Morowali Diduga Marak Galian C Ilegal , Irwan Arya Minta APH Bertindak 

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

i

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

Aktivitas  mobil pada saat  memuat material di jalan raya Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur,Kabupaten Morowali,(FOTO:IST)


 

dteksinews, Morowali- Aktivitas pertambangan yang diduga ilegal di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, kembali menjadi sorotan publik. Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Polres Morowali, mendapat kritik dari sejumlah kalangan masyarakat yang menilai penindakan terhadap aktivitas tersebut belum berjalan maksimal.

Keresahan warga akhirnya memuncak, sejumlah masyarakat di Kecamatan Bungku Timur turun langsung menghentikan kendaraan dump truck yang diduga mengangkut material hasil tambang ilegal dan melintasi jalan desa mereka.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/7/2026) dan menjadi perhatian publik setelah video penghentian aktivitas pengangkutan material tambang itu viral di media sosial maupun grup percakapan masyarakat.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat perdebatan antara warga dengan pengemudi dump truck.

Para pengemudi mempertanyakan dasar penghentian aktivitas tersebut, sementara masyarakat menuntut kejelasan mengenai legalitas usaha pertambangan yang materialnya diangkut melewati wilayah Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur.

Warga menilai aktivitas tersebut berpotensi merusak infrastruktur desa serta menimbulkan dampak lingkungan apabila dilakukan tanpa izin resmi dan kajian yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Dalam video yang beredar, tidak tampak kehadiran aparat kepolisian di lokasi kejadian.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Kolono yang ikut dalam aksi penghentian kendaraan mengungkapkan bahwa warga telah lama merasa resah dengan aktivitas pengangkutan material tambang yang menggunakan jalan desa yang baru saja diaspal.

Baca Juga:  Dukung Target Emisi Nasional, PT Vale Tunjukkan Komitmen Inovasi dan Transisi Energi di ICCEF 2024  

Menurutnya, lalu lintas kendaraan berat menyebabkan kerusakan jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi masyarakat setempat.

Selain itu, warga juga mempertanyakan aspek legalitas serta dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan tersebut.

“Apabila aktivitas tersebut tidak memiliki izin resmi, tentu masyarakat mempertanyakan bagaimana kajian lingkungan dan dampak sosialnya.

Jangan sampai masyarakat menjadi pihak yang dirugikan akibat kerusakan jalan maupun lingkungan,” ujarnya.

Senada dengan itu, mantan Ketua DPRD Morowali, Irwan Arya, melalui unggahannya di Forum Diskusi dan Informasi (FDI) WhatsApp, turut menyoroti aktivitas tambang yang diduga ilegal tersebut.

Ia menilai penggunaan jalan masyarakat oleh kendaraan proyek pengangkut material telah menimbulkan kerusakan infrastruktur dan memicu kecelakaan lalu lintas di kalangan warga.

“Kita harus menjaga jalan masyarakat. Banyak warga mengalami kecelakaan akibat jalan berlubang yang diduga disebabkan oleh kendaraan pengangkut material proyek,” tulis Irwan dalam unggahannya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun aparat penegak hukum terkait legalitas aktivitas pertambangan yang dimaksud serta langkah penanganan yang akan dilakukan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jam Sekolah Beberapa Pelajar SMP dan SMA , Asik Nongkrong di Taman Kota Fonuasingko Morowali
Luncurkan Film Berbasis Kecerdasan Buatan, Bamsoet Dorong Ekonomi Kreatif Cineas Indonesia Kuasai Era Baru Sinema AI
Gerak Cepat, Babinsa Bahodopi Berhasil  Padamkan Kebakaran Lahan 
Personel Polres Morowali Sigap, Bantu Korban Kecelakaan di Desa Buleleng
Bahodopi, Sepekan Ditemukan Dua Bayi di Bawah Jembatan dan Tempat Sampah 
Seleksi Terbuka JPT Pratama Morowali 2026 Resmi Dibuka
Pemkab Morowali Matangkan Sayembara Hymne, Perkuat Identitas dan Jati Diri Daerah
Wabup Morowali Buka Pelatihan UP2K, Dorong Produk Unggulan Jadi Pelopor UMKM
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:09 WIB

Jam Sekolah Beberapa Pelajar SMP dan SMA , Asik Nongkrong di Taman Kota Fonuasingko Morowali

Selasa, 6 Oktober 2026 - 02:25 WIB

Luncurkan Film Berbasis Kecerdasan Buatan, Bamsoet Dorong Ekonomi Kreatif Cineas Indonesia Kuasai Era Baru Sinema AI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 02:16 WIB

Gerak Cepat, Babinsa Bahodopi Berhasil  Padamkan Kebakaran Lahan 

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Personel Polres Morowali Sigap, Bantu Korban Kecelakaan di Desa Buleleng

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Bahodopi, Sepekan Ditemukan Dua Bayi di Bawah Jembatan dan Tempat Sampah 

Berita Terbaru