Alexander Head of ESS (Environment, Social and Sustainability) di PT TMS, menegaskan pihaknya tidak menginginkan insiden serupa kembali terulang,(FOTO:IST)
dteksinews, Morowali-Perwakilan PT Askon, Alexander Lieman, menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi beberapa hari sebelumnya di Desa Matarape. Ia menyebut kejadian yang berujung pada kerusuhan tersebut kemungkinan berawal dari kesalahpahaman dalam komunikasi.
“Atas insiden yang terjadi beberapa hari lalu, yang mungkin berawal dari kesalahpahaman atau salah bicara hingga berujung pada baku hantam, kami minta maaf. Apa pun alasannya, kejadian itu seharusnya tidak terjadi,” ujar Alexander di Desa Matarape, Sabtu (17/10/2026).
Alexander, yang menjabat sebagai Head of ESS (Environment, Social and Sustainability) di PT TMS, menegaskan pihaknya tidak menginginkan insiden serupa kembali terulang. Ia mengatakan, kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi perusahaan untuk memperbaiki komunikasi dengan masyarakat.
“Kami tidak mau (kejadian) itu terjadi dan tidak mau itu terulang lagi. Kami juga belajar, kami yang anak-anak muda ini diajari bapak ibu semua agar bisa lebih baik dan ke depannya menjaga komunikasi ini lebih baik lagi,” tuturnya.
Selain menyampaikan permohonan maaf, Alexander juga mengapresiasi dan menghargai sejumlah tuntutan yang disampaikan masyarakat. Ia menegaskan perusahaan ingin menjalankan kegiatan dengan baik dan menjadi bagian dari ekosistem di Desa Matarape serta wilayah sekitarnya.
“Tadi beberapa tuntutan masyarakat tentunya kita apresiasi dan kita hargai. Kita mau bekerja dengan baik dan menjadi bagian ekosistem di Matarape dan juga sekitarnya,” katanya.
Alexander menambahkan, pihaknya telah menemukan jalan tengah dalam pembahasan bersama masyarakat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Morowali. Ia berharap kesepakatan tersebut menjadi langkah untuk memperbaiki hubungan serta menjaga komunikasi yang lebih baik ke depannya.
“Tentu seperti yang disampaikan, kita sudah menemukan jalan tengahnya,” tutupnya.(*/pri)














