Pikat Hati Rakyat, Rachmansyah Ismail Politik Santun

- Penulis

Rabu, 18 September 2024 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Dalam berbagai pertemuan yang dilakukan oleh pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Abdul Rachmansyah Ismail bersama Harsono Lamusa, Rachmansyah Ismail selalu tampil santun di dalam berbicara dan menyampaikan pendapat.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Relawan Rachmansyah-Harsono Temponomo (Rahanto), Muhlis Katili kepada awak media, melalui pesan pada aplikasi WhatsApp, (18/09/2024).

“Pak Rachmansyah tidak panjang lebar kalau berbicara didepan masyarakat, hanya memperkenalkan diri, menyampaikan tujuan dan itu saja. Sangat singkat dan tidak pernah sekalipun bercerita tentang kejelekan pasangan calon lainnya,” Ungkap Muhlis.

Lebih lanjut, Muhlis menyebutkan bahwa Rachmansyah Ismail adalah perpaduan antara pemikir dan pekerja keras. Itulah yang dibutuhkan Morowali, pemimpin yang tidak banyak bicara namun cepat dalam bertindak.

“Pak Rachmansyah bukan orator, beliau adalah eksekutor. Dan pengalamannya selama ini, cukup menopang untuk beliau bisa memimpin daerah ini kedepan dengan baik. Morowali ini butuh kepemimpinan yang berpengalaman,” tegasnya.

Bukan hanya berpengalaman, tambah Muhlis. Tetapi juga harus mempunyai keinginan untuk mengambil langkah dan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, bahkan dengan harus mengambil segala resiko sekalipun.

Baca Juga:  Letkol Inf Alzaki Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-96 

“Demi kepentingan rakyat, semua harus dilakukan. Karena kepentingan rakyat adalah perihal nomor satu dalam urusan pemerintahan. Segala sesuatu yang dilakukan oleh pemerintah, haruslah berpihak kepada rakyat. Oleh karenanya, Sosok Pak Rachmansyah yang berani dan tegas, dapat diandalkan kedepan,” terang Muhlis.

Mengakhiri chat WhatsApp nya kepada awak media, Muhlis mengatakan, Morowali hanya akan maju jika masyarakatnya cerdas, agar masyarakat cerdas maka calon pemimpin harus mampu mempertontonkan politik yang mendidik dan tidak menggiring masyarakat untuk membangun kebencian kepada calon lainnya.

“Menceritakan kejelekan, kekurangan calon lain adalah cara-cara primordial, kampungan dan tidak mendidik. Calon pemimpin harus mampu menunjukkan politik yang baik dan santun, agar dapat menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat. Dan, pak Rachmansyah Ismail selama ini telah menunjukkan hal tersebut dengan baik,” pungkasnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembongkaran Tugu Bundaran : Menata Wajah Kota, Membangun Masa Depan
Menata Kota Morowali Untuk Menangkap Manfaat Pertumbuhan Ekonomi 
Belanja Daerah Harus Terukur, Bukan Sekadar Terserap  
Polsek Bahodopi,Amankan Dua Pelaku  Penipuan dan Penggelapan Kendaraan Bermotor
Kecam Penurunan Bendera Merah Putih dan Pelecehan Garuda Pancasila di Hari Damai Aceh, Bamsoet Serukan Penegakan Hukum dan Jaga Persatuan
MENATAP MAKNA KEMERDEKAAN (Refleksi Kritis Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan) 
Ada Proyek Tambang Nikel Baru, Vale Targetkan Operasional di 2029
Harga Sulfur Melejit, Ini Strategi Vale Jaga Operasional Smelter
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pembongkaran Tugu Bundaran : Menata Wajah Kota, Membangun Masa Depan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Menata Kota Morowali Untuk Menangkap Manfaat Pertumbuhan Ekonomi 

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Belanja Daerah Harus Terukur, Bukan Sekadar Terserap  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polsek Bahodopi,Amankan Dua Pelaku  Penipuan dan Penggelapan Kendaraan Bermotor

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Kecam Penurunan Bendera Merah Putih dan Pelecehan Garuda Pancasila di Hari Damai Aceh, Bamsoet Serukan Penegakan Hukum dan Jaga Persatuan

Berita Terbaru

Berita

Belanja Daerah Harus Terukur, Bukan Sekadar Terserap  

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:07 WIB