Presiden Prabowo  Menerima  Menteri Kesehatan, Laporkan Hasil PHTC 

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto menerima  Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin,(FOTO:Setpres)


 

dteksinews, Jakarta-Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menghadap Presiden Prabowo Subianto, pada Selasa, 9 Juni 2026, untuk melaporkan hasil nyata perkembangan pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), atau quick win, serta program unggulan lainnya di bidang kesehatan yang sudah dapat diakses oleh masyarakat.ucap Setpres  dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya,PHTC pertama terkait dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dimana lebih dari 70 juta penduduk telah diperiksa di 2025, dan di 2026 ini telah menjangkau lebih dari 42.3 juta peserta di 38 provinsi. Tidak hanya berhenti pada deteksi dini, program CKG mulai tahun ini memprioritaskan upaya pengobatan dan penyembuhan oleh petugas Puskesmas dengan pemberian obat dan monitoring secara gratis kepada masyarakat yang mengalami hipertensi dan diabetes.

PHTC kedua mencakup penanggulangan TBC. Sejak diluncurkan tahun lalu, program ini berhasil menekan estimasi jumlah kasus TBC tahun ini menjadi 1.08 juta kasus, atau turun dari 10.9 juta kasus seiring dengan semakin agresifnya pendeteksian kasus di masyarakat. Semakin banyak yang terdeteksi maka semakin mudah dan cepat pula untuk diobati. Inovasi penanggulangan TBC tahun ini terdiri dari integrasi deteksi dengan CKG, layanan one-stop service atau OSS dimana pelayanan  skrining, diagnosis dan pengobatan TBC dilakukan di satu Puskesmas pada hari yang sama.katanya

Ia menambahkan, PHTC ketiga mengenai peningkatan kualitas layanan di 66 RSUD di daerah tertinggal, terluar dan terpencil, atau RSUD naik kelas dari Kelas D ke Kelas C dengan layanan yang lebih lengkap. Di tahun 2025, 20 dari 22 RSUD sudah selesai dibangun, 10 diantaranya telah operasional. Di tahun 2026, 14 dari 20 sudah mulai dibangun, dan di tahun 2027, masih ada 24 RSUD dalam perencanaan.

Baca Juga:  Imigrasi Semarang Bongkar Dugaan Jaringan Love Scamming Internasional, Empat WNA Tiongkok Diamankan

Selain PHTC, Menkes juga melaporkan program unggulan lainnya yang mencakup pendistribusian 905 alat kesehatan utama ke 258 Kabupaten/Kota. Alat utama tersebut terdiri dari Cathlab, CT Scan, Mamografi, MRI dan Linac.

Pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat Jayapura di Papua yang telah selesai dan siap diresmikan oleh Presiden Prabowo juga turut dilaporkan. Rumah sakit ini nantinya tidak hanya menjadi hub untuk kawasan timur Indonesia, tapi juga untuk kawasan Pacific dan Oceania.

Menkes juga melaporkan perkembangan pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat di Riau yang sudah mencapai 85% dan ditargetkan dapat diresmikan di Desember 2026. Rumah Sakit ini diharapkan dapat mengurangi masyarakat di Riau dan sekitarnya berobat ke luar negeri, terutama ke Malaysia dan Singapura.

Untuk rencana kedepan,”Menkes juga melaporkan upaya untuk merevitalisasi RSUD di 514 Kabupaten/Kota beserta tata kelolanya. Dan juga program revitalisasi 10.000 Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat di seluruh kecamatan & kelurahan,”pungkasnya.(***)

Sumber:BPMI Setpres

Editor:Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo  Menerima Menteri Kebudayaan,  Bahas Usulan Gelar Pahlawan Nasional 
Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia, Tegaskan Peran Industri Nikel dalam Memperkuat Ekonomi Nasional
Presiden Prabowo, Beri Taklimat  400 Calon Pemimpin Masa Depan
Mensesneg: Presiden Prabowo Berhentikan Listyo Sigit Prabowo  dari Jabatan KSP
Penyadapan Presiden: Jangan Berhenti pada Pelaku, Bongkar dan Benahi Sistem Pengawasan dan Pengamanan Keamanan Negara
Tata Kelola kelembagaan & Keamanan Siber Negara dalam Perspektif Administrasi Publik
 Diduga Sadap Istana , Jenderal Bintang 4 ‘L’ dan Sejumlah Perwiri Tinggi Diamankan Divisi Propam Mabes Polri 
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:22 WIB

Presiden Prabowo  Menerima Menteri Kebudayaan,  Bahas Usulan Gelar Pahlawan Nasional 

Rabu, 4 November 2026 - 13:14 WIB

Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global

Rabu, 4 November 2026 - 13:08 WIB

Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia, Tegaskan Peran Industri Nikel dalam Memperkuat Ekonomi Nasional

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WIB

Presiden Prabowo, Beri Taklimat  400 Calon Pemimpin Masa Depan

Rabu, 4 November 2026 - 10:09 WIB

Penyadapan Presiden: Jangan Berhenti pada Pelaku, Bongkar dan Benahi Sistem Pengawasan dan Pengamanan Keamanan Negara

Berita Terbaru