Beberapa raksasa China siap pangkas 50% produksi nikel di Morowali

- Penulis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nikel mentah(FOTO:IST)


  • Indonesia menyumbang 2/3 produksi tambang nikel dunia pada 2025, menurut US Geological Survey.

 

 

dteksinews, Jakarta-Produsen nikel di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi, akan mengoordinasikan pemangkasan produksi di tengah penurunan harga nikel dan kenaikan biaya operasional.

Direktur Pelaksana Nickel Industries, Justin Werner mengatakan pengurangan output akan melibatkan seluruh operasi di kawasan tersebut, meski belum merinci besarannya.

“Akan ada pengurangan yang terkoordinasi di seluruh kegiatan operasional dalam IMIP,” ujar Direktur Pelaksana Justin Werner kepada para analis dalam sebuah panggilan pembahasan kinerja, tanpa menyebutkan persentasenya. “Yang jelas, produsen yang tidak terintegrasi… merekalah yang akan paling terdampak dalam situasi ini.”

Mengutip MiningWeekly, sejumlah produsen China mempertimbangkan pemangkasan produksi mixed hydroxide precipitate (MHP) hingga 50% dan nickel pig iron (NPI) sebesar 20%.

MHP digunakan dalam produksi bahan kimia baterai kendaraan listrik, sedangkan NPI menjadi bahan baku baja nirkarat. Namun, perusahaan belum menetapkan besaran dan durasi pemangkasan.

Baca Juga:  Dandim Morowali Letkol. Alzaki: Berani, Semangat & Disiplin adalah Modal Siswa & Pelajar Morowali Untuk Sukses

Rencana tersebut melibatkan sejumlah produsen besar, termasuk Tsingshan Group, Huayou Cobalt, CNGR Advanced Material, Lygend Resources, dan GEM.

Jika terealisasi, pemangkasan berpotensi memperketat pasokan nikel untuk industri baterai dan baja nirkarat. Indonesia menyumbang sekitar dua pertiga produksi tambang nikel dunia pada 2025, menurut US Geological Survey.

Tekanan industri juga terlihat pada Nickel Industries yang telah menurunkan produksi NPI di Indonesia menjadi 75% dari kapasitas pada Oktober 2026.

Perusahaan turut menunda peningkatan produksi penuh proyek nikel dan kobalt lain akibat minimnya curah hujan yang dikaitkan dengan El Niño.

Harga nikel di London Metal Exchange (LME) turun hampir 25% dari puncak tahun ini sebesar US$20.000 per ton menjadi US$15.070 per ton pada pekan lalu.

Produsen juga menghadapi kenaikan biaya akibat kelangkaan sulfur dan pengetatan kuota penambangan bijih nikel di Indonesia. Setelah laporan rencana pemangkasan produksi muncul, harga nikel di LME naik 3,7% pada Rabu.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minggu Kasih di Pura Agung Bhuana Kertha, Wakapolres Morowali Ajak Umat Hindu Perkuat Toleransi dan Jaga Kamtibmas
Tegas Berantas Narkoba! Sembilan Orang Diamankan ke Mako Polres Morowali
AKBP Reza Khomeini Pimpinan  Patroli Gabungan, Berhasil Amankan Lima Pasangan Tanpa Status Perkawinan
Polisi Lakukan Penyelidikan Lakalantas Mobil Dump Truck, Penumpang Meninggal Dunia
Prof. Zudan Kepala BKN: Masyarakat Tidak Menilai Inovasinya, Tetapi Menilai Masalah Yang Diselesaikan
Indonesia Pimpin Ctif Council,  Perkuat  Kerja Sama Intelijen  Hadapi Ancaman Terorisme 
Dari Garis Batas Hingga Medan Latihan, Wapang TNI Pastikan Kesiapan di Nunukan
2.188 Prajurit BA/TA Kodam XVIII/Kasuari, Terima Pembekalan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Beberapa raksasa China siap pangkas 50% produksi nikel di Morowali

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Minggu Kasih di Pura Agung Bhuana Kertha, Wakapolres Morowali Ajak Umat Hindu Perkuat Toleransi dan Jaga Kamtibmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Tegas Berantas Narkoba! Sembilan Orang Diamankan ke Mako Polres Morowali

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:00 WIB

AKBP Reza Khomeini Pimpinan  Patroli Gabungan, Berhasil Amankan Lima Pasangan Tanpa Status Perkawinan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Polisi Lakukan Penyelidikan Lakalantas Mobil Dump Truck, Penumpang Meninggal Dunia

Berita Terbaru