Kabupaten Penghasil Nikel Terbesar, Tapi Masih ada Warganya Tinggal Digubuk Reot

- Penulis

Rabu, 10 April 2024 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Luwu Timur – Seorang Janda bernama Peni (47) yang tinggal di Desa Lakawali Kabupaten Luwu timur Sulawesi selatan (Sulsel) terpaksa tinggal di sebuah rumah yang terlihat tidak layak huni bersama empat orang anaknya . Mereka sudah bertahun tahun menempati rumah yang terlihat reot tersebut,dikutib dari Lanscapesulawsi.com, Senin(8/04/2024).

Saat di wawancarai oleh salah satu awak Media, Ibu empat orang anak ini yang berstatus janda sudah bertahun tahun tinggal di desa lakawali, Peni yang sehari harinya bekerja sebagai pencari kerang di laut kemudian dijual keliling dan hidup alakadarnya, dirinya bercerita jangankan untuk memperbaiki rumahnya untuk makan sehari hari saja dia kesulitan.

Peni berharap perhatian dari pemerintah untuk dapat membantunya mendapatkan program bedah rumah agar rumah yang ia tempati menjadi layak huni,

“Pekerjaan saya mencari kerang di laut yang dan di jual keliling, kalau dapat cuma buat makan sehari-hari saja, dirinya juga mengakui dengan terpaksa saya berani mengambil pinjaman kredit di koprasi untuk mengganti atap rumah saya yang sebelumnya atap rumbiah/sagu, sebab jika hujan deras rumah saya basah dan saya khawatir sama anak saya takutnya ambruk karena sudah banyak yang lapuk,” Keluhnya.

Baca Juga:  Danramil 1311-09  Bahodopi ,Hadiri  kegiatan forum Silaturahmi Dandim 1311/Morowali Bersama Forkopimda Tim GANKSO 

“Apa lagi saat ini saya masih suasana berduka dimana belum lama ini anak bungsu saya meninggal dunia habis kecelakaan,”ungkapnya.

“Sebenarnya saya malu mau cerita soal keadaan saya, harapan saya pemerintah benar benar bisa melihat mana yang betul tidak mampu dan mana yang mampu , dusun saya memang sudah usulkan katanya,ada rumah yang dirinya usulkan tahun ini namun rumah yang jarang berpenghuni, Tutupnya(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 
Kompleksitas Gagasan Kuliah Gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM
Beri Kuliah Pascasarjana Universitas Pertahanan, Bamsoet Ingatkan Kekuatan Negara Ditentukan Kemampuan Mengelola Konflik dan Menjaga Kepercayaan Publik
Mahasiswi Asal Sambalagi  Suarakan Aspirasi Masyarakat, Dorong Transparansi dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Harapan Pelaku Sektor Riel Setelah Konsolidasi Sektor Moneter dan Fiskal
Satresnarkoba Morowali Amankan Dua Pengedar Sabu 
Menuju Prajurit Berkualitas, Pangdam XV/Pattimura Tegaskan Pentingnya Seleksi Transparan dan Akuntabel
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:17 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 

Rabu, 23 September 2026 - 11:57 WIB

Kompleksitas Gagasan Kuliah Gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM

Rabu, 23 September 2026 - 10:39 WIB

Beri Kuliah Pascasarjana Universitas Pertahanan, Bamsoet Ingatkan Kekuatan Negara Ditentukan Kemampuan Mengelola Konflik dan Menjaga Kepercayaan Publik

Rabu, 23 September 2026 - 10:33 WIB

Mahasiswi Asal Sambalagi  Suarakan Aspirasi Masyarakat, Dorong Transparansi dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Berita Terbaru

Berita

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Karhutla 

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:17 WIB