Waspada! Penyakit Mpox Bisa Masuk di Morowali

- Penulis

Senin, 2 September 2024 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali-Masyarakat Kabupaten Morowali harus waspada terkait adanya penyakit menular cacar monyet ( Mpox ), menginggat Morowali sudah mulai ada moyet berkeliaran di tempat umum, misalnya pernah kejadian di Desa Topogaro belum lama ini.

Atau penyakit Mpox  bisa  masuk lewat Bandara Maleo Morowali, karena banyak TKA yang keluar masuk Morowali.

Untuk itu harus berhati- hati dan waspada dengan adanya penyakit yang disebabkan oleh monyet ini, Senin(2/9/2024)

Sementara itu, berdasarkan keterangan   Kabid Pencegahan Dan Pengedalian Penyakit, Dan Krisis Kesehatan Dinas Kesehatan , Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Daerah Kabupaten Morowali Dr.Marice, S.Sos, M.Kes saat dimintai keterangan oleh dteksinews.co.id di ruang kerjanya Perkatoran Fonuasingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kab.Morowali, belum ada kejadian penyakut Mpox di Kabupaten Morowali.ucapnya.

Menurutnya, Dinas kesehatan Kabupaten Morowali terus melakukam konsolidasi bersama istansi tekait dengan adanya  penyakit Mpox atau penyakit yang disebarkan oleh hewan moyet dan belum ditemukan di Kabupaten Morowali.Katanya

Baca Juga:  Bahodopi Bebas Sampah 2026? Bupati Iksan Mulai Langkah Besarnya Hari Ini!

“Untuk itu mari kita saling menjaga lingkungan kita agar selalau menjaga bersih kita, diri kita dan lingkungan kita .Ketika kita menjaga kebersihan in sya Allah terhindar dari penyakit namanya penyakit kulit, jaga kebersihan diri itu yang paling utama sekali.Sambil kita juga menghimbau kepada masayarakat , marilah kita menjaga dan tidak henti- hentinya menjaga kebersihan kita,” Ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa penyakit Cacar monyet adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus cacar monyet pada sejumlah hewan, termasuk manusia. Gejalanya dimulai dengan demam, sakit kepala, nyari otot, pembengkakan kelenjar getah bening, dan rasa lelah. (Red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menata Kota Morowali Untuk Menangkap Manfaat Pertumbuhan Ekonomi 
Belanja Daerah Harus Terukur, Bukan Sekadar Terserap  
Polsek Bahodopi,Amankan Dua Pelaku  Penipuan dan Penggelapan Kendaraan Bermotor
Kecam Penurunan Bendera Merah Putih dan Pelecehan Garuda Pancasila di Hari Damai Aceh, Bamsoet Serukan Penegakan Hukum dan Jaga Persatuan
MENATAP MAKNA KEMERDEKAAN (Refleksi Kritis Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan) 
Ada Proyek Tambang Nikel Baru, Vale Targetkan Operasional di 2029
Harga Sulfur Melejit, Ini Strategi Vale Jaga Operasional Smelter
PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Menata Kota Morowali Untuk Menangkap Manfaat Pertumbuhan Ekonomi 

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Belanja Daerah Harus Terukur, Bukan Sekadar Terserap  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polsek Bahodopi,Amankan Dua Pelaku  Penipuan dan Penggelapan Kendaraan Bermotor

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Kecam Penurunan Bendera Merah Putih dan Pelecehan Garuda Pancasila di Hari Damai Aceh, Bamsoet Serukan Penegakan Hukum dan Jaga Persatuan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:08 WIB

MENATAP MAKNA KEMERDEKAAN (Refleksi Kritis Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan) 

Berita Terbaru

Berita

Belanja Daerah Harus Terukur, Bukan Sekadar Terserap  

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:07 WIB