Suasana rapat:Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Morowali pada saat Rapat Dengar Pendapat Umum Terkait BBM Subsidi dengan Komunitas Pengemudi Dump Truck dan Aliansi Masyarakat Peduli BBM Morowali,(FOTO: dteksinews)
dteksinews, Morowali-Terkait tuntutan Komunitas Pengemudi Dump Truck dan Aliansi Masyarakat Peduli BBM Morowali kepada pihak SPBU di Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, sehingga dilakukan rapat dengar pendapat umum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Morowali, di ruang rapat Kantor DPRD Morowali, Desa Bahoruru, Kecamatan Bungku Tengah , dan hasilnya dituangkan dalam berita acara Nomor :400.14.6/314/DPRD/V/2026.Selasa(19/5/2026).
Dalam berita acara tersebut telah disepakati bersama dengan kesimpulan:
1.Bahwa DPRD Kabupaten Morowali dan organisasi perangkat daerah bersama Polres Morowali bersepakat untuk mengaktifkan dan merevisi kembali Satgas pengawasan, penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi untuk menghindari adanya penyalahgunaan Perindustrian BBM bersubsidi dan terciptanya pelayanan SPBU yang berkeadilan bagi semua pihak.
2.Bahwa DPRD Morowali meminta kepada perangkat daerah untuk dapat meninjau kembali rekomendasi BBM.
3.Bahwa DPRD Morowali menegaskan kepada Satgas pengawasan, penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi agar dapat menindak tegas kendaraan yang diduga sebagai kendaraan pelangsir BBM( mobil dan motor rakitan yang diperuntukkan untuk pengisian BBM), dan pajak kendaraannya telah mati.
4.Bahwa DPRD Kabupaten Morowali meminta agar Satgas pengawasan penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi di untuk menetapkan penjualan BBM pada area SPBU sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
5.Bahwa DPRD Morowali meminta agar pihak pengelola SPBU homoni dapat melakukan pelayanan secara profesional dengan menggunakan pakaian dan atribut lengkap.
Sementara itu, rapat dengar pendapat umum dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Morowali Aminuddin Awaludin dan dihadiri pula anggota DPRD Morowali Putra Bonewa, Ilham, Forkopimda, pengawas SPBU Bahomohoni dan Puluhan Aliansi Masyarakat Peduli BBM Morowali serta Komunitas Pengemudi Dump Truck berjalan lancar dan aman.
Selanjutnya usai rapat dengar pendapat Komunitas Pengemudi Dump Truck dan Aliansi Masyarakat Peduli BBM Morowali membubarkan diri.(pri).














