Tolak Wartawan Bodrex, Kenali Ciri- cirinya

- Penulis

Senin, 7 Juli 2025 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Istilah wartawan Bodrex sejak dulu sudah sangat populer di masyarakat. Mereka merupakan wartawan gadungan yang tugasnya tak hanya menulis berita, namun juga memeras narasumber. Lantas, darimana istilah Bodrex itu muncul?

“Wartawan bodrex” adalah istilah yang merujuk pada wartawan gadungan atau oknum yang mengaku sebagai wartawan untuk memeras atau mendapatkan keuntungan pribadi, bukan untuk menjalankan tugas jurnalistik yang sebenarnya. Mereka seringkali tidak memiliki identitas pers yang jelas, bahkan mungkin tidak berafiliasi dengan media yang kredibel.

Ciri-ciri Wartawan Bodrex:

Tidak memiliki identitas pers yang jelas: Seringkali tidak memiliki kartu pers atau surat kabar yang jelas.

Memeras dan meminta uang: Menggunakan status wartawan untuk meminta uang atau sogokan dari narasumber.

Mengancam dengan pemberitaan negatif: Mengancam akan memuat berita negatif jika tidak diberi uang atau fasilitas.

Beroperasi secara berkelompok: Seringkali datang beramai-ramai saat menemui narasumber.

Tujuan utama mencari keuntungan pribadi: Bukan untuk mencari dan menyampaikan berita yang benar.

Baca Juga:  Kunker di Bumi Tepe Asa Moroso, Pangdam XXIII/PW Disambut Hangat Pemkab Morowali

Dampak Negatif Wartawan Bodrex:

Merusak citra pers: Mencemarkan nama baik wartawan yang benar-benar menjalankan tugas jurnalistik.

Menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat: Membuat masyarakat ragu terhadap pemberitaan media.

Merugikan narasumber: Memeras dan merugikan narasumber yang menjadi korban.

Cara Menghadapi Wartawan Bodrex:

Jangan takut:

Jangan takut dengan ancaman wartawan bodrex, karena mereka tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

Laporkan ke pihak berwajib:

Jika ada oknum yang melakukan pemerasan, segera laporkan ke pihak kepolisian.

Laporkan ke Dewan Pers:

Dewan Pers adalah lembaga yang berwenang untuk menangani kasus-kasus seperti ini.

Tolak permintaan uang:

Jangan memberikan uang atau fasilitas kepada wartawan yang tidak jelas.

Penting untuk diingat:

Masyarakat perlu memahami perbedaan antara wartawan profesional yang menjalankan tugas jurnalistik dengan benar dan wartawan bodrex yang hanya mencari keuntungan pribadi. Dengan memahami hal ini, masyarakat dapat lebih berhati-hati dan tidak mudah menjadi korban pemerasan. (*/PRI)

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jurnalis Jawa Pos Group” Supriyono”Juara II Lombo Menembak Polres Morowali 
Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Orang, Imigrasi Morowali Laksanakan Clearance Kapal Internasional
Mahasiswa Baru Bersiap, Pendaftaran Beasiswa Morowali Tahap II Segera Dibuka
3.727 Mahasiswa Lolos Verifikasi, Beasiswa Morowali Rp12 Juta Cair Pertengahan Juli
Minimalisir Dampak Emisi, Tenant di IMIP Terapkan Teknologi Supercritical Boiler
Korem 132/ Tdl Bersama  Warga   Bersihkan  Gedung  Juang Palu 
Lantik Pengurus ALTI Jawa Tengah, Wamendagri Bima Dorong Trail Run Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Pemda Morowali dan DPRD Tinjua Lokasi Ruas Jalan yang Dikuasai PT.BTIIG 
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:15 WIB

Jurnalis Jawa Pos Group” Supriyono”Juara II Lombo Menembak Polres Morowali 

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:56 WIB

Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Orang, Imigrasi Morowali Laksanakan Clearance Kapal Internasional

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:54 WIB

Mahasiswa Baru Bersiap, Pendaftaran Beasiswa Morowali Tahap II Segera Dibuka

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:45 WIB

3.727 Mahasiswa Lolos Verifikasi, Beasiswa Morowali Rp12 Juta Cair Pertengahan Juli

Rabu, 1 Juli 2026 - 03:07 WIB

Minimalisir Dampak Emisi, Tenant di IMIP Terapkan Teknologi Supercritical Boiler

Berita Terbaru