Diduga Tidak Komitmen, PT.BTIIG & PT.IHIP di Demo Warga Topogaro

- Penulis

Minggu, 27 September 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Togaro  Demo PT.BTIIG dan  PT.IHIP, Kecamatan Bungku Barat,(FOTO:IST)


 

dteksinews, Morowali — Kepercayaan masyarakat lingkar tambang terhadap perusahaan disebut terus menurun. Warga menilai sejumlah komitmen yang sebelumnya telah lama dan berulang kali disepakati bersama belum direalisasikan secara serius. Akibatnya, berbagai tuntutan masyarakat semakin menumpuk tanpa adanya tindakan dari pihak perusahaan.

Kekecewaan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Topogaro tersebut mendorong masyarakat menggelar aksi unjuk rasa pada Minggu (27/9/2026) dengan membawa tiga tuntutan utama, yakni meminta relokasi Dusun Folili segera direalisasikan, menuntut dana kompensasi dampak debu dari aktivitas perusahaan serta meminta perusahaan memprioritaskan anak lokal untuk bekerja dalam kawasan perusahaan.

Koordinator lapangan,Sulham, dalam pernyataannya menegaskan bahwa masyarakat tidak ingin persoalan tersebut hanya berhenti pada janji.

“Kami meminta pihak perusahaan segera memberikan kepastian dan merealisasikan kesepakatan yang telah disampaikan kepada masyarakat, khususnya terkait relokasi Dusun Folili,” ujarnya.

Baca Juga:  Di Morowali Tanah Milik Dg.Mapoji Dikuasi PT.BTIIG,"Dibangun Pabrik Kelapa"

Sementara,Moh Amin, yang juga korlap menyoroti tuntutan kompensasi dampak debu.

“Masyarakat merasakan langsung dampak aktivitas perusahaan. Karena itu, kompensasi yang menjadi tuntutan warga selama ini harus segera mendapatkan kejelasan dan tidak terus dibiarkan oleh pihak perusahaan tanpa kepastian,” tegasnya.

Sedangkan korlap berikutnya,Sahbudin, dalam orasinya menekankan pentingnya keberpihakan perusahaan terhadap tenaga kerja lokal.

“Kami meminta perusahaan memberikan prioritas yang nyata kepada anak-anak lokal untuk mendapatkan kesempatan bekerja. Masyarakat di sekitar wilayah operasi harus ikut merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan,” katanya.

Para Korlap menegaskan, tuntutan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya kepastian dan realisasi dari PT.BTIIG & PT.IHIP atas komitmen yang telah dibangun bersama masyarakat. Kini, warga menunggu respons dan langkah konkret pihak perusahaan dalam menanggapi tuntutan dari massa aksi yang mewakili masyarakat tersebut.((/pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026
Pengurus PWI Morowali Priode 2026-2029 Resmi Dikukuhkan , Ini Strukturnya 
Hilirisasi kebijakan Pertambangan Sulawesi Tengah: Paradoks Pertumbuhan Ekonomi dan Resentralisasi Tatakelola
Mengukuhkan ‘Pers Kebangsaan’ di Tengah Pusaran Magnet Ekonomi Morowali
Tanggapi Kritikan FORBES Morowali, PT Rezky Utama Jaya Tegaskan Fokus Benahi Penanganan Debu
Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran
Dari Laboratorium ke Hidroponik, Jejak Karyawan IMIP di Ruang Hijau
Kemendagri: Perubahan Kelola Sampah Dimulai dari Sekolah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 08:29 WIB

Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026

Minggu, 27 September 2026 - 07:52 WIB

Diduga Tidak Komitmen, PT.BTIIG & PT.IHIP di Demo Warga Topogaro

Minggu, 27 September 2026 - 07:01 WIB

Pengurus PWI Morowali Priode 2026-2029 Resmi Dikukuhkan , Ini Strukturnya 

Minggu, 27 September 2026 - 06:28 WIB

Hilirisasi kebijakan Pertambangan Sulawesi Tengah: Paradoks Pertumbuhan Ekonomi dan Resentralisasi Tatakelola

Minggu, 27 September 2026 - 05:57 WIB

Mengukuhkan ‘Pers Kebangsaan’ di Tengah Pusaran Magnet Ekonomi Morowali

Berita Terbaru