Menjelang Akhir Penugasan, Warga Perbatasan Kembali Serahkan Senjata Api Rakitan Secara Sukarela Kepada Satgas

- Penulis

Kamis, 16 Mei 2024 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Sintang – Kegiatan pembinaan teritorial (binter) anjangsana ke dusun atau kampung binaan yang dilakukan Pos Sei Seria Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 10/ Bradjamusti membuahkan hasil yang baik, mendekati purna Tugas Pos Gabma Badau menerima kembali penyerahan secara sukarela 1 (satu ) pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis Lantak Kal 12 mm dari salah seorang warga berinisial K (56) di Desa Sei Seria, Kec. Ketungau Hulu, Kab. Sintang, Kalbar, Kamis (16/05/2024)

Dansatgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 10/ Bradjamusti Letkol Arm Ady Kurniawan, M.Han., mengatakan, pihaknya senantiasa melaksanakan pembinaan teritorial salah satunya dengan selalu aktif gotong royong membantu pembangunan infrastruktur desa binaannya, pendistribusian pakaian serta memberikan pengobatan medis kepada masyarakat secara rutin sehingga dapat menciptakan hubungan kekeluargaan dan kekerabatan yang baik serta pendekatan yang tepat kepada masyarakat.

Dansatgas menjelaskan “Penyerahan secara sukarela senpi rakitan jenis lantak ini, sebagai bukti kedekatan antara anggota Pos Sei Seria dengan masyarakat perbatasan yang merupakan hasil dari kegiatan pembinaan teritorial (binter) yang setiap hari gencar dilakukan anggota Pos Sei Seria Satgas Pamtas Yonarmed 10/ Bradjamusti, jelasnya.

Baca Juga:  Irsad Amir: Jika Terpilih Bupati, Rahmansyah Ismail - Harsono Lamusa Akan Mengangkat Derajat Warga Desa Bakala 

“Dalam melaksanakan penugasan kami terus melaksanakan kegiatan teritorial dalam hal ini menjalin komunikasi sosial yang baik dengan masyarakat di wilayah penugasan. Selain itu juga dalam melaksanakan kegiatan anjangsana dan komsos dengan masyarakat kami memberikan pemahaman hukum tentang aturan kepemilikan senjata api secara pribadi,” ungkap Dansatgas.

Sementara itu Serda Imam Yudhi yang menerima langsung penyerahan senjata api tersebut, mengatakan bahwa hal tersebut merupakan suatu kehormatan bagi personel Pos Sei seria karena kami dipercaya oleh masyarakat di wilayah perbatasan bahkan saat menjelang masa akhir tugas ini

“Kami akan terus berusaha menjalin hubungan yang baik menjelang purna tugas ini dan juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahayanya memiliki senjata rakitan, karena hal tersebut dapat merugikan bagi diri sendiri dan juga orang lain apabila terjadi suatu hal yang tidak kita inginkan,” pungkas Serda Imam Yudhi. (***)

Autentikasi : Pen Yonarmed 10 Bradjamusti Kostrad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ada Proyek Tambang Nikel Baru, Vale Targetkan Operasional di 2029
Harga Sulfur Melejit, Ini Strategi Vale Jaga Operasional Smelter
PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 
Vale Punya 3 Megaproyek Smelter Rp155 Triliun, Ini Informasi Terbarunya
NTT Digocang Gempa Bumi 7,7 Magnitude 
Bupati Morowali Sampaikan Pendapat Akhir KUA-PPAS 2027 dan Perubahan KUA-PPAS 2026
Bupati Iksan Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Morowali Tahun 2026
DPRD dan Pemkab Morowali Gelar Rapat Paripurna Masa Persidangan III
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Ada Proyek Tambang Nikel Baru, Vale Targetkan Operasional di 2029

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Harga Sulfur Melejit, Ini Strategi Vale Jaga Operasional Smelter

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:24 WIB

PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Vale Punya 3 Megaproyek Smelter Rp155 Triliun, Ini Informasi Terbarunya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:48 WIB

NTT Digocang Gempa Bumi 7,7 Magnitude 

Berita Terbaru

Berita

PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:24 WIB

Bencana

NTT Digocang Gempa Bumi 7,7 Magnitude 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 07:48 WIB