Terapkan Konsep Zero Waste, IMIP Olah 182 Ton Sampah Jadi Kompos dan Pakan Ikan

- Penulis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 03:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus berkomitmen melakukan aksi nyata pengelolaan sampah berkelanjutan, di dalam dan luar kawasan. Program edukasi pengelolaan sampah rutin tersebut menyasar sekolah, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), komunitas dan Pemerintah Desa. Tujuannya sederhana, menanamkan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan.

Supervisor of Waste Management Environmental Department PT IMIP, Burhanudin, menyampaikan, pengelolaan sampah organik dalam kawasan menerapkan konsep zero waste (nir sampah). Gerakan itu dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah seminimal mungkin. Diketahui, sejak tahun 2021 hingga medio 2025 ini, IMIP telah memproduksi total 45,6 ton kompos dari 182 ton sampah organik.

“Kompos ini dimanfaatkan untuk penghijauan pada area internal kawasan, serta disalurkan sebagai bantuan kepada desa dan pihak yang membutuhkan. Seluruh bahan berasal dari limbah organik di Central Kitchen IMIP. Saat ini, pembangunan rumah produksi kompos organik tengah berlangsung di area Edu Park, sebagai bagian dari komitmen kami terhadap sirkularitas limbah organik,” kata Burhan, Sabtu (21/6/2025) pagi.

Sampah organik dari sisa makanan diolah dengan melakukan pencacahan terlebih dahulu menjadi beberapa potongan kecil. Kemudian masuk pada tahap pencampuran melalui metode biologis (bioremediasi), dengan memanfaatkan mikroorganisme sebagai aktivator pengurai. Setelah itu dialihkan untuk diolah menjadi kompos dan pakan maggot. “Jadi, pupuk kompos itu akan disuplai ke tenant dalam kawasan IMIP untuk penghijauan di Ruang Terbuka Hijau (RTH). Namun, ada juga beberapa instansi Pemerintah seperti sektor pendidikan dan kesehatan ketika membutuhkan pupuk untuk penghijauan di area sekolah atau perkantoran, maka kami distribusikan juga,” jelas Burhan.

Baca Juga:  IMIP Kembali Terima Tiga Penghargaan di Ajang CSR Award

Selain menjadi kompos, IMIP mengolah sampah organik menjadi maggot yang digunakan untuk pakan ikan. Masyarakat banyak melakukan studi tour ke IMIP untuk melihat lebih jauh cara pengolahan sampah organik menjadi lebih bermanfaat. Menurutnya, maggot mampu mengurai sampah organik dengan cepat dan efisien. Limbah dari budidaya maggot juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang meningkatkan kesuburan tanah, bahkan menjadi sumber pakan ternak kaya nutrisi.

Proses pengolahan sampah organik dengan maggot dilakukan dengan memersiapkan bahan, membuat wadah yang sesuai untuk proses budidaya. Wadah ini bisa berupa kotak, ember, atau media lainnya yang terbuat dari bahan tak mudah rusak. Burhan mengatakan, sejak periode 2024 hingga 2025, IMIP berhasil memproduksi 394 kilogram maggot dari pengolahan sampah organik. Larva dari lalat Black Soldier Fly (BSF) tersebut dimanfaatkan sebagai pakan ikan dalam program uji coba budidaya perikanan yang dilakukan di dalam kawasan industri.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan rantai pengolahan limbah yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kami berharap pengelolaan sampah organik IMIP bisa menjadi percontohan yang dapat dikolaborasikan bersama masyarakat sekitar kawasan,” tandas Burhan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigrasi Morowali Tegas dalam Penegakan Hukum, 55 WNA Telah Dideportasi
Bupati Iksan Apresiasi TNI Bangun Jembatan Perintis Garuda di Desa Ipi
Merah Putih Berkibar di Gunung Cycloop, TNI Bersama Warga Papua Perkuat Persatuan
Seskab Hadiri Rapat  Pleno Persiapan  Hut RI ke-81 
Terima Rektor Universitas Perwira Purbalingga, Bamsoet Dorong Kampus Selaraskan Pendidikan dengan Kebutuhan Dunia Kerja
Kesbangpol Morowali Bagikan Bendera Merah Putih, Jelang HUT ke-81 RI
Lepas Kontingen Kwarcab Morowali Ke Jamnas XII, Bupati Iksan: Jaga Nama Baik Morowali  
Asisten III Afridin, Pimpin Rakor Penertiban dan Pengamanan Aset Rusunawa Labota
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Morowali Tegas dalam Penegakan Hukum, 55 WNA Telah Dideportasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:12 WIB

Bupati Iksan Apresiasi TNI Bangun Jembatan Perintis Garuda di Desa Ipi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Merah Putih Berkibar di Gunung Cycloop, TNI Bersama Warga Papua Perkuat Persatuan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Seskab Hadiri Rapat  Pleno Persiapan  Hut RI ke-81 

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Kesbangpol Morowali Bagikan Bendera Merah Putih, Jelang HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

Berita

Seskab Hadiri Rapat  Pleno Persiapan  Hut RI ke-81 

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:21 WIB