Dukung Program 100 Hari Kerja Bupati, Irban IV Yusuf Jacub Perkuat Awasi Dana Desa dan BUMDes di Wilayah Kepulauan

- Penulis

Jumat, 11 April 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali – Dalam rangka mendukung Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Morowali, Inspektorat Daerah Kabupaten Morowali terus memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan, khususnya di wilayah kecamatan. Hal tersebut disampaikan oleh Inspektur Pembantu Wilayah IV (Irban IV), Ir. Muhamad Yusuf Jacub, ST., MM., saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (10/04/2025).

“Saat ini saya menjabat sebagai Irban Wilayah IV yang membawahi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Bungku Pesisir, Kecamatan Sombori Kepulauan, dan Kecamatan Menui Kepulauan. Kami juga membina 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah tersebut, dan pelaksanaan tugas pengawasan dilakukan secara berkelanjutan setiap tahun,” jelasnya.

Menurut Yusuf, pengawasan saat ini difokuskan pada penggunaan Dana Desa, khususnya dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pihaknya mendorong desa untuk lebih inovatif dalam memanfaatkan potensi lokal, terutama sektor perikanan, guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami ingin desa-desa tidak hanya terpaku pada skema pinjaman tunai. Dana BUMDes bisa diarahkan untuk mendukung ekonomi masyarakat nelayan, agar tidak lagi bergantung pada tengkulak yang kerap merugikan mereka,” ujarnya.

Inspektorat juga secara rutin memberikan pembinaan dan masukan kepada OPD maupun pemerintah desa, agar pelaksanaan program dan kegiatan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Salah satu isu yang kerap menjadi perhatian adalah keterlambatan pelaksanaan kegiatan hingga melewati akhir tahun anggaran.

“Kami menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan secara tepat waktu. Jangan memaksakan pekerjaan saat waktu sudah mendesak, karena hal tersebut justru berisiko merugikan keuangan negara,” tegas Yusuf.

Selain itu, Yusuf juga menyoroti pentingnya kerja tim dalam penyelenggaraan program di lingkungan OPD maupun desa. Menurutnya, beban pekerjaan tidak semestinya dibebankan hanya pada satu individu, karena hal tersebut dapat melemahkan sistem pengawasan internal.

Baca Juga:  Polres Morowali Utara gelar Tes Urine, Komitmen Polri Bersih dari Narkoba

Sebagai unsur pengawasan internal pemerintah daerah, Inspektorat Daerah mendukung penuh pelaksanaan Program 100 Hari Kerja Bupati Morowali, Dr. Iksan Baharuddin Abdul Rauf, dan Wakil Bupati Iriane Ilyas.

“Kami sangat mendukung program ini karena bertujuan mendorong kemajuan daerah. Sinergi antar-OPD menjadi kunci agar seluruh program pemerintahan berjalan dengan sukses,” katanya.

Dalam penanganan temuan, Inspektorat menerapkan pendekatan persuasif sepanjang tidak menimbulkan kerugian keuangan negara maupun daerah. “Fokus kami bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan menyelesaikan masalah dengan solusi terbaik. Indikator keberhasilan kami adalah ketika tidak ada lagi temuan yang berulang setiap tahun,” imbuh Yusuf.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa pendekatan pengawasan ke depan tidak hanya akan berfokus pada volume pekerjaan semata, tetapi juga pada kualitas konstruksi dan kesesuaian dengan spesifikasi teknis. Oleh karena itu, pengawasan internal oleh OPD perlu ditingkatkan guna memastikan mutu dan kualitas pekerjaan di lapangan semakin optimal.

Sebagai wilayah pengawasan yang mencakup daerah kepulauan, Irban IV menaruh perhatian besar pada pembinaan secara rutin dan berkelanjutan. “Pembinaan tidak hanya dilakukan saat triwulan, tetapi terus-menerus. Tujuannya agar pembangunan desa dan pengelolaan Dana Desa dapat berjalan optimal dan sesuai regulasi,” tutupnya.

Menutup percakapannya, Yusuf menyampaikan harapannya agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih cermat dalam menilai perencanaan dan pengawasan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan oleh para konsultan. Ia menegaskan bahwa, berdasarkan hasil evaluasi, sebagian besar kegagalan konstruksi terjadi akibat lemahnya perencanaan dan pengawasan dari pihak konsultan.(*/PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MENATAP MAKNA KEMERDEKAAN (Refleksi Kritis Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan) 
Ada Proyek Tambang Nikel Baru, Vale Targetkan Operasional di 2029
Harga Sulfur Melejit, Ini Strategi Vale Jaga Operasional Smelter
PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 
Vale Punya 3 Megaproyek Smelter Rp155 Triliun, Ini Informasi Terbarunya
Bupati Morowali Sampaikan Pendapat Akhir KUA-PPAS 2027 dan Perubahan KUA-PPAS 2026
Bupati Iksan Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Morowali Tahun 2026
DPRD dan Pemkab Morowali Gelar Rapat Paripurna Masa Persidangan III
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:08 WIB

MENATAP MAKNA KEMERDEKAAN (Refleksi Kritis Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan) 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Ada Proyek Tambang Nikel Baru, Vale Targetkan Operasional di 2029

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Harga Sulfur Melejit, Ini Strategi Vale Jaga Operasional Smelter

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:24 WIB

PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Vale Punya 3 Megaproyek Smelter Rp155 Triliun, Ini Informasi Terbarunya

Berita Terbaru

Berita

PT Vale,Periode Revisi RKAB Nikel 2026 Selesai 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:24 WIB