Vale Disebut Bakal Gandeng Mitra Eropa Garap Proyek Tanamalia

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas PT Vale Indonesia Tbk  (FOTO: Vale)


 

dteksinews, Jakarta- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) disebut tengah menjajaki kerja sama dengan mitra asal Eropa untuk pengembangan Proyek Tanamalia di Blok Sorowako, Sulawesi Selatan. Proyek anyar tersebut direncanakan bakal mengadopsi teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) dalam pengolahan bijih nikel limonit.

Direktur sekaligus Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia, Budiawansyah, mengatakan Tanamalia masih dalam tahap awal pengembangan dan menjadi bagian dari rencana pertumbuhan perusahaan ke depan.

“Ini (Tanamalia) future dan sedang mulai dirintis. Itu kerja sama di Blok Tanamalia,” ungkap Budi dalam gelaran Mining Nation Revolution yang diselenggarakan HIPMI di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Saat ini, proyek tersebut berada dalam tahap studi Front-End Loading (FEL) 2. Tahap ini menjadi fase penting sebelum keputusan investasi dilakukan karena mencakup kajian teknis, ekonomi, operasional, hukum, dan keberlanjutan.

Melansir web resmi perusahaan, bila seluruh tahapan berjalan lancar, pengerjaan konstruksi proyek bakal dilakukan pada 2027/2028 dan penambangan paling cepat dilakukan pada 2030.

Budi menyebut salah satu calon mitra dalam proyek dengan investasi sekitar US$ 2,5 juta tersebut berasal dari Eropa dan memiliki pengalaman dalam industri manufaktur kendaraan listrik.

Baca Juga:  Vale Morowali, Progres pembangunan HPAL mencapai 21,5% Dan Target Beroperasi pada Kuartal IV-2026.

“Ini sangat istimewa karena partner kita salah satunya adalah well-known vehicle manufacturers from Europe dan memiliki standar-standar tata kelola dan ESG yang sangat baik,” jabar Budi.

Namun, ekspansi Tanamalia juga menghadapi tantangan dari sisi lingkungan dan sosial. Proyek Tanamalia berlokasi di Blok Sorowako, Sulawesi Selatan, yang mencakup subblok IUPK Loeha, Lemo-Lemo, dan Lingkona dengan luas mencapai 13.556,8 hektare.

Proyek ini berada di wilayah yang mencakup kawasan hutan lindung dan hutan produksi terbatas.

Keberadaan proyek di kawasan hutan tersebut memunculkan sorotan dari berbagai pihak yang menilai aspek perlindungan lingkungan dan dampak sosial perlu menjadi perhatian dalam setiap tahapan pengembangan.

Budi mengakui bahwa aspek sosial dan keberlanjutan menjadi tantangan yang harus dijawab perusahaan.

“Bolak-balik saya di-remind, “Pak, tolong diperhatikan sustainability-nya, tolong diperhatikan sosialnya.” Challenging, yes. But kita bisa melewati itu nanti,” tandas Budi.

Tanamalia merupakan proyek pengembangan PT Vale Indonesia Tbk yang berjalan berdasarkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) serta Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) Nomor 885 Tahun 2025 untuk kegiatan eksplorasi di kawasan hutan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026
BNN dan Polri Bidik Jaringan Narkotika Di Asia Tenggara  
Dewan Adat Bone, Copot Gelar Bugis La Pateddungi Daeng Pasampo dari Listyo   Sigit 
Prof. Zudan Apresiasi Progres ATR/BPN: Selangkah Menuju Instansi ke-361 Terapkan Manajemen Talenta
Wabup Iriane Lepas Kontingen Morowali Ikuti Festival LASQI Tingkat Provinsi Sulteng 2026
Semarak Tanwir Muhammadiyah, TK ABA se-Kota Palu Ikuti Lomba Mewarnai Logo
Sejumlah Penyidik KPK Disebut Jadi Tersangka  Kasus  Penyadapan Ilegal,Perkara Merembet ke Internal KPK
Jangan Sampai Terlambat! Paspor yang Tak Diambil dalam 1 Bulan Dapat Dibatalkan
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:32 WIB

Bea Cukai Morowali ,Tindak 539 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 545 Liter MMEA Sepanjang Oktober 2026

Kamis, 5 November 2026 - 13:24 WIB

BNN dan Polri Bidik Jaringan Narkotika Di Asia Tenggara  

Kamis, 5 November 2026 - 13:08 WIB

Dewan Adat Bone, Copot Gelar Bugis La Pateddungi Daeng Pasampo dari Listyo   Sigit 

Kamis, 5 November 2026 - 11:27 WIB

Prof. Zudan Apresiasi Progres ATR/BPN: Selangkah Menuju Instansi ke-361 Terapkan Manajemen Talenta

Kamis, 5 November 2026 - 05:27 WIB

Wabup Iriane Lepas Kontingen Morowali Ikuti Festival LASQI Tingkat Provinsi Sulteng 2026

Berita Terbaru