Jangan Dianggap Sepele, Ini Penyebab WNI Bisa Kehilangan Kewarganegaraan

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinees, Morowali-Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali mengingatkan masyarakat bahwa status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dapat hilang apabila memenuhi ketentuan tertentu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Edukasi ini disampaikan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya menjaga status kewarganegaraan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Selasa(7/4/2026)

Kepala Kantor Imigrasi Morowali, *Yusva Aditya*, menjelaskan bahwa kehilangan kewarganegaraan dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauan sendiri, tidak menolak atau tidak melepaskan kewarganegaraan asing, serta dinyatakan kehilangan kewarganegaraan oleh Presiden atas permohonan sendiri. Ia menegaskan bahwa setiap tindakan terkait kewarganegaraan memiliki konsekuensi hukum yang harus dipahami oleh masyarakat.

Selain itu, terdapat pula kondisi lain yang dapat menyebabkan hilangnya status WNI, antara lain tinggal di luar negeri selama lima tahun berturut-turut tanpa alasan dinas negara dan tidak melapor kepada perwakilan RI, masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin Presiden, memiliki paspor atau dokumen kewarganegaraan dari negara lain, serta turut serta dalam pemilihan yang bersifat ketatanegaraan di negara asing.

Baca Juga:  Bawaslu Morowali, Harap Singkronisasi DPS dengan Disdukcapil  

Lebih lanjut, khusus bagi Anak Berkewarganegaraan Ganda (ABG), diatur bahwa anak wajib memilih salah satu kewarganegaraannya paling lambat tiga tahun setelah berusia 18 tahun. Apabila hingga usia 21 tahun tidak menyampaikan pernyataan memilih menjadi WNI, maka status kewarganegaraan Indonesianya dapat hilang secara otomatis. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, *Arief Hazairin Satoto*, mengimbau agar masyarakat, khususnya orang tua dan anak dengan status kewarganegaraan ganda, lebih memperhatikan batas waktu tersebut agar tidak kehilangan status WNI.(red/dteksinews)

Sumber: Humas Imigrasi

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Iksan Launching Pekan Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan serta Perikanan di Bungku Selatan
Bamsoet: Munas FKPPI Akan Mengesahkan GBHP dan Tetapkan Secara Aklamasi Titiek Soeharto Ketua Umum FKPPI 2026-2031 di Jakarta
Farhad Af Fariziq Lulusan SMKN 1 Bungku Selatan, Dinyatakan Lulus Calon Bintara TNI AL Tahun 2026
Bupati Iksan Siapkan Rp30 Miliar untuk Aspal Jalan Lingkar Wilayah Utara Pulau Paku
Bupati Iksan: Hari Libur Tetap Kerja, Pemkab Morowali Fokus Tuntaskan Program Pelayanan Masyarakat
Pasar Murah Diluncurkan di Bungku Selatan, Pemkab Morowali Distribusikan 10.000 Paket Sembako
Margarito Perkirakan Januari 2027 Wapres Baru, Begini Skenarionya!
Lewat Sosialisasi, Pemkab Morowali bersama PT Vale dan Dishut Sulteng Bahas Mekanisme Penyelesaian Kawasan Hutan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 01:37 WIB

Bupati Iksan Launching Pekan Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan serta Perikanan di Bungku Selatan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:15 WIB

Bamsoet: Munas FKPPI Akan Mengesahkan GBHP dan Tetapkan Secara Aklamasi Titiek Soeharto Ketua Umum FKPPI 2026-2031 di Jakarta

Sabtu, 7 November 2026 - 05:06 WIB

Bupati Iksan Siapkan Rp30 Miliar untuk Aspal Jalan Lingkar Wilayah Utara Pulau Paku

Sabtu, 7 November 2026 - 04:59 WIB

Bupati Iksan: Hari Libur Tetap Kerja, Pemkab Morowali Fokus Tuntaskan Program Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 7 November 2026 - 04:36 WIB

Pasar Murah Diluncurkan di Bungku Selatan, Pemkab Morowali Distribusikan 10.000 Paket Sembako

Berita Terbaru