Dinkes Sulteng dan Pemkab Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinkes Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS,(FOTO:IST)


dtelsinews,Morowali – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali menggelar kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat sebagai upaya memperkuat implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), di Aula Hotel Metro Morowali, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Morowali melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Morowali, Afridin, S.H., M.S.A., ini bertujuan meningkatkan koordinasi, pembinaan, dan monitoring pembudayaan hidup sehat pada berbagai tatanan masyarakat.

Dalam laporannya, Penyuluh Kesehatan Ahli Madya Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Noviani, menjelaskan bahwa pembudayaan hidup sehat difokuskan pada lima tatanan, yakni rumah tangga, institusi pendidikan, tempat kerja termasuk kawasan industri, fasilitas pelayanan kesehatan, serta tempat-tempat umum.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 Tahun 2017, Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 11 Tahun 2021, serta Peraturan Bupati Morowali Nomor 12 Tahun 2022 tentang GERMAS.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan efektivitas pembinaan dan sistem monitoring pembudayaan hidup sehat pada berbagai tatanan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian indikator program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Noviani.

Baca Juga:  Perkuat  Kemitraan ,PWI  Silaturahmi  dengan Polda Sulawesi Tengah 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Jumiati, menegaskan bahwa penerapan pola hidup sehat merupakan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Jumiati juga mendorong setiap perangkat daerah untuk mendukung implementasi GERMAS melalui program dan penganggaran sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Menurutnya, GERMAS bukan sekadar kegiatan sosialisasi, tetapi gerakan lintas sektor yang harus diwujudkan melalui kolaborasi, edukasi, promosi kesehatan, penyediaan layanan kesehatan, serta pemanfaatan berbagai sumber daya yang dimiliki setiap instansi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Askia, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam menyukseskan GERMAS.

Menurutnya, gerakan tersebut berfokus pada peningkatan aktivitas fisik, konsumsi pangan sehat dan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, melakukan deteksi dini penyakit, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang terdiri atas perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), instansi terkait, Tim Penggerak PKK, rumah sakit, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Morowali. Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi lintas sektor dalam membudayakan hidup sehat semakin kuat sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Morowali.(***)

Sumber:IKP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Iksan Launching Pekan Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan serta Perikanan di Bungku Selatan
Bamsoet: Munas FKPPI Akan Mengesahkan GBHP dan Tetapkan Secara Aklamasi Titiek Soeharto Ketua Umum FKPPI 2026-2031 di Jakarta
Farhad Af Fariziq Lulusan SMKN 1 Bungku Selatan, Dinyatakan Lulus Calon Bintara TNI AL Tahun 2026
Bupati Iksan Siapkan Rp30 Miliar untuk Aspal Jalan Lingkar Wilayah Utara Pulau Paku
Bupati Iksan: Hari Libur Tetap Kerja, Pemkab Morowali Fokus Tuntaskan Program Pelayanan Masyarakat
Pasar Murah Diluncurkan di Bungku Selatan, Pemkab Morowali Distribusikan 10.000 Paket Sembako
Margarito Perkirakan Januari 2027 Wapres Baru, Begini Skenarionya!
Lewat Sosialisasi, Pemkab Morowali bersama PT Vale dan Dishut Sulteng Bahas Mekanisme Penyelesaian Kawasan Hutan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 01:37 WIB

Bupati Iksan Launching Pekan Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan serta Perikanan di Bungku Selatan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:15 WIB

Bamsoet: Munas FKPPI Akan Mengesahkan GBHP dan Tetapkan Secara Aklamasi Titiek Soeharto Ketua Umum FKPPI 2026-2031 di Jakarta

Sabtu, 7 November 2026 - 08:38 WIB

Farhad Af Fariziq Lulusan SMKN 1 Bungku Selatan, Dinyatakan Lulus Calon Bintara TNI AL Tahun 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 05:06 WIB

Bupati Iksan Siapkan Rp30 Miliar untuk Aspal Jalan Lingkar Wilayah Utara Pulau Paku

Sabtu, 7 November 2026 - 04:59 WIB

Bupati Iksan: Hari Libur Tetap Kerja, Pemkab Morowali Fokus Tuntaskan Program Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru