Sekolah Lansia Morowali Resmi Dibuka, Dorong Lansia Tetap Sehat dan Produktif

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) resmi membuka Sekolah Lansia Kabupaten Morowali dengan mengusung tema “Belajar Sepanjang Hayat, Sehat di Usia Senja, Bermakna untuk Sesama”,(FOTO:IST)


 

dteksinews,Morowali- Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) resmi membuka Sekolah Lansia Kabupaten Morowali dengan mengusung tema “Belajar Sepanjang Hayat, Sehat di Usia Senja, Bermakna untuk Sesama”, di Hotel Grand Safanah, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan yang mewakili Bupati Morowali, Ketua TP-PKK Kabupaten Morowali, para dokter dan bidan, unsur Forkopimda, para camat dan kepala desa, serta 30 peserta Sekolah Lansia.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Morowali, Nursia, menjelaskan bahwa Sekolah Lansia merupakan salah satu program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang bertujuan memberikan ruang bagi lanjut usia untuk tetap belajar, berbagi pengalaman, menjaga kesehatan, meningkatkan kemandirian, serta aktif dan produktif di usia senja.

“Sekolah Lansia bukan berarti kembali ke sekolah seperti saat kita muda. Kegiatan ini menjadi tempat untuk belajar, berbagi pengalaman, menjaga kesehatan, dan tetap aktif dalam kehidupan sosial,” ujarnya.

Ia mengatakan, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung lansia agar tetap sehat secara fisik, kuat secara mental, dekat dengan keluarga, aktif di lingkungan sosial, serta memiliki kehidupan spiritual dan keagamaan yang baik.

Sekolah Lansia akan dilaksanakan melalui 12 kali pertemuan, dengan materi yang mencakup kesehatan, psikologis, sosial, kemandirian, serta aspek spiritual dan keagamaan. Pelaksanaannya akan melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas, tenaga pengajar, kader, OPD, serta pihak terkait lainnya.

Baca Juga:  Danrem 132/Tadulako Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Donggala

“Kegiatan ini bukan untuk berpikir keras, tetapi dilaksanakan dengan santai dan menyenangkan, sehingga para lansia dapat belajar sekaligus bersosialisasi,” tambahnya.

Nursia menyampaikan, Sekolah Lansia akan dilaksanakan secara bertahap di 10 kecamatan dengan pendampingan dari Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Kegiatan dilaksanakan hingga tingkat kelurahan agar dapat menjangkau lansia yang memiliki keterbatasan dalam melakukan mobilisasi ke tempat yang jauh.

“Dengan mendekatkan kegiatan kepada masyarakat, kami berharap semakin banyak lansia yang dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan berkesinambungan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pembelajaran Sekolah Lansia akan diarahkan sesuai standar atau tingkatan yang telah ditetapkan, mulai dari Standar 1 hingga Standar 3. Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran, para peserta nantinya akan mengikuti wisuda Sekolah Lansia sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan ketekunan mereka.

Nursia juga mengajak seluruh peserta untuk tidak menjadikan Sekolah Lansia sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai ruang untuk terus belajar, bersosialisasi, menjaga kesehatan, dan saling memberikan semangat.

“Usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk hidup sehat, berkarya, dan memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat harus tetap ada,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyematan tanda pengenal kepada peserta Sekolah Lansia sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan pembelajaran.

Di akhir sambutannya, Nursia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program Sekolah Lansia di Kabupaten Morowali.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Morowali berharap para lansia dapat menjalani masa lanjut usia dengan tetap sehat, mandiri, bahagia, aktif, dan bermartabat serta terus memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.( */ikp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakor Forkopimda Morowali, Bahas Kamtibmas hingga Persoalan Kawasan Industri
Ukir Prestasi di TMMD ke-129, Pangdam XXIII/Palaka Wira Apresiasi Dandim 1311/Morowali atas Juara I Kategori Dansatgas Terbaik
Imigrasi Layani Paspor di MPP Morowali Utara Tanggal 02 Oktober 2026
Kontribusi Tanggap Darurat di NTT, Vale Indonesia Terima Penghargaan Kementerian ESDM 
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo Siang Ini
Hari Kesaktian Pancasila, Iksan Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara
Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov
FORBES Morowali Tegas Dukung Kepmen ESDM No.365.K/2026: Dukung Keperpihakan Pengusaha Lokal dan Ketegasan Batasi Afiliasi Perusahaan Tambang 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:54 WIB

Rakor Forkopimda Morowali, Bahas Kamtibmas hingga Persoalan Kawasan Industri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:46 WIB

Sekolah Lansia Morowali Resmi Dibuka, Dorong Lansia Tetap Sehat dan Produktif

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Ukir Prestasi di TMMD ke-129, Pangdam XXIII/Palaka Wira Apresiasi Dandim 1311/Morowali atas Juara I Kategori Dansatgas Terbaik

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Imigrasi Layani Paspor di MPP Morowali Utara Tanggal 02 Oktober 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kontribusi Tanggap Darurat di NTT, Vale Indonesia Terima Penghargaan Kementerian ESDM 

Berita Terbaru