Di Morowali Korban Amuk Massa Meninggal Dunia, Pihak Keluarga Kasusnya Minta Diusut 

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Morowali Korban amuk massa meninggal dunia di RSUD Bungku,(FOTO:IST)


 

dteksinews, Morowali-Kepergian Wawan Sudirman (33), korban yang meninggal dunia akibat amukan massa di Morowali, Sulawesi Tengah, menyisakan duka mendalam bagi keluarganya.

Warga asal Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, itu dikenal sebagai tulang punggung keluarga yang merantau demi mencari nafkah.

Wawan meninggal dunia di RSUD Bungku setelah mengalami luka berat akibat dikeroyok ratusan orang di depan sebuah supermarket di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bungku Timur, Morowali, pada Sabtu (25/7/2026).

Peristiwa itu terjadi setelah korban diduga melakukan tindak pidana pencurian di depan minimarket.Almarhum meninggalkan seorang istri. Ia merupakan tulang punggung keluarganya.

Sebelum kembali bekerja di Morowali, Wawan sempat pulang ke kampung halamannya untuk menghadiri pemakaman sang ayah.

Namun, karena masih terikat kontrak kerja di salah satu perusahaan industri di Morowali, ia kembali merantau demi memenuhi kebutuhan hidup istri serta adik-adiknya.

Nasib tragis justru menimpanya di kawasan industri tersebut. Wawan diduga menjadi sasaran amukan massa hingga akhirnya meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.

Baca Juga:  Sekda Hadiri Kegiatan Penjemputan Kapolres Morowali

Salah seorang anggota keluarga korban, Asty, mengaku tidak percaya atas kabar meninggalnya Wawan. Menurutnya, almarhum selama ini dikenal sebagai pribadi yang baik dan sabar.

“Semua orang yang kenal tahu dia itu orangnya baik sekali, sabar sekali. Makanya kami keluarga saat dengar kabar ini sangat kaget. Kami tidak menyangka apa yang ada di pikirannya sampai nekat melakukan itu,” ujar Asty kepada Beritasatucom, Senin (27/7/2026).

Asty juga menegaskan, selama hidupnya Wawan tidak pernah tersangkut persoalan hukum. “Tidak pernah sama sekali berurusan dengan hukum,” tambahnya.

Keluarga berharap Kepolisian Resor (Polres) Morowali mengusut tuntas kasus tersebut, terutama dugaan pengeroyokan yang menyebabkan Wawan meninggal dunia.

Menurut Asty, adik korban yang selama ini bergantung pada nafkah sang kakak sangat terpukul atas kepergian Wawan.

“Keluarga meminta kasus ini diusut tuntas karena kami tidak terima. Apalagi adiknya yang selama ini dinafkahi almarhum sangat merasa kehilangan,” katanya.

Saat ini, Polres Morowali masih mendalami dugaan pencurian yang menjadi awal peristiwa tersebut, sekaligus menyelidiki aksi pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GAKKUM Tegaskan Petani Wajib Patuh Aturan Penggunaan Kawasan Hutan
FORBES Morowali, Apresiasi  PT Sarita Mitra Mulia  atas Pemberdayaan  Tenaga Kerja Lokal 
Contohkan BKN yang sudah Terapkan, Prof. Zudan Minta K/L Lakukan UKOM Jabatan Fungsional 12 Kali Setahun dan Gratis
Wabup Morowali Iriane Iliyas Buka Sosialisasi E-PHD, Dorong Percepatan Digitalisasi Produk Hukum Daerah
AKBP Reza Khomeini,Ajak Siswa Jauhi Vape Cair Narkoba dan Pod Getar Berbahaya
Cegah Paspor Hilang, Imigrasi Morowali Ingatkan Pentingnya Menjaga Dokumen Perjalanan
Ditemukan Narkotika, Polres Morowali Amankan Warga Bente 
Ungkap Kasus Narkoba, Polres Morut Temukan 2 Senjata Api
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:58 WIB

GAKKUM Tegaskan Petani Wajib Patuh Aturan Penggunaan Kawasan Hutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:38 WIB

FORBES Morowali, Apresiasi  PT Sarita Mitra Mulia  atas Pemberdayaan  Tenaga Kerja Lokal 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Contohkan BKN yang sudah Terapkan, Prof. Zudan Minta K/L Lakukan UKOM Jabatan Fungsional 12 Kali Setahun dan Gratis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wabup Morowali Iriane Iliyas Buka Sosialisasi E-PHD, Dorong Percepatan Digitalisasi Produk Hukum Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:17 WIB

AKBP Reza Khomeini,Ajak Siswa Jauhi Vape Cair Narkoba dan Pod Getar Berbahaya

Berita Terbaru