Bandara Bone Ditarget Beroperasi Lagi di 2026, Rute Morowali dan Kendari

- Penulis

Rabu, 2 Juli 2025 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Bone- Bandara Arung Palakka di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditargetkan kembali beroperasi di tahun 2026, setelah berhenti beroperasi 2 tahun terakhir. Rute yang dibuka yakni ke Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Insyaallah 2026 sudah beroperasi rute Bone-Morowali dan Bone-Kolaka. Sudah ada pesawat perintis yang disepakati,” ujar Kadishub Bone Andi Arman Boby kepada detikSulsel, Rabu (2/7/2025).

Boby mengatakan, untuk pesawat perintis sudah dilakukan penandatanganan kontrak dengan Maskapai Trigana Air. Pesawat itu nantinya yang akan melayani untuk rute ke Morowali dan Kolaka.

“Sudah ada penerbangan perintis ditandatangani untuk diminta melayani Bandara Arung Palakka. Maskapainya Trigana,” katanya.

Dia menerangkan, Pemkab Bone juga masih mengupayakan agar pesawat jet bisa beroperasi. Saat ini Pemkab Bone fokus untuk melakukan pembebasan lahan untuk perpanjangan runway atau landasan pacu

“Kalau untuk pesawat Boeing masih sementara disiapkan untuk pembebasan lahannya. Tahun 2026 anggaran provinsi sudah siap, dan pemda hanya menyiapkan untuk pembebasan lahannya,” sebutnya.

Baca Juga:  Bupati Iksan, Tahun 2026 Anggaran Tambahan Masjid Agung Sebesar 18 Miliar 

“Kalau Boeing nanti disiapkan Lion Air dan Batik Air. Tetapi belum bisa beroperasi tahun ini, kemungkinan tahun 2026 baru pembangunan runway-nya,” sambung Boby.

Sebelumnya diberitakan, runway Bandara Arung Palakka rencananya akan diperpanjang menjadi 2.600 meter. Pemerintah mengaku membutuhkan anggaran Rp 25 miliar untuk pembebasan lahan demi mewujudkan rencana itu.

Wakil Bupati (Wabup) Bone Andi Akmal Pasluddin menuturkan, saat ini runway Bandara Arung Palakka sepanjang 1.400 meter. Dia mengaku agar bandara bisa dilandasi pesawat jenis Boeing membutuhkan runway 2.600 meter.

“2.600 meter panjang runway untuk bisa didarati pesawat Boeing. Kita masih butuh lahan 15 hektare untuk dibebaskan,” ucap Andi Akmal, Jumat (11/4).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gas Melon Langka di Morowali, Pemkab Gencarkan Operasi Pasar dan Pasar Murah
Papua Disiapkan Jadi Lumbung Pangan Nasional, Kementan Gelontorkan Anggaran Pertanian Rp5 Triliun
Satresnarkoba Polres Morowali Utara Tangkap Pelaku Narkoba, 6 Paket Sabu Disita
Imigrasi Morowali Gelar Kegiatan Jasmani dan Rohani untuk Tingkatkan Semangat Kerja Pegawai 
Polres Morowali Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Dua Pria Diamankan
Rakor Regional Batch III, BSKDN Petakan Capaian dan Tantangan Implementasi Program Direktif Presiden
Panggil Menteri ESDM, Presiden Prabowo Bahas Ketahanan Energi dan Hilirisasi, Pastikan BBM Subsidi serta LPG Tetap Stabil
Energi Hijau, Jadi Fokus Pertemuan Presiden Prabowo dengan Jusuf Kalla
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:47 WIB

Gas Melon Langka di Morowali, Pemkab Gencarkan Operasi Pasar dan Pasar Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:58 WIB

Papua Disiapkan Jadi Lumbung Pangan Nasional, Kementan Gelontorkan Anggaran Pertanian Rp5 Triliun

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:35 WIB

Satresnarkoba Polres Morowali Utara Tangkap Pelaku Narkoba, 6 Paket Sabu Disita

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:26 WIB

Imigrasi Morowali Gelar Kegiatan Jasmani dan Rohani untuk Tingkatkan Semangat Kerja Pegawai 

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:03 WIB

Polres Morowali Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Dua Pria Diamankan

Berita Terbaru

Jakarta

KPK OTT Oknum BPK di Muara Enim Menyeret Bupati 

Sabtu, 13 Jun 2026 - 03:47 WIB