Lansia di Luwu Timur Menangis Haru Saat AKBP Zulkarnain Pamit Tugas ke Morowali

- Penulis

Jumat, 18 Juli 2025 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,  Luwu timur – Tangis seorang nenek lanjut usia (lansia) pecah saat Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain, berpamitan untuk pindah tugas ke Kabupaten Morowali. Momen haru itu terekam dalam video berdurasi 1 menit 39 detik.

Dalam rekaman yang diterima awak media ini, AKBP Zulkarnain tampak mengunjungi rumah sang nenek untuk berpamitan secara langsung. Ia memulai percakapan dengan menanyakan kabar dan kondisi sang nenek.

“Pagi, sudah makan nek?” tanya Zulkarnain dengan lembut.

“Nasi pagiji ku makan,” jawab sang nenek.

“Nasik yang tadi malam kita bawa?” tanya Zulkarnain lagi.

“Iye, nasik itu,” sahut nenek, tersenyum.

Zulkarnain lalu menyodorkan makanan siang dan buah-buahan yang dibawanya sendiri.

“Apa itu?” tanya sang nenek penasaran.

“Makan siang buat nenek,” jawab Zulkarnain.

“Nantipi, saya makan,” ucap nenek dalam logat khas.

Interaksi hangat itu memperlihatkan hubungan emosional yang telah terjalin lama antara Zulkarnain dan lansia tersebut.

Setelah berbincang, Zulkarnain berpamitan.

“Nek, saya pindah tugas ke Morowali,” ucapnya pelan.

Baca Juga:  Bupati Morowali Iksan, Lepas Anggota Satpol PP dan Damkar ke-10 Kecamatan

“Ke Morowali? Tidak di Malili lagi?” tanya nenek kaget.

“Iya, tidak di Malili lagi,” jawab Zulkarnain.

Mendengar itu, sang nenek tak kuasa menahan tangis. Suaranya bergetar, matanya berkaca-kaca seolah kehilangan sosok anak yang sangat perduli dengan keadaanya.

“Menangisma itu. Tiga malamka nanti tidak bisa tidur, karena kupikirki,” lirihnya sambil mengusap air mata.

Zulkarnain pun berusaha menenangkan.

“Jangan menangis, Nek. Nanti tetap ada yang mengantarkan makanan buat nenek,” ujarnya, menenangkan dengan suara pelan.

Sang nenek pun mengangguk pelan. AKBP Zulkarnain lalu meraih tangannya, menggenggamnya penuh hormat, lalu menciumnya sebagai bentuk pamit dan mohon restu.

“Ingatka ya, Nak ee,” bisik sang nenek dengan suara lirih, seolah enggan melepaskan kepergian sosok yang selama ini begitu peduli padanya.

“Iya, Nek,” jawab Zulkarnain sambil melambaikan tangan, melangkah perlahan meninggalkan rumah sang nenek yang selama ini ia perhatikan kehidupannya dengan penuh kasih.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PN Poso Tolak Gugatan Rumah Sakit Pepakulia di Morowali 
37 Anggota OPM Kodap IV Sorong Raya Kembali ke Pangkuan NKRI
Panglima Kunjungi Museum Diponegoro dan Museum Jenderal Sudirman di Magelang
Brigjen Pardosi Ulas Strategi TNI AL Selamatkan MV Sinar Kudus 
Bati Koramil 1311-09/Bahodopi Hadiri Majelis Akbar Peringatan Tahun Baru Islam
KemenHAM Sulawesi Tengah Gelar Pembinaan Kepatuhan dan Penguatan Kapasitas HAM di Morowali
Pemkab Morowali Gelar Sosialisasi Posbankum di 133 Desa/Kelurahan, Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat
1.737 Perwira Remaja TNI Resmi Dilantik, Panglima TNI: Pangkat adalah Amanah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:59 WIB

PN Poso Tolak Gugatan Rumah Sakit Pepakulia di Morowali 

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:32 WIB

37 Anggota OPM Kodap IV Sorong Raya Kembali ke Pangkuan NKRI

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:39 WIB

Panglima Kunjungi Museum Diponegoro dan Museum Jenderal Sudirman di Magelang

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:50 WIB

Brigjen Pardosi Ulas Strategi TNI AL Selamatkan MV Sinar Kudus 

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:33 WIB

KemenHAM Sulawesi Tengah Gelar Pembinaan Kepatuhan dan Penguatan Kapasitas HAM di Morowali

Berita Terbaru

Berita

PN Poso Tolak Gugatan Rumah Sakit Pepakulia di Morowali 

Jumat, 26 Jun 2026 - 13:59 WIB