Permasalah dan Isu-isu Strategis RPJPD 2025-2045 di Morowali

- Penulis

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali-Kepala Bappeda Kabupaten Morowali Hasyim, S.Pi, pada hari kamis tanggal 18 Juli 2024 telah menyampaikan materi tentang permasalahan dan isu-isu strategis RPJPD di Kabupaten Morowali tahun 2025 2045. Hal tersebut disampaikan Hasyim selaku narasumber, pada saat acara sosialisasi penyusuan visi, misi dan program bakal Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Morowali sesuai Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Morowali yang diselenggarakan oleh KPUD Kabupaten Morowali di Hotel Metro,Jumat(19/7/ 2024).

Dalam penyampaiannya Hasyim menyampaikan 10 permasalahan dan Isu- isu strategis di Kabupaten Morowali RPJPD tahun 2025- 2045 yaitu:

1.Morowali wilayah industri dan hilerisasi industri SDA dan serbuan TKA .

2.Menurunnya peran sektor lain dan pariwisata.

3.Mualitas daya saing sumber daya manusia.

4.Percepatan pengetasan kemiskinan dan stunting.

5.Konektivitas infrastruktur antar wilayah dan pemenuhan sarana prasarana dasar.

Baca Juga:  GRD-KK Morowali Gelar Pendidikan Dasar Organisasi ke -II

6.Reformasi birokrasi atau tata kelola pemerintahan.

7.Memajuan teknologi dan digitalisasi.

8.Bencana alam lingkungan hidup berkelanjutan dan perubahan iklim.

9. Pelaksanaan dan pencapaian target sustaineble development goals (SDG’S).

10. Inovasi pembiayaan pembangunan dalam mendukung kesinambungan pembangunan.Kata Hasyim.

Lanjut Hasyim, kemudian untuk 7 permasalahan pokok Kabupaten Morowali itu sendiri:

1.Belum optimalnya pelayanan tata kelola pemerintahan.

2.Belum meratanya kualitas dan daya saing sumber daya manusia.

3.Masih tingginya angka kemiskinan, stunting dan ketimpangan pembangunan wilayah .

4. Turunya kinerja dan kontribusi sektor pertanian perikanan Kelautan dan pariwisata dalam perekonomian .

5.Belum optimalnya pemerataan pembangunan infrastruktur dasar antar wilayah kecamatan.

6.Masih tingginya penyimpanan penyimpanan atau pelanggaran penataan ruang .

7.Turunnya kapasitas daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup.Tutup Hasyim.( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigrasi Layani Paspor di MPP Morowali Utara Tanggal 02 Oktober 2026
Kontribusi Tanggap Darurat di NTT, Vale Indonesia Terima Penghargaan Kementerian ESDM 
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo Siang Ini
Hari Kesaktian Pancasila, Iksan Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara
Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov
FORBES Morowali Tegas Dukung Kepmen ESDM No.365.K/2026: Dukung Keperpihakan Pengusaha Lokal dan Ketegasan Batasi Afiliasi Perusahaan Tambang 
Bea Cukai Morowali Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Serap Masukan Pengguna Layanan
Rakornas Bidang Politik dan Keamanan KADIN Indonesia, Bamsoet Tegaskan Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman, Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Imigrasi Layani Paspor di MPP Morowali Utara Tanggal 02 Oktober 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kontribusi Tanggap Darurat di NTT, Vale Indonesia Terima Penghargaan Kementerian ESDM 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:42 WIB

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo Siang Ini

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:57 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Iksan Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov

Berita Terbaru