Skandal! Dugaan Laba Palsu Telkom Dengan Rp.5 Triliun Transaksi Fiktif

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Jakarta-Skandal dugaan laba palsu Tengah menyeret PT Telkomsel Indonesia Tbk perusahaan plat merah itu diduga mencatat transaksi fiktif senilai lebih dari Rp 5 triliun dalam kurun 2014 hingga 2021. Informasi ini terungkap oleh Agustinus Edi Kristianto berdasarkan dokumen resmi yang disampaikan Telkom kepada U.S Securities and Exchange Commission (SEC) dan Departement of Justice (DOJ), Selasa(31/3/2026).

Data tersebut menunjukkan adanya sekitar 140 transaksi yang dicatat sebagai pendapatan tanpa dasar kegiatan ekonomi nyata titik dugaan praktik itu terutama ditemukan dalam segmen enterprise, yakni layanan Telkomsel untuk korporasi dan instansi pemerintah seperti pusat data, layanan jaringan privat, hingga proyek digitalisasi.

Modus yang diduga digunakan mencakup pencatatan proyek yang tidak pernah dikerjakan, penggelembungan piutang untuk transaksi yang sebenarnya tidak terjadi, rekayasa dokumen serah terima serta pemanfaatan anak perusahaan untuk menyamarkan aliran transaksi.

Pada tahun 2017 pendapatan fiktif mencapai sekitar 2,28 triliun, mendekati 10% dari laba bersih Telkom tahun tersebut. Laba bersih perusahaan memang terus naik sejak 2014 hingga 2021 namun angka-angka itu gini dipertanyakan karena adanya temuan transaksi yang diduga tidak riil. Bermaret 2026, Telkom juga tercatat memiliki hutang bermasalah sekitar 1,94 triliun.

Baca Juga:  Klarifikasi Dandim Morowali: Video Penembakan Viral Bukan Terjadi di Bahodopi, Bahkan Mungkin Bukan di Indonesia

Dugaan praktek ini terjadi pada masa kepemimpinan 2 Direktur Utama sebelumnya Alex G Sinaga dan Ririek Andriansyah . Namun, sejauh ini tindakan internal perusahaan hanya berupa sanksi indispliner terhadap beberapa karyawan tanpa penjelasan detail Siapa yang terkena sanksi.

Pengamat menilai praktek seperti ini berpotensi merusak tata kelola perusahaan dan kepercayaan investor, terlebih Telkom adalah perusahaan publik yang jauh yang juga berada di bawah pengawasan regulator internasional sampai saat ini manajemen PT Telkom Indonesia Tbk belum memberikan penjelasan resmi terkait tuduhan tersebut.(*/dteksinews)

 

Sumber: Poliscope media

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peresmian Rumah Singgah Brigif TP 84/UA, Meningkatkan Kesejahteraan Prajurit
Tanamkan Nilai Positif Sejak Dini, Polisi Sosialisasi Bahaya Kenakalan Remaja
Dari Banyuwangi ke Gerbang Istana: Mengenal Mayor Jenderal Choirul Anam, Sosok Kepercayaan Pengawal Presiden
Rivalitas Politik Hendaknya Tidak Destruktif Terhadap Stabilitas Negara dan Pemerintah 
Masyarakat  Serbu Bazar di Monas  
Polsek Bahodopi Berhasil  Gagalkan Peyeludupan Rokok Ilegal 
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas,Bahas Kebijakan Ekonomi  dan Energi 
Presiden Prabowo Gelar Bazar Rakyat di Monas, Ajak Warga Rayakan Idulfitri dalam Kebersamaan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:50 WIB

Skandal! Dugaan Laba Palsu Telkom Dengan Rp.5 Triliun Transaksi Fiktif

Senin, 30 Maret 2026 - 22:43 WIB

Peresmian Rumah Singgah Brigif TP 84/UA, Meningkatkan Kesejahteraan Prajurit

Senin, 30 Maret 2026 - 09:52 WIB

Tanamkan Nilai Positif Sejak Dini, Polisi Sosialisasi Bahaya Kenakalan Remaja

Senin, 30 Maret 2026 - 07:42 WIB

Dari Banyuwangi ke Gerbang Istana: Mengenal Mayor Jenderal Choirul Anam, Sosok Kepercayaan Pengawal Presiden

Senin, 30 Maret 2026 - 07:06 WIB

Rivalitas Politik Hendaknya Tidak Destruktif Terhadap Stabilitas Negara dan Pemerintah 

Berita Terbaru

Daerah

SPI, Siap Perjuangkan Kaum Petani Morowali 

Selasa, 31 Mar 2026 - 05:25 WIB