Viral video pengeroyokan di Facebook, Polres Morowali Utara Tangkap 3 Terduga Pelaku

- Penulis

Minggu, 22 Desember 2024 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Morowali Utara-Menanggapi video viral di Media Sosial Facebook terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan sesama Karyawan yang diduga karyawan GNI yang terjadi di jalan menuju PT.GNI. Sabtu 21/12/2024. Polres Morowali Utara langsung melakukan penyelidikan dan tidak butuh waktu lama, para pelaku pengeroyokan tersebut berhasil diamankan.

Kapolres Morowali Utara AKBP Imam Wijayanto, S.I.K., M.H membenarkan kejadian tersebut. ” Iya betul, kejadian tersebut terjadi di Jalan Masuk menuju PT. GNI sekira pukul 17.35 Wita saat kedua korban pulang bekerja, Korban atas nama Dirhan Manopo dan Syahrul sudah melapor di Polres, kedua korban mengalami luka lebam di bagian wajah dan beberapa anggota badan lainnya akibat pengeroyokan tersebut dan tidak menunggu waktu lama para pelaku berhasil juga kami amankan.”tambah Kapolres.

” Kami berhasil mengamankan tiga pelaku diantaranya Lk.A diamankan dari kamar kosnya di Desa Tompira Kecamatan Petasia Timur, Lk.AS alias A diamankan di kamar kosnya di Desa Bungintimbe Kecamatan Petasia Timur dan Lk. AW alias A berhasil diamankan ditempat kerjanya di Smelter II PT.GNI. Seluruh pelaku merupakan karyawan PT.GNI dan ketiga pelaku sudah diamankan di Polres Morowali Utara untuk proses lebih lanjut” Terang Kapolres.

Baca Juga:  Polres Morowali Perketat Pengamanan dan Pengawalan Logistik Surat Suara Pilkada Morowali 2024

Untuk motif pengeroyokan tersebut diduga aksi balas dendam karena di beberapa hari sebelumnya pelaku Lk.AS alias A terlibat perkelahian dengan Korban Syahrul dan berhasil dilerai dan diatur kekeluargaan oleh warga setempat, dan kemungkinan besar pelaku Lk.AS alias A masih menyimpan dendam dan tidak menerima kesepakatan damai tersebut akhirnya kejadian pengeroyokan tersebut terjadi ” ungkap Kapolres.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Ketiga pelaku telah diamankan di Polres Morowali Utara untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Kapolres Morowali Utara mengimbau kepada seluruh warga agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang dimedia sosial dengan memanfaatkan kasus pengeroyokan tersebut untuk mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di Wilayah Kabupaten Morowali Utara. Kasus tersebut murni masalah pribadi. Kami juga mengimbau kepada masyarakat apabila ada kasus jangan main hakim sendiri, segera laporkan ke Kantor Kepolisian terdekat,pungkas Kapolres. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PN Poso Tolak Gugatan Rumah Sakit Pepakulia di Morowali 
37 Anggota OPM Kodap IV Sorong Raya Kembali ke Pangkuan NKRI
Panglima Kunjungi Museum Diponegoro dan Museum Jenderal Sudirman di Magelang
Brigjen Pardosi Ulas Strategi TNI AL Selamatkan MV Sinar Kudus 
Bati Koramil 1311-09/Bahodopi Hadiri Majelis Akbar Peringatan Tahun Baru Islam
KemenHAM Sulawesi Tengah Gelar Pembinaan Kepatuhan dan Penguatan Kapasitas HAM di Morowali
Pemkab Morowali Gelar Sosialisasi Posbankum di 133 Desa/Kelurahan, Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat
1.737 Perwira Remaja TNI Resmi Dilantik, Panglima TNI: Pangkat adalah Amanah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:59 WIB

PN Poso Tolak Gugatan Rumah Sakit Pepakulia di Morowali 

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:32 WIB

37 Anggota OPM Kodap IV Sorong Raya Kembali ke Pangkuan NKRI

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:39 WIB

Panglima Kunjungi Museum Diponegoro dan Museum Jenderal Sudirman di Magelang

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:50 WIB

Brigjen Pardosi Ulas Strategi TNI AL Selamatkan MV Sinar Kudus 

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:33 WIB

KemenHAM Sulawesi Tengah Gelar Pembinaan Kepatuhan dan Penguatan Kapasitas HAM di Morowali

Berita Terbaru

Berita

PN Poso Tolak Gugatan Rumah Sakit Pepakulia di Morowali 

Jumat, 26 Jun 2026 - 13:59 WIB