Seorang petugas keamanan Senat Filipina beraksi setelah suara tembakan terdengar di gedung, pada Rabu(13/5/2026),(FOTO: Reuters)
dteksinews, Filipina-Gedung Senat Filipina berada dalam kondisi terkunci (lockdown) setelah suara rentetan tembakan terdengar. Belum jelas siapa yang melepaskan tembakan tersebut. Namun, pejabat pemerintah menyatakan tidak ada korban.
Rekaman televisi menunjukkan pasukan komando polisi dengan seragam tempur memasuki gedung Senat di Manila, pada Rabu (13/05) sore, tempat Senator Ronald ‘Bato’ Dela Rosa berlindung dari penangkapan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Senator Ronald Dela Rosa sebelumnya mengatakan ia meyakini penangkapannya sudah dekat dan mendesak warga Filipina untuk mencegahnya. Belum jelas keberadaaannya saat ini.
Pada Senin (11/05), Ronald ‘Bato’ dela Rosa terlihat berlari masuk ke gedung Senat saat aparat mengejarnya, beberapa jam sebelum Mahkamah Pidana Internasional (ICC) merilis surat perintah penangkapannya.
Sosok yang pernah diberi penghargaan oleh Polri pada 2018 ini lolos dari pengejaran dan ditempatkan di bawah perlindungan Senat.
Dela Rosa merupakan mantan Kepala Polisi Filipina (PNP) pada era Duterte. Dia dituduh sebagai “pelaku tidak langsung” dalam pembunuhan terhadap sedikitnya 32 orang antara 2016 dan 2018 dalam operasi antinarkoba Duterte.
Pada masa itu, ribuan terduga pengedar narkoba ditembak mati.
Duterte telah ditahan di Den Haag, Belanda, sejak Maret 2025.(***)














