Sengketa Lahan 13,2 Ha di Topogaro, Antara PT BJS dan Pemilik Lahan Belum ada Hasil

- Penulis

Minggu, 20 Juli 2025 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Terkait adanya permasalahan lahan di areal PT Bukit Jejar Sukses ( BJS) dengan pemilik lahan Syamsu Alam dan La Ane Tahir belum membuahkan hasil. Lokasi tahan sengketa seluas 13,2 Ha tersebut berada di areal Pabrik kelapa sawit milik PT BJS di Desa Topogaro, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.

Walaupun pihak Syamsu Alam sudah dinyatakan menang dalam sidang di MA nomor: 114K/TUN/2023

akan tetapi pihak BJS belum menerima keputusan tersebut, terbukti PT BJS masih melakukan aktivitas di areal yang menjadi sengketa.Sabtu (19/7/2025)

Sementara itu, berdasarkan hasil pertemuan antara pemilik lahan dan PT BJS yang dimediasi oleh Pemerintah Daerah dan dihadiri Kapolsek Bungku Barat, satf khusus Bupati Morowali,perwakilan PT BJS, dan pemilik lahan di ruang rapat Kantor Camat Bungku Barat,Kamis 17 Juli 2025 :

1. Mediasi telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur pelaksanaan kegiatan dengan tidak melanggar Undang-undang dan atau Peraturan yang berlaku.

2.Pihak manajemen PT Bukit Jejar Sukses selambat-lambatnya tanggal 19 Juli 2025 atau selama 2×24 jam sejak hari ini berkewajiban menyelesaikan masalah lahan dan tuntutan ganti rugi lahan milik Syamsu Alam dan La Ane Tahir .

Baca Juga:  Mantan Direkrut PT BJS Tegaskan! Tidak Serobot Lahan Warga Topogaro 

3.Pihak Syamsu Alam dan La Ane Tahir melakukan pemberhentian kegiatan sementara diatas areal lokasi seluas 13,2 Ha.

4.Selama proses penghentian kegiatan sementara yang dimaksud pada poin 3 diatas , maka Pihak Pertama dan Pihak Kedua bertanggungjawab menjaga ketentraman dan ketertiban.

Dan berdasarkan hasil diatas,mediasi penyelesaian masalah lahan antara Kedua belah Pihak dinyatakan belum ada menemukan kesepakatan ahkir penyelesaian masalah lahan.

Ditempat lain, Humas PT BJS Tegar saat dikonfirmasi terkait masalah ini,melalui via whatsapps, ” masalah lahan itu sudah kami gantu rugi semua nya pak, kepada pak anwar hafid dan Pak syamsu alam itu tidak jelas lokasi dan surat tanahnya.

Waktu itu pak purbo kuncoro yang mengganti rugi pak, silahkan  ke kantor dinas ptsp saja pak kalau terkait gugatan MA itu”.Pungkasnya (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kesaktian Pancasila, Iksan Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara
Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov
FORBES Morowali Tegas Dukung Kepmen ESDM No.365.K/2026: Dukung Keperpihakan Pengusaha Lokal dan Ketegasan Batasi Afiliasi Perusahaan Tambang 
Bea Cukai Morowali Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Serap Masukan Pengguna Layanan
Rakornas Bidang Politik dan Keamanan KADIN Indonesia, Bamsoet Tegaskan Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman, Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional
Lantik 100 Pejabat Fungsional, Salah Satunya dari Madya ke Utama, Prof. Zudan: Ini Bukti Pengembangan Karier JF di BKN Berjalan
Perkuat Ekonomi Pesisir, IMIP Salurkan 6 Unit Kapal Nelayan
Bupati Iksan Tutup Piala Bupati Morowali 2026, Apresiasi Antusiasme Masyarakat
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:57 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Iksan Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:22 WIB

FORBES Morowali Tegas Dukung Kepmen ESDM No.365.K/2026: Dukung Keperpihakan Pengusaha Lokal dan Ketegasan Batasi Afiliasi Perusahaan Tambang 

Rabu, 30 September 2026 - 12:08 WIB

Bea Cukai Morowali Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Serap Masukan Pengguna Layanan

Rabu, 30 September 2026 - 11:12 WIB

Rakornas Bidang Politik dan Keamanan KADIN Indonesia, Bamsoet Tegaskan Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman, Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

Berita Terbaru