Pidato Dirut Kompas Menggugah, Jawaban Bupati Iksan Buat Orang Tepuk Tangan

- Penulis

Minggu, 16 November 2025 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Jakarta-Direktur  Utama Kompas TV, Rosiana Silalahi, membuka acara Apresiasi Pemimpin Daerah Menuju Indonesia Emas | Anugerah Cita Negeri 2025 dengan pesan kuat mengenai pentingnya kepemimpinan yang berkelanjutan, inklusif, dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Rosi menegaskan bahwa acara ini dirancang untuk memberikan penghargaan kepada para kepala daerah yang telah mencurahkan pemikiran, tenaga, dan perhatian mereka untuk membangun daerah masing-masing.

“Selamat malam, selamat datang di Kompas TV dalam acara Anugerah Cita Negeri, sebuah acara dimana Kompas TV ingin memberi apresiasi kepada para kepala daerah yang telah mencurahkan pikirannya, energinya, tenaganya, perhatiannya untuk pembangunan di daerah masing-masing,” ujar Rosi membuka acara di Studio 1 Menara Kompas TV, Senin (10/11).

Ia menyoroti bahwa pembangunan berkelanjutan merupakan arah penting yang sejalan dengan program Asta Cita pemerintahan Prabowo–Gibran. Menurutnya, pembangunan harus memberikan dampak panjang, bukan sekadar hasil sesaat.

“Pembangunan berkelanjutan menjadi satu cara untuk memastikan apa yang kita rencanakan dan kerjakan tidak melulu untuk keuntungan sesaat, tapi juga punya dampak yang baik di masa yang akan datang,” tegasnya.

Rosi juga menyampaikan selamat kepada para kepala daerah yang pada tahun 2025 berhasil menunjukkan capaian berarti. Ia menyebut penghargaan ini sebagai pengakuan atas langkah awal yang baik menuju perubahan besar bagi Indonesia.

Baca Juga:  Bupati Iksan dan Wakil Bupati Iriane Iliyas Tinjau Aktivitas Produksi di Rumah Jahit Bersama Morowali

“Selamat kepada para kepala daerah yang di tahun 2025 ini telah menunjukkan capaian. Tentu jalan masih panjang dan kerja belum selesai, tapi paling tidak Kompas TV ingin memberikan apresiasi bahwa Bapak-Ibu telah menunjukkan awal jalan yang baik dan menumbuhkan harapan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, yang juga menerima apresiasi di sektor kesehatan, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan milik individu, melainkan hasil kerja bersama seluruh masyarakat.

“Ini bukan kemenangan bupati saja, tapi kemenangan seluruh masyarakat Morowali. Kami hanya penggagas, tetapi yang membuat Morowali sampai di titik ini adalah kerja keras dan kebersamaan semua elemen,” kata Iksan.

Tak lupa, ia menyampaikan ucapan terima kasih. Baginya, menerima penghargaan dari media dengan slogan Independen dan Terpercaya tersebut adalah suatu kebanggaan.

“Terima kasih saya ucapkan untuk teman-teman Kompas, khususnya direksi dan jajaran Kompas yang ada di Jakarta. Alhamdulillah Morowali menjadi salah satu pemenang, itu kebanggaan tersendiri dan khusus untuk Morowali,” pungkasnya.(*/dteksinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPI Morowali, Dorong Pengembangan Durian Rakyat untuk Dukung Merdeka Ekspor Sulteng
Arsitektur Anomali: Ketika Dapur Hilirisasi Disingkirkan dari Meja Makan  
Mengurai Jaring Regulasi: Mengapa Kepmen ESDM 157/2026 Bukan Bentuk Pengabaian Morowali  
Bupati Morowali, Apresiasi Kolaborasi TNI dalam Pembangunan Jembatan Perintis Garuda  
Danrem 132 /Tdl: Jembatan  Perintis Garuda Ipi, Perkuat Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga  
Dinas Kominfo Morowali, Perkuat Pemahaman ASN melalui Bimbingan e-Kinerja
Bupati Morowali Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Masyarakat Desa Ipi   
Imigrasi Morowali Tegas dalam Penegakan Hukum, 55 WNA Telah Dideportasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:58 WIB

SPI Morowali, Dorong Pengembangan Durian Rakyat untuk Dukung Merdeka Ekspor Sulteng

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Arsitektur Anomali: Ketika Dapur Hilirisasi Disingkirkan dari Meja Makan  

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Mengurai Jaring Regulasi: Mengapa Kepmen ESDM 157/2026 Bukan Bentuk Pengabaian Morowali  

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Bupati Morowali, Apresiasi Kolaborasi TNI dalam Pembangunan Jembatan Perintis Garuda  

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Danrem 132 /Tdl: Jembatan  Perintis Garuda Ipi, Perkuat Akses dan Aktivitas Ekonomi Warga  

Berita Terbaru