Tanda WhatsApp Dibajak dan Disadap Mudah Dikenali, Ini Caranya

- Penulis

Jumat, 15 Maret 2024 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews,Jakarta- Jika ada tanda-tanda di bawah ini yang muncul pada WhatsApp, Anda mesti hati-hati sebab bisa jadi akun sedang dibajak atau disadap.

Pembajakan akun WhatsApp bisa berujung rekening habis terkuras. Hal ini tentu merugikan pengguna, dikutib dari CNBC Indonesia.

Tak cuma itu, penjahat siber juga bisa bisa memata-matai aktivitas di WhatsApp Anda. Misalnya saja mengintip pesan pribadi dan isi kontak.

Cara peretas untuk melakukan pembajakan dan memata-matai ada banyak. Seperti memasang aplikasi pihak ketiga, memanfaatkan WhatsApp Web, hingga mengirimkan malware ke ponsel.

Hal ini akan sangat membahayakan. Apalagi, WhatsApp kini juga digunakan untuk menerima One Time Password dari berbagai aplikasi, termasuk aplikasi belanja online dan finansial.

Ciri WhatsApp yang disadap cukup mudah dikenali, berikut tandanya:

1. OTP

One Time Password (OTP) merupakan enam angka kode dan biasanya dikirimkan ke SMS saat akan mengakses WhatsApp. Artinya jika ada pesan yang tiba-tiba masuk dan mengirimkan OTP tapi bukan Anda yang mau masuk ke akun, jangan berikan kode OTP pada siapapun.

2. Keluar dari WhatsApp

Salah satu ciri yang bisa dikenali adalah tiba-tiba keluar dari WhatsApp. Bisa jadi ada perangkat lain yang mencoba masuk ke akun WhatsApp. Anda bisa mengetahui perangkat lain itu dengan menekan ikon tiga titik dan pilih WhatsApp Web.

Baca Juga:  Akibat Jalan Rusak, Mobil Bermuatan Alat Berat Tertanam di Kolaka Kabupaten   Morowali Utara 

3. Pesan Terbaca

Saat ada pesan yang sudah terbuka dan dibaca, Anda harus berhati-hati. Ini bisa jadi pertanda akun kamu telah dibajak.

4. Pesan Terkirim Sendiri

Ciri ini sama seperti sebelumnya. Waspadalah jika tiba-tiba ada pesan yang terkirim sendiri padahal Anda tak pernah mengirimkannya.

Cara cegah WhatsApp dibajak

Anda perlu langkah pencegahan untuk mencegah jadi korban pembajakan WhatsApp.

Salah satunya dengan mengaktifkan fitur two-step verification, jadi orang lain tetap tidak bisa mengakses WhatsApp karena tidak tahu PIN yang diatur sebelumnya.

Ikuti langkah berikut untuk mengaktifkan two-step verification:

*Klik ikon tiga titik di aplikasi WhatsApp. Pilih Settings.

*Masuk ke pengaturan Account.

*Pilih Two-step verification.

*WhatsApp akan meminta mengaktifkan two-step verification dengan PIN.

*Klik Enable untuk mengaktifkan fitur.

*Buat PIN, masukkan enam digit sesuai dengan keinginan.

*Berikutnya akan diminta memasukkan alamat email yang terhubung dengan akun. Ini bertujuan untuk jika suatu saat ingin mengganti PIN.

Nah, itu dia beberapa cara untuk mengenali akun WhatsApp sedang dibajak atau disadap orang lain, serta cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JMSI Sulawesi Tengah, Kecam Pernyataan Mantan Direktur RSUD Undata Hina Jurnalis
Batalyon Parako 466 Pasgat,  Bawa 8  Jenazah Korban Heli PK-CFX Matthew Air Nusantara 
Yon Parako 466 Pasgat Bantu Pencarian Helikopter PK-CFX Lost Contact di Kabupaten Sekadau
Operasi SAR Evakuasi Enam Pendaki Tersesat di Tojo Unauna
PT.FMI Memakan korban, Karang Taruna Desa Bete-Bete  Soroti Minimnya  Penerapan K3 Perusahaan 
PLBN Serasan Catat 1.181 Pemudik Jelang Lebaran 2026
Akibat Agin Kencang, Kanofi Tribun Stadion Fonuasingko Roboh
Iran Tutup Selat Hormuz, Ancaman Bakar Seluruh Kapal yang Lewat!
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:20 WIB

JMSI Sulawesi Tengah, Kecam Pernyataan Mantan Direktur RSUD Undata Hina Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 05:49 WIB

Batalyon Parako 466 Pasgat,  Bawa 8  Jenazah Korban Heli PK-CFX Matthew Air Nusantara 

Jumat, 17 April 2026 - 06:38 WIB

Yon Parako 466 Pasgat Bantu Pencarian Helikopter PK-CFX Lost Contact di Kabupaten Sekadau

Senin, 13 April 2026 - 01:13 WIB

Operasi SAR Evakuasi Enam Pendaki Tersesat di Tojo Unauna

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:53 WIB

PT.FMI Memakan korban, Karang Taruna Desa Bete-Bete  Soroti Minimnya  Penerapan K3 Perusahaan 

Berita Terbaru

Daerah

Pacu Teknologi Hijau, IMIP Bangun PLTS 200 MWp

Senin, 11 Mei 2026 - 09:32 WIB