketua FORBES  Morowali Abd Jamil: Morowali  Jadi Pusat Smelter  Nikel, Tapi  Tak Diakui Sebagai Daerah Pengolah Dan DBH Masih Belum Berkeadilan

Berita Terbaru