Irwan Budiawan Menilai, Keterlibatan Forbes Ambunu pada Dana Tali Asih 4 Miliar dari BTIIG adalah Langkah Tidak Wajar 

- Penulis

Senin, 1 Desember 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Ketua LSM Laskar Merah Putih Kabupaten Morowali, Irwan Budiawan, angkat bicara terkait penyaluran dana tali asih sebesar Rp 4 miliar oleh PT Bahosua Tamanan Industri Investments Group (BTIIG) kepada Forum Bersatu (Forbes) Ambunu. Ia menilai penunjukan Forbes sebagai penerima sekaligus pengelola dana tali asih tersebut tidak tepat dan berpotensi melangkahi kewenangan Pemerintah Desa.Hal tersebut disampaikan Irwan dalam siaran pers di Bungku, Senin (01/12/2025).

Irwan, mempertanyakan alasan dana tali asih itu tidak diserahkan kepada Pemerintah Desa Ambunu sebagai pihak yang memiliki kewenangan formal.

“Kenapa tidak pemerintah desa yang menangani soal tali asih, Kenapa harus Forbes, Ada apa?” tegas Irwan.

“Kalau dilihat dari sisi kelayakan tentu tidak layak. Organisasi masyarakat bisa saja terlibat kalau memang tidak ada lagi Aparatur Negara, misalnya Kepala Desa, Sekdes, atau BPD. Tapi selagi pemerintah desa masih ada, Forbes tidak boleh menjadi pengelola dana tali asih. Ini kita berbicara wilayah desa. Apakah semua orang Ambunu itu bagian dari Forbes?”tanya Irwan.

Irwan menegaskan, bahwa ada sejumlah daerah lain yang menyalurkan dana tali asih melalui Pemerintah Desa, sehingga ia menilai keputusan untuk menyerahkan dana ke Forbes Ambunu adalah langkah yang tidak wajar.

“Ada apa Forbes Ambunu menerima dana Rp 4 miliar? Kenapa Pemerintah Desa dikesampingkan? Tidak boleh begitu. Pemerintah Desa tetap menjadi institusi resmi yang harus menerima dan menyalurkannya,” ungkap Irwan

Baca Juga:  Syarifudin Hafid Minta, PT BTIIG  Bertanggung atas Kecelakaan Kerja 

Menurut Irwan, jika dana tali asih berkaitan dengan jalan tani atau aset desa dan daerah, maka otomatis dana tersebut harus dikelola pemerintah setempat, bukan pihak organisasi masyarakat.

Ia meminta agar dana tali asih dikembalikan kepada Pemerintah Desa Ambunu untuk diselesaikan secara resmi. Forbes Ambunu, kata dia, hanya memiliki peran sebagai bagian dari masyarakat dan bisa dilibatkan dalam fungsi pengawasan, bukan sebagai pengelola utama.

“Ini sudah seperti melahirkan negara dalam negara. Forbes mengatur dana tali asih sementara pemerintah desa disingkirkan. Seharusnya dana ini diserahkan ke desa, lalu biarkan desa yang mengatur, dan Forbes mengawasi. Ini ada apa sebenarnya?” Ujar Irwan

Irwan juga menilai tindakan oknum Forbes Ambunu dalam proses penerimaan dan pembagian dana tali asih sangat tidak etis.

“Saya melihat oknum Forbes Ambunu ini bermain kasar karena terlibat langsung dalam menerima dan membagi dana tali asih Rp 4 miliar,” Tandas Irwan.

Perlu diketahui sebelumnya, bahwa PT BTIIG telah menyalurkan dana tali asih ke masyarakat di Desa Ambunu, Kecamatan Bungku Barat, dengan disaksikan unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali.(pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MENATAP MAKNA KEMERDEKAAN (Refleksi Kritis Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan) 
Ada Proyek Tambang Nikel Baru, Vale Targetkan Operasional di 2029
Harga Sulfur Melejit, Ini Strategi Vale Jaga Operasional Smelter
PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 
Vale Punya 3 Megaproyek Smelter Rp155 Triliun, Ini Informasi Terbarunya
NTT Digocang Gempa Bumi 7,7 Magnitude 
Bupati Morowali Sampaikan Pendapat Akhir KUA-PPAS 2027 dan Perubahan KUA-PPAS 2026
Bupati Iksan Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Morowali Tahun 2026
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:08 WIB

MENATAP MAKNA KEMERDEKAAN (Refleksi Kritis Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan) 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Ada Proyek Tambang Nikel Baru, Vale Targetkan Operasional di 2029

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Harga Sulfur Melejit, Ini Strategi Vale Jaga Operasional Smelter

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:24 WIB

PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Vale Punya 3 Megaproyek Smelter Rp155 Triliun, Ini Informasi Terbarunya

Berita Terbaru

Berita

PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:24 WIB