Kepala BKN Cari Terobosan Agar ASN Tetap Sejahtera Saat Pensiun

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN)  Prof. Zudan,(FOTO: Humas BKN)


 

dteksinews, Jakarta –  Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus mendorong kesejahteraan ASN mulai dari awal karier hingga memasuki masa pensiun. Hal ini ditegaskan Kepala BKN, Prof. Zudan yang menekankan pentingnya bagi ASN mempersiapkan masa pensiunnya sejak awal dengan memanfaatkan berbagai program perencanaan keuangan yang kini semakin mudah diakses.

Prof. Zudan mengatakan bahwa pembangunan sumber daya manusia aparatur tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kompetensi dan kinerja selama masa kerja, tetapi juga mencakup kesiapan ASN menghadapi masa pensiun dengan kondisi finansial yang sehat dan mandiri. “ASN harus mulai memikirkan masa depan sejak hari ini. Ketika memasuki masa pensiun, ASN diharapkan tetap produktif, mandiri, dan memiliki ketahanan finansial yang baik. Karena itu, literasi keuangan menjadi bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur,” ujar Prof. Zudan dalam BKN Menyapa BKD bertema “Manfaat Tabungan Hari Tua (THT) ASN 1 Miliar” yang digelar secara daring pada Rabu (24/06/2026).

Selain itu, Prof. Zudan juga menjelaskan bahwa saat ini ASN memiliki akses yang semakin luas terhadap berbagai instrumen perencanaan keuangan dan program perlindungan hari tua. Kemudahan tersebut menjadi peluang bagi ASN untuk menyusun strategi keuangan jangka panjang sesuai kebutuhan dan target kesejahteraan masing-masing. Alternatif kemudahan yang dihadirkan dalam pembahasan BKN Menyapa BKD kali ini, yakni dengan menghadirkan narasumber dari Taspen Life, dan diikuti ASN serta pengelola kepegawaian dari berbagai instansi pemerintah di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Pj Bupati Morowali,Himbau ASN Bijak Dalam Menggunakan Fasilitas Pemerintah

Pada kesempatan itu, pihak Taspen Life menjelaskan sejumlah pilihan program yang dapat dimanfaatkan ASN untuk mengoptimalkan manfaat hari tua melalui perencanaan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Dengan komitmen menabung dan berinvestasi secara disiplin, manfaat yang diterima saat pensiun dapat berkembang secara signifikan sesuai dengan skema yang dipilih peserta.

Program kesejahteraan ini disambut antusias oleh para peserta, terutama pembahasan mengenai peluang memperoleh manfaat THT hingga Rp1 miliar, mekanisme kepesertaan bagi ASN maupun PPPK, serta jaminan perlindungan manfaat bagi keluarga apabila peserta menghadapi risiko sebelum memasuki masa pensiun.

Prof. Zudan menilai antusiasme tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran ASN terhadap pentingnya pengelolaan keuangan pribadi sebagai bagian dari perencanaan karier dan kehidupan. Menurutnya, kesejahteraan ASN perlu dipandang secara menyeluruh, mulai dari masa aktif hingga memasuki masa purnatugas. “Menjadi ASN bukan hanya tentang mengabdi kepada negara hari ini, tetapi juga memastikan kualitas hidup yang baik di masa depan. Semakin dini perencanaan dilakukan, semakin besar peluang untuk mencapai masa pensiun yang aman, tenang, dan sejahtera,” tambahnya.

Melalui program BKN Menyapa BKD, BKN terus memperluas akses informasi yang bermanfaat bagi ASN, termasuk mengenai pengelolaan keuangan dan perencanaan masa pensiun. BKN akan terus mendukung terwujudnya ASN yang profesional, berkinerja tinggi, dan memiliki kesejahteraan yang berkelanjutan hingga masa pensiun.(***)

Sumber: Humas BKN

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasad Apresiasi Penerbang Demo Udara HUT ke-81 RI
Kecam Penurunan Bendera Merah Putih dan Pelecehan Garuda Pancasila di Hari Damai Aceh, Bamsoet Serukan Penegakan Hukum dan Jaga Persatuan
MENATAP MAKNA KEMERDEKAAN (Refleksi Kritis Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan) 
Ada Proyek Tambang Nikel Baru, Vale Targetkan Operasional di 2029
Harga Sulfur Melejit, Ini Strategi Vale Jaga Operasional Smelter
PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 
Vale Punya 3 Megaproyek Smelter Rp155 Triliun, Ini Informasi Terbarunya
NTT Digocang Gempa Bumi 7,7 Magnitude 
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Kasad Apresiasi Penerbang Demo Udara HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Kecam Penurunan Bendera Merah Putih dan Pelecehan Garuda Pancasila di Hari Damai Aceh, Bamsoet Serukan Penegakan Hukum dan Jaga Persatuan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:08 WIB

MENATAP MAKNA KEMERDEKAAN (Refleksi Kritis Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan) 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Ada Proyek Tambang Nikel Baru, Vale Targetkan Operasional di 2029

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Harga Sulfur Melejit, Ini Strategi Vale Jaga Operasional Smelter

Berita Terbaru

Berita

Polres Morowali Utara Musnahkan 366 gram Shabu 

Selasa, 18 Agu 2026 - 09:56 WIB