Dirjen Keuangan Daerah Fatoni Sebut Optimalisasi Pendapatan dan Efisiensi Belanja Jadi Kunci Pengelolaan Keuangan Daerah

- Penulis

Rabu, 5 November 2025 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Jakarta-Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni menekankan pentingnya langkah strategis dalam menjaga stabilitas dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah di tengah tantangan fiskal saat ini. Hal ini diungkapkannya di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (04/11/2025).

Menurutnya, terdapat dua jenis belanja daerah yang relatif sulit untuk dikurangi, yaitu Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat. Namun demikian, evaluasi secara objektif terhadap kedua pos belanja tersebut perlu dilakukan agar pengelolaan anggaran daerah tetap efisien dan tepat sasaran.

“Momen seperti sekarang ini penting untuk melakukan evaluasi secara objektif, apakah benar suatu belanja masih diperlukan atau tidak. Misalnya untuk TPP, jika tidak mau dikurangi, maka harus berbasis Kinerja,” ucap Fatoni.

“Pemerintah daerah dapat menetapkan batas maksimal, tetapi pembayarannya disesuaikan dengan capaian kinerja pegawai. Jika kinerja tidak tercapai, maka tidak dibayar penuh,” jelas Dirjen Bina Keuangan Daerah,” sambungya.

Beberapa daerah, lanjutnya, telah menerapkan mekanisme berbasis kinerja tersebut, dan terbukti dapat memberikan penghematan yang signifikan setiap bulan. Sistem ini juga mendorong peningkatan produktivitas aparatur daerah melalui insentif yang lebih adil dan terukur.

Baca Juga:  Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Raih Penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026

Lebih lanjut, Fatoni menegaskan bahwa dalam kondisi keuangan yang menantang seperti saat ini, terdapat dua langkah utama yang perlu dilakukan oleh pemerintah daerah.

Pertama, yaitu mengoptimalkan pendapatan daerah melalui peningkatan potensi pajak dan retribusi, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas sumber pendapatan sah daerah. Kemudian yang kedua juga mengoptimalkan belanja daerah agar lebih efektif, efisien, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Dua hal ini harus berjalan beriringan, meningkatkan pendapatan sekaligus memastikan belanja benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. Efisiensi bukan berarti memangkas tanpa arah, tapi memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat maksimal,” tegasnya.

Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Bina Keuangan Daerah akan terus memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi dan optimalisasi anggaran, sehingga kebijakan fiskal daerah dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Iksan Siapkan Rp30 Miliar untuk Aspal Jalan Lingkar Wilayah Utara Pulau Paku
Bupati Iksan: Hari Libur Tetap Kerja, Pemkab Morowali Fokus Tuntaskan Program Pelayanan Masyarakat
Pasar Murah Diluncurkan di Bungku Selatan, Pemkab Morowali Distribusikan 10.000 Paket Sembako
Margarito Perkirakan Januari 2027 Wapres Baru, Begini Skenarionya!
Lewat Sosialisasi, Pemkab Morowali bersama PT Vale dan Dishut Sulteng Bahas Mekanisme Penyelesaian Kawasan Hutan
Presiden Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Kawasan Monas, dan Pengembangan Kereta Api di Bali
Ketum Parpol Asal Solo Diduga Ikut Rapat Rahasia dengan Belasan Jenderal Sebelum Diringkus
Info Valid Dari Bareskrim Polri, Lebih dari 6.000 Nomor Masuk daftar Penyadapan 
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 05:06 WIB

Bupati Iksan Siapkan Rp30 Miliar untuk Aspal Jalan Lingkar Wilayah Utara Pulau Paku

Sabtu, 7 November 2026 - 04:59 WIB

Bupati Iksan: Hari Libur Tetap Kerja, Pemkab Morowali Fokus Tuntaskan Program Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 7 November 2026 - 04:36 WIB

Pasar Murah Diluncurkan di Bungku Selatan, Pemkab Morowali Distribusikan 10.000 Paket Sembako

Sabtu, 7 November 2026 - 04:26 WIB

Margarito Perkirakan Januari 2027 Wapres Baru, Begini Skenarionya!

Jumat, 6 November 2026 - 13:21 WIB

Lewat Sosialisasi, Pemkab Morowali bersama PT Vale dan Dishut Sulteng Bahas Mekanisme Penyelesaian Kawasan Hutan

Berita Terbaru