Terkait Tuntutan Forbes Kepada PT. BTIIG/ PT.IHIP,Ini Penjelasan Bupati Morowali 

- Penulis

Selasa, 22 April 2025 - 01:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Bupati Morowali Iksan pada saat demo PT.BTIIG belum lama ini di Desa Ambunu, serta terkait beberapa tuntutan warga Desa dilingkar Perusahaan Nikel yang belum diselesaikan oleh PT.BTIIG ( Baoshuo Taman Undustry Invesment Group) atau PT.IHIP (Indonesia Huabao Industrial Park) Kecamatan Bungku Barat, sehingga warga disekitar areal Pabrik Nikel di PT. BTIIG melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan dan dimediasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali.

Pertemuan tersebut di pimpin langsung oleh Bupati Morowali Iksan, dan dihadiri Forkopimda, pihak manajemen PT.BTIIG serta Masyarakat yang tergabung dalam Forbes diruang rapat Kantor Bupati Morowali Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali,Provinsi Sulawesi Tengah, Senin(21/4/2025).

Dalam tuntutanya puluhan warga yang mengatasnamakan Forbes ( Forum Ambunu Bersatu ):

1.meminta agar pihak PT.BTIIG/ IHIP segera bertanggungjawab atas pencemaran lingkungan yang disebabkan atas aktifitas produksi ,polisi debu smelter dan PLTU ,yang mengakibatkan lingkar industri terpapar ISPA. Menjamin pengobatan kesehatan bagi warga yang didiagnasa ISPA.

Kompensasi debu bagi Desa berdampak langsung serta serta merelokasi pemukiman yang masuk areal zona merah;

2. Kompensasi pinjam pakai atas penggunaan jalan tani Desa Ambunu serta realisasi tukar guling kebun Desa;

3.Tranparasi dan pertanggungjawaban dana CSR;

4.Pemberdayaan tenaga kerja lokal ( pada posisi strategis) serta pemberdayaan pengusaha (kontraktor, supplier,LPTKS, Treander, Agen Kapal,TKBM,PBM dll);

5.Mengapus kebijakan atau aturan kawasan terkait kewajiban karyawan-karyawan untuk tinggal di mess,demi me ghidupi usaha kos- kosan;

6.Penyelesaian pembayaran kerugian pembudidayan rumput laut atas pencemaran akibat reklamasi pantai;

7.Realisasi janji PT.BTIIG/PT.IHIP atas penyediaan air bersih ,listrik murah,penanganan sampah dan limbah;

8.Penyelesaian kerugian pembudidayan rumput.put laut pantai atas pencemaran akibat reklamasi pantai;

Baca Juga:  Terkait Sampah di Bahodopi, Ini Penjelasan Bupati Morowali Iksan 

9.Rekuntruksisasi manajemen HRD dan External PT.BTIIG/ PT.IHIP yang tidak berpihak kepada pemberdayaan lokal ;

Sementara itu Bupati Morowali Iksan,dalam arahanya:

1. Perlu ada kepastian waktu dari pihak Perusahaan tentang kapan penyediaan tempat Batu Bara;

2. Untuk jangka pendek perlu dibuatkan dinding agar mengurangi debu dari batu bara;

3. Perlu kerjasama dalam penganganan ISPA;

4. Klinik yang berada di kawasan PT. BTIIG harus membantu masyarakat sekitar dalam penanganan ISPA;

5. Kompensasi debu harus berbentuk program tidak diberikan berupa uang kepada individu.

6. Jalan tani yang menjadi aset daerah akan dibuatkan kontrak dengan Pemerintah Daerah;

7. Sisa jalan diluar aset daerah untuk diselesaikan oleh perusahaan;

8. CSR harus jelas ditentukan jumlahnya sehingga trasnparan dan tepat sasaran (jangan memberikan program yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat);

9. Penggunaan KTP 7206 dalam rekruitment Tenaga Kerja harus dilakukan validasi terlebih dahulu oleh pemerintah desa setempat;

10. Management PT. BTIIG segera mengevaluasi berdasarkan tuntutan yang menjadi keresahan di masyarakat;

11. Dalam Penyelesaian lahan agar Humas untuk dibuat kronologisnya;

12. Dalam Penyediaan listrik agar PT. BTIIG melakukan penghitungan kembali agar dapat menentukan besaran subsidi untuk masyarakat;

 

Adapun dari hasil pertemuan tersebut diatas disimpulan:

1.pihak perusahaan PT.BTIIG/PT.IHIP agar merespon apa yang menjadi tuntutan masyarakat dan melakukan komunikasi yang baik dalam penyelesaian setiap permasalahan;

2.Perlu dilakukan peninjauan masalah pe gunakan TKBM di pelabuhan PT.BTIIG/PT.IHIP ;

3.Perlu dilakukan validasi data pemilik rumput laut yang terkena dampak kegiatan perushaan;

4.Keberadaan Sekolah Alkhairaat perlu secepatnya direlokasi setelah ditetapkan tempatnya.(PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Morowali Diduga Marak Galian C Ilegal , Irwan Arya Minta APH Bertindak 
Pemkab Morowali Berikan Aprisiasi, Atas Kepemimpinan Kapolres Morowali 
Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi “Pagar Digital” Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan
Jurnalis Jawa Pos Group” Supriyono”Juara II Lombo Menembak di Polres Morowali 
Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Orang, Imigrasi Morowali Laksanakan Clearance Kapal Internasional
Mahasiswa Baru Bersiap, Pendaftaran Beasiswa Morowali Tahap II Segera Dibuka
3.727 Mahasiswa Lolos Verifikasi, Beasiswa Morowali Rp12 Juta Cair Pertengahan Juli
Minimalisir Dampak Emisi, Tenant di IMIP Terapkan Teknologi Supercritical Boiler
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:54 WIB

Morowali Diduga Marak Galian C Ilegal , Irwan Arya Minta APH Bertindak 

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:53 WIB

Pemkab Morowali Berikan Aprisiasi, Atas Kepemimpinan Kapolres Morowali 

Kamis, 2 Juli 2026 - 01:28 WIB

Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi “Pagar Digital” Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:15 WIB

Jurnalis Jawa Pos Group” Supriyono”Juara II Lombo Menembak di Polres Morowali 

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:56 WIB

Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Orang, Imigrasi Morowali Laksanakan Clearance Kapal Internasional

Berita Terbaru