Fraksi Partai Demokrat:Pemkab Morowali dapat Penilaian WDP dari BPK- RI 2 Tahun Berturut-turut 

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Efendi Ketua Fraksi Partai Demokrat  saat membacakan  pandangan umum  Fraksi Demokrat,(FOTO:IST)


 

dteksinews, Morowali-Setelah mencermati, menganalisis, dan membedah Nota Keuangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Morowali Tahun Anggaran 2025, Fraksi Partai Demokrat memberikan pandangan umum, saran, serta kritikan konstruktif.

Fraksi Partai Demokrat menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas diraihnya kembali Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah atas LKPD Kabupaten Morowali Tahun Anggaran 2025.

Ini berarti,”selama dua tahun berturut-turut, daerah kita tercinta belum mampu mengembalikan supremasi pengelolaan keuangan daerah ke tingkat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),”

Opini WDP ini menegaskan bahwa Sistem Pengendalian Intern (SPI) kita masih lemah. kecukupan pengungkapan yang belum optimal, serta adanya ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang bersifat material. Kami mendesak Saudara Bupati untuk secara serius mengevaluasi kinerja Tim

Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Inspektorat Daerah agak kelemahan administratif dan kepatuhan hukum ini tidak lagi terulang di masa mendatang.

Baca Juga:  Aksi Tarian Kreasi, Warnai Meriahnya Hardiknas 2024 di Morowali 

Kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Ahmad Efendi pada saat membacakan pandangan umum fraksi Partai Demokrat,diruang rapat paripurna masa persidangan III DPRD Morowali, Desa Bahoruru, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali.Jumat (19/6/2026)

Menurut Ahmad Efendi,”Paradoks Surplus dan SILPA Raksasa Sebesar Rp.848,77 M,”ucapnya

Dalam Nota Pengantarnya,” Saudara Bupati menyampaikan adanya surplus operasional sebesar Rp602.544.482.743,79 serta akumulasi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun berjalan yang sangat fantastis, yaitu sebesar Rp848.775.702.987,74 (hampir menyentuh angka 850 Miliar Rupiah),” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa Fraksi Partai Demokrat memandang angka SILPA yang mendekati satu triliun ini sebagai sebuah “Paradoks Pembangunan”. Tegasnya

SiLPA sebesar ini bukanlah indikator efisiensi anggaran, melainkan sebuah kegagalan yang nyata dalam perencanaan dan eksekusi program.

Di saat, masyarakat Morowali masih menjerit karena-lambatnya perbaikan infrastruktur, buruknya penyerapan anggaran justru membuat uang rakyat mengendap sia-sia di kas daerah.

Mengapa dana sebesar Rp848,77 Miliar ini tidak mampu dibelanjakan untuk kepentingan mendesak masyarakat?.pungkasnya (pri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo
World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean
PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan
Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia
Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading
Perkuat Integritas Birokrasi, Kemenimipas Gelar Sosialisasi Pengelolaan Konflik Kepentingan
Bamsoet Apresiasi Nikah Massal Bersama Perkumpulan Bumi Alumni UNPAD, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Gerakkan Ekonomi Alumni
Kemendagri Matangkan Pedoman Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:55 WIB

Wadan Kodiklat TNI Anjangsana Ke Kediaman Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo

Senin, 21 September 2026 - 13:38 WIB

World Cleanup Day 2026, Babinsa Bahodopi Bersama Warga Gelar Aksi Move and Clean

Senin, 21 September 2026 - 13:28 WIB

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 13:19 WIB

Diduga Tidak Bisa Berenang Sàat Mandi di Laut , Kakak dan Adik Meninggal Dunia

Senin, 21 September 2026 - 07:11 WIB

Polres Metro Jakarta Barat, Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading

Berita Terbaru

Berita

PWI dan IMIP Komitmen Tingkatkan Kapasitas Wartawan

Senin, 21 Sep 2026 - 13:28 WIB