Baru 8 Hari Dilantik Pejabat Bea Cukai Kena OTT KPK,Ini Penjelasan Purbaya 

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap seorang pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pejabat tersebut diketahui baru delapan hari dilantik oleh Purbaya sebelum akhirnya terjaring operasi penindakan.Jumat(6/2/2026)

Pejabat yang dimaksud adalah Rizal, yang dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Barat pada dua puluh delapan Januari dua ribu dua puluh enam. Namun, dalam perkara operasi tangkap tangan tersebut, Rizal diduga terlibat saat masih menjabat sebagai Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

“Ya enggak apa-apa. Itu kan kita mengerti ada kebocoran atau kelemahan di sana-sini. Tapi kalau saya kasih tahu di depan enggak ketahuan tuh safe house-nya,” kata Purbaya di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, dua puluh enam Februari dua ribu dua puluh enam.

Purbaya menjelaskan, pembiaran tersebut dilakukan agar para pihak yang terlibat tidak menaruh kecurigaan sehingga praktik dugaan suap dapat terungkap secara menyeluruh. Ia menegaskan langkah itu diambil agar tidak ada celah untuk menutup-nutupi perkara.

“Mereka enggak curiga, jadi berbisnis seperti biasa sehingga bisnisnya ketahuan,” ujarnya.

Baca Juga:  Kolaborasi Dandim 1311 Morowali Bersama Forkopimda dalam Goes to School Program: Kadis Pendidikan Mendatangkan 1000 Siswa SD-SMA

Dalam perkara ini, Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan barang bukti senilai empat puluh koma lima miliar rupiah dari sejumlah lokasi, termasuk kediaman para pihak dan beberapa tempat yang diduga sebagai rumah aman.

“Komisi Pemberantasan Korupsi juga mengamankan barang bukti dari kediaman RZL, ORL, dan PT Blueray serta lokasi lainnya. Total nilainya empat puluh koma lima miliar rupiah,” kata Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta Selatan, Kamis, lima Februari dua ribu dua puluh enam.

Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan enam orang sebagai tersangka, terdiri dari Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai periode dua ribu dua puluh empat hingga Januari dua ribu dua puluh enam, SIS selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, ORL selaku Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta tiga pihak swasta dari PT Blueray, yakni JF selaku pemilik perusahaan, AND selaku Ketua Tim Dokumen Importasi, dan DK selaku Manajer Operasional.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiba di Tanimbar, Pangdam Pattimura Bersama Forkopimda Maluku Kawal Langkah Awal Sejarah Blok Masela
Buka Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Presiden Prabowo Ajak Kampus Jadi Motor Kemandirian Ekonomi
37 Anggota OPM Kodap IV Sorong Raya Kembali ke Pangkuan NKRI
Panglima Kunjungi Museum Diponegoro dan Museum Jenderal Sudirman di Magelang
Kepala BKN Cari Terobosan Agar ASN Tetap Sejahtera Saat Pensiun
Brigjen Pardosi Ulas Strategi TNI AL Selamatkan MV Sinar Kudus 
1.737 Perwira Remaja TNI Resmi Dilantik, Panglima TNI: Pangkat adalah Amanah
Pangdam XV/Pattimura Tegaskan! Sinergitas Forkopimda Maluku Sukses Berantas Tambang Emas Ilegal
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:41 WIB

Tiba di Tanimbar, Pangdam Pattimura Bersama Forkopimda Maluku Kawal Langkah Awal Sejarah Blok Masela

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:28 WIB

Buka Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Presiden Prabowo Ajak Kampus Jadi Motor Kemandirian Ekonomi

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:39 WIB

Panglima Kunjungi Museum Diponegoro dan Museum Jenderal Sudirman di Magelang

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:28 WIB

Kepala BKN Cari Terobosan Agar ASN Tetap Sejahtera Saat Pensiun

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:50 WIB

Brigjen Pardosi Ulas Strategi TNI AL Selamatkan MV Sinar Kudus 

Berita Terbaru

Berita

130 Anak Ikuti Sunat Massal Gratis yang digelar Petrosea 

Sabtu, 27 Jun 2026 - 07:41 WIB

Berita

PN Poso Tolak Gugatan Rumah Sakit Pepakulia di Morowali 

Jumat, 26 Jun 2026 - 13:59 WIB