PT Vale Indonesai Tbk, Komitmen Jaga Lingkungan Tetap Bersih

- Penulis

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasliana Alimuddin selaku Project Manager, Mine Infrastructure Maintenance & Development  pada saat menyampaikan cara  Pengelolaan Air Limpasan Tambang  kepada para Jurnalis,( foto:Supriyono)

 

 

dteksinews, Sorowako- Luwu Timur-PT Vale Indonesia Tbk dalam melakukan aktifitas pertambangan nikel selalu mengedepankan ramah lingkungan dan sesuai dengan kaidah pertambangan.

Untuk itu, PT Vale Indonesia Tbk dalam hal pengelolaan limbah air bersih menggunakan sistem pegelolaan air limpasan tambang dengan teknologi Lamella Gravity Settler (LGS).

Penggelolaan Air Limpasan Tambang dibuat oleh PT Vale Indonesia Tbk, agar air tetap bersih dapat dimanfaatkan bagi masyarakat lingkar tambang yang bebas dari bahaya penyakit.

Hal tersebut disampaikan oleh Hasliana Alimuddin selaku Project Manager, Mine Infrastructure Maintenance & Development kepada para peserta media visit.Sabtu(3/8/2024)

Hasliana Alimuddin mengatakan, pembangunan pengelolaan air limpasan tambang yang dibuat PT Vale Indonesia Tbk yang kita kunjungi sekarang ini, adalah satu- satunya tambang yang mengunakan peralatan yang moderen untuk penggelolaan air bersih.

 Komitmen kami,” danau Matano menjadi bukti terhadap kinerja pengelolaan air dan efluen yang kami jalankan. Kami melaksanakan investasi secara serius untuk mengolah air limpasan sebelum dialirkan ke lingkungan,”

Secara berkala kami melakukan analisis hasil olahan efluen yang akan dialirkan ke anak sungai menuju Danau Matano. Tujuan analisis untuk memastikan kesesuaian dengan baku mutu sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.9 tahun 2006 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Usaha dan/atau Kegiatan Pertambangan Bijih Nikel.

Bersama menurunkan Intensitas konsumsi air, kami berupaya mengoptimalkan pemakaian air dalam setiap ton produksi nikel dalam matte, sesuai Kebijakan Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air Limbah PT Vale.Kata Hasliana

Lanjut Hasliana, kebutuhan air terbesar adalah untuk operasional PLTA di Sungai Larona, dengan sumber air dari Danau Matano, Mahalona, dan Towuti. Air dari danau dialirkan ke reservoir di bendungan dan diteruskan ke kanal untuk menggerakkan turbin. Jumlah air yang dikonsumsi sama dengan air yang diambil dari danau. Tidak ada air yang diambil dari wilayah water stress.

“Komitmen kami dalam menjaga ketiga danau tersebut juga menjadi dukungan kami terhadap status danau sebagai Kawasan Konservasi Taman Wisata Alam, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 274/Kpts/ Um/4/1979 tanggal 24 April 1979,” ujar Hasliana

Total penggunaan air di 2023 mencapai 7.561.108 m3, berkurang 11% dari konsumsi tahun sebelumnya. Sementara nilai intensitas konsumsi air di 2023 mencapai 106,9 m3/Ton Ni, lebih rendah dari tahun 2022 senilai 141,77 m3 / Ton Ni, atau 0,14 Megaliter/Ton Ni

Baca Juga:  Jalin Silaturahmi, Bupati Iksan dan Wabup Iriane Ilyas Kunker Sekaligus Safari Ramadhan di Kecamatan Bungku Timur

Ditambahkan Hasliana, bahwa pengelolaan limbah Cair dalam upaya memenuhi aspek kepatuhan perundang-undangan yang berlaku, sebuah laboratorium independen terakreditasi melakukan pemantauan rutin dan analisis terhadap efluen kami. Analisis dilakukan menggunakan metode SNI 6989.59:2008 Air dan Air Limbah, serta metode sesuai standar American Public Health Association (APHA).

Hasil pemeriksaan pada 2022 mendapati kualitas hasil olahan efluen perusahaan telah memenuhi baku mutu.

Kinerja pengelolaan efluen tersebut tidak lepas dari instrumen dan sumber daya yang kami alokasikan secara serius. Untuk mengendalikan limbah cair (effluent) dari area tambang dan pabrik pengolahan, kami membangun lebih dari 100 kolam pengendapan (pond) di Blok Sorowako. Kolam pengendapan dilengkapi dua fasilitas pengolahan limbah cair untuk mengurangi pencemaran badan air, yakni:

1.Pakalangkai Wastewater Treatment, yang beroperasi sejak 2013, and

2.Lamella Gravity Settler (LGS), yang beroperasi sejak 2014.

Teknologi LGS merupakan teknologi standar dalam penjernihan air untuk pengolahan bahan baku air minum. Teknologi LGS pertama untuk pertambangan di Indonesia ini merupakan hasil 2 tahun riset dan kerja sama dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi).

Pembangunan fasilitas ini merupakan bentuk kepatuhan perseroan terhadap Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 9 Tahun 2006 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Usaha dan/atau Kegiatan Pertambangan Bijih Nikel.

Pengolahan limbah cair juga diiringi pengecekan kualitas air danau secara reguler bersama lembaga independen. Hasil pengukuran kadar TSS dan Cr6+ di Danau Matano dan Danau Mahalona selalu berada jauh di bawah baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah dan APHA.Pungkas Hasliana.

Pengelolaan air limpasan tambang milik PT PT Vale Indonesia Tbk menggunakan teknologi Lamella Gravity Settler (LGS), yaitu mengalirkan air limpasan dari area tambang ke122 pond berkapasitas 4.000 meter kubik.

Sebelum dialirkan kembali ke empat danau di sekitarnya dan dengan penerapan teknologi tersebut, sehingga air danau di kawasan tersebut tetap bersih sejak 56 tahun perusahaan tersebut beroperasi. Tutup Hasliana.

Selanjutnya, usai pemaparan dan tanya jawab dengan para peserta media visit, para peserta media visit diajak untuk melihat langsung sistem penggelolaan air limpasan tambang dan dilajutkan dengan foto bersama (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramah Tamah  Pemda Morowali Bersama Danrem 132/Tadulako  Berlangsung  Hikmad 
“Jakarta Kecil” Bahodopi, Bupati Iksan Ungkap Masalah Macet dan Sampah
Danrem 132/ Tdl Kunker  Koramil 1306-17/ Sausu
Danrem 132/Tadulako Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Buka Akses dan Harapan Baru Masyarakat Morowali Utara
Hindari Overstay, Cek dan Perpanjang Izin Tinggal Sebelum Masa Berlaku Berakhir
Jawaban Bupati Morowali Atas Pandangan Umum Fraksi- Fraksi DPRD
DPRD Morowali Gelar Rapat Paripurna 
RSUD Kekurangan Darah,Personel Pos TNI AL Morowali Bantu Donor Darah 
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:50 WIB

Ramah Tamah  Pemda Morowali Bersama Danrem 132/Tadulako  Berlangsung  Hikmad 

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:42 WIB

“Jakarta Kecil” Bahodopi, Bupati Iksan Ungkap Masalah Macet dan Sampah

Senin, 22 Juni 2026 - 10:46 WIB

Danrem 132/Tadulako Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Buka Akses dan Harapan Baru Masyarakat Morowali Utara

Senin, 22 Juni 2026 - 09:38 WIB

Hindari Overstay, Cek dan Perpanjang Izin Tinggal Sebelum Masa Berlaku Berakhir

Senin, 22 Juni 2026 - 09:12 WIB

Jawaban Bupati Morowali Atas Pandangan Umum Fraksi- Fraksi DPRD

Berita Terbaru