Bupati Iksan: Laporkan Jika Ada Pungli terhadap Guru Daerah Terpencil

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Morowali Iksan( foto: ist)

 

dteksinews, Morowali- Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, memberikan peringatan keras kepada oknum yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap guru daerah terpencil, terluar, dan kepulauan (Gudacil), khususnya yang bertugas di wilayah kepulauan Kabupaten Morowali.

Bupati Iksan menegaskan bahwa praktik pungli dalam bentuk apa pun tidak dapat ditoleransi, terlebih jika menyasar para guru yang selama ini telah berjuang memberikan layanan pendidikan di daerah-daerah dengan keterbatasan akses.

“Saya tegaskan, jangan main-main dengan hak para guru Gudacil. Jika ada oknum yang melakukan pungli, silakan cari informasinya dan segera laporkan. Jangan takut, laporkan jika ada kejadian seperti itu,” tegas Bupati Iksan, Rabu (17/12).

Ia menginstruksikan kepada seluruh jajaran terkait, termasuk masyarakat dan tenaga pendidik, untuk aktif menyampaikan informasi apabila mengetahui atau mengalami praktik pungli. Menurutnya, laporan tersebut penting agar pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti dan mengambil langkah tegas.

Baca Juga:  Anak Wartawan Lulus Jadi Polisi, Keluarga Bangga dan Berharap Jadi Bhayangkara yang Amanah

“Kalau ada kejadian seperti itu, laporkan. Pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Kita ingin memastikan para guru bekerja dengan tenang dan hak-haknya tidak dirugikan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali, Arifin Makane, juga menegaskan bahwa pihaknya tidak mentolerir adanya pungli terhadap guru, khususnya guru yang bertugas di wilayah terpencil dan kepulauan.

“Kami di Dinas Pendidikan tidak akan mentolerir kejadian seperti ini. Jika terbukti ada oknum yang melakukan pungli, kami akan tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegas Arifin.

Ia menambahkan bahwa Dinas Pendidikan berkomitmen melindungi hak-hak guru dan memastikan tidak ada praktik yang merugikan tenaga pendidik di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Morowali berharap dengan adanya peringatan ini, seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga integritas, transparansi, dan keadilan dalam dunia pendidikan, demi meningkatkan kualitas layanan pendidikan hingga ke wilayah terluar dan kepulauan.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AD dan Empat Pemda Sepakati Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi
Smelter Raksasa Bahan Baku Baterai EV Mulai Beroperasi di Sultra!
Bupati Iksan Sambut Kunjungan Gubernur Sulteng dan Chairul Tanjung di Neo Energy
BPK Tegaskan Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan Negara
Ketua FORBES  Morowali Abd Jamil: Morowali  Jadi Pusat Smelter  Nikel, Tapi  Tak Diakui Sebagai Daerah Pengolah Dan DBH Masih Belum Berkeadilan
FORBES  Morowali Soroti Aktivitas Hauling  PT GMU , Desak Pemda dan APH Segera Bertindak 
PT IMIP dan Dinas Pendidikan Morowali Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas Kepala Sekolah di Bahodopi
Asisten I Tekankan Kesiapan Panitia dalam Rapat Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:19 WIB

TNI AD dan Empat Pemda Sepakati Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Smelter Raksasa Bahan Baku Baterai EV Mulai Beroperasi di Sultra!

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Bupati Iksan Sambut Kunjungan Gubernur Sulteng dan Chairul Tanjung di Neo Energy

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:56 WIB

BPK Tegaskan Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan Negara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:28 WIB

Ketua FORBES  Morowali Abd Jamil: Morowali  Jadi Pusat Smelter  Nikel, Tapi  Tak Diakui Sebagai Daerah Pengolah Dan DBH Masih Belum Berkeadilan

Berita Terbaru