Ketua HMI Cabang Palu: Diduga BBM Subsidi di Wilayah Sulteng Tidak Tepat Sasaran

- Penulis

Minggu, 16 November 2025 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Palu- Ari Usama, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palu menyoroti tentang kondisi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan solar subsidi yang ada di Sulawesi Tengah. Masalah ini adalah salah satu masalah yang sangat berdampak pada masyarakat, terutama masyarakat yang berkendara baik roda satu maupun roda dua karena bahan bakar minyak adalah salah satu hal yang perlu digunakan bagi kendaraan.kata Ari melalui keterangan tertulisnya, Minggu(/2025)

Sekarang ini banyak sekali SPBU/Pertamina yang kemudian memiliki antrian sangat Panjang bahkan banyak truk yang rela mengantri sampai dengan larut malam serta seringkali BBM/Solar selalu ditemukan cepat habis tidak seperti biasanya.

Hal ini yang membuat kami berasumsi apakah kejadian tersebut terjadi karena tingkat komsumsi masyarakat terhadap BBM/Solar meningkat atau adakah hal lain yang me¬nyebabkan hal tersebut terjadi.

Hal lain yang menjadi dugaan kami terkait kejadian kelangkahan BBM/Solar Bersubsidi yang berada di Sulawesi Tengah di akibatkan banyak aktifitas distribusi yang dilakukan secara illegal ke perusahan-perusahaan tanpa memprioritaskan distribusi ke pertamina pertamina yang ada, di Sulawesi Tengah yang dilihat dari pada aktifitas mobil tangki warnah biru putih yang selalu melintas.kata Ari.

Baca Juga:  Pocil Morowali Utara Juara I, Ajang Penilaian Pocil oleh Korlantas Polri di Palu

Lanjut Ari, “sehingga hal ini makin menjadi sorotan saat ada kemudian mobil truk tengki diduga Memuat Solar Bersubsidi Untuk Dijual Ke Perusahaan Tambang di sulawesi tengah terkhususnya darah Morowali” ujar Ari

Ari usama, menyimpulkan persoalan ini adalah persoalan yang harus selalu diperhatikan dan dikawal oleh kami, Sehingga kami Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palu meminta kejelasan kepada Polda Sulawesi tengah dalam hal ini Diretur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) untuk dapat membarikan penjelasan pada apa yang terjadi pada kondisi kelangkaan BBM/Solar sekarang ini.

Ari menegaskas, harus ada tindakan tegas kepada perusahaan yang melakukan distribusi BBM/Solar ilegal Jangan sampai ada dugaan aktifitas legal terkait distribusi BBM/Solar ini ternyata mendapat bakingan dari petinggi Polda dan menduga Polda kongkalikong dengan beberapa perusahaan dalam hal tersebut. Polda harus tegas untuk kepentingan masyarakat luas.Pungkas Ari(pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AD dan Empat Pemda Sepakati Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi
Smelter Raksasa Bahan Baku Baterai EV Mulai Beroperasi di Sultra!
Bupati Iksan Sambut Kunjungan Gubernur Sulteng dan Chairul Tanjung di Neo Energy
BPK Tegaskan Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan Negara
Ketua FORBES  Morowali Abd Jamil: Morowali  Jadi Pusat Smelter  Nikel, Tapi  Tak Diakui Sebagai Daerah Pengolah Dan DBH Masih Belum Berkeadilan
FORBES  Morowali Soroti Aktivitas Hauling  PT GMU , Desak Pemda dan APH Segera Bertindak 
PT IMIP dan Dinas Pendidikan Morowali Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas Kepala Sekolah di Bahodopi
Asisten I Tekankan Kesiapan Panitia dalam Rapat Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:19 WIB

TNI AD dan Empat Pemda Sepakati Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Smelter Raksasa Bahan Baku Baterai EV Mulai Beroperasi di Sultra!

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Bupati Iksan Sambut Kunjungan Gubernur Sulteng dan Chairul Tanjung di Neo Energy

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:56 WIB

BPK Tegaskan Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan Negara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:28 WIB

Ketua FORBES  Morowali Abd Jamil: Morowali  Jadi Pusat Smelter  Nikel, Tapi  Tak Diakui Sebagai Daerah Pengolah Dan DBH Masih Belum Berkeadilan

Berita Terbaru