Indonesia Pimpin Ctif Council,  Perkuat  Kerja Sama Intelijen  Hadapi Ancaman Terorisme 

- Penulis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin _Counter Terrorism Information Facility_ (CTIF) _Council Meeting_ yang berlangsung pada 22-23 Oktober 2026 di Singapura.(FOTO:Puspen TNI)


 

dteksinews, Singapura- Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin _Counter Terrorism Information Facility_ (CTIF) _Council Meeting_ yang berlangsung pada 22-23 Oktober 2026 di Singapura.

Pertemuan yang dihadiri para pimpinan intelijen sembilan negara anggota, yaitu Australia, Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand, dan Amerika Serikat, menjadi momentum penguatan kerja sama intelijen dalam menghadapi ancaman terorisme sekaligus menandai lima tahun berdirinya CTIF.

Pertemuan membahas perkembangan ancaman terorisme di Asia Tenggara dan kawasan lainnya, termasuk faktor-faktor yang berpotensi memicu aktivitas terorisme. Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto menegaskan, “Kerja sama intelijen untuk menghadapi ancaman terorisme ini sudah berlangsung lama dan sangat efektif untuk mencegah aksi-aksi terorisme di negara peserta serta menjaga keamanan kawasan.” Kerja sama tersebut diperkuat melalui pertukaran informasi dan koordinasi antarlembaga intelijen untuk mengantisipasi ancaman terorisme lintas negara. Setiap negara anggota menempatkan perwakilan untuk mendukung operasionalisasi CTIF.

Baca Juga:  Dandim 1311 Morowali, Apresiasi Atlet Taekwondo Morowali  Meraih Emas, Perak  dan Perunggu 

Selain pertemuan dewan, para peserta meninjau dan menyaksikan demonstrasi operasional fasilitas CTIF di Changi Naval Base Singapura. Kepemimpinan Indonesia sebagai Ketua CTIF _Council_ periode 2025–2026 mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat diplomasi militer dan kerja sama intelijen internasional guna mendukung stabilitas serta keamanan kawasan.(*/pri)

 

Sumber: Puspen TNI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Lakukan Penyelidikan Lakalantas Mobil Dump Truck, Penumpang Meninggal Dunia
Prof. Zudan Kepala BKN: Masyarakat Tidak Menilai Inovasinya, Tetapi Menilai Masalah Yang Diselesaikan
Dari Garis Batas Hingga Medan Latihan, Wapang TNI Pastikan Kesiapan di Nunukan
2.188 Prajurit BA/TA Kodam XVIII/Kasuari, Terima Pembekalan
Lakalantas Meninggal  Dunia, Polisi dalami Kasusnya
Subuh Bersama Warga, Kapolres Morowali Ajak Masyarakat Perangi Judi Online dan Cegah Karhutla
Vale Indonesia Perkuat Kapasitas Petani Binaan di Morowali Melalui Pelatihan Pertanian Organik Berkelanjutan
Bea Cukai Morowali Perkuat Kepatuhan Kepabeanan dan Cukai di Kawasan Industri SEI
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Polisi Lakukan Penyelidikan Lakalantas Mobil Dump Truck, Penumpang Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:13 WIB

Prof. Zudan Kepala BKN: Masyarakat Tidak Menilai Inovasinya, Tetapi Menilai Masalah Yang Diselesaikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Indonesia Pimpin Ctif Council,  Perkuat  Kerja Sama Intelijen  Hadapi Ancaman Terorisme 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Dari Garis Batas Hingga Medan Latihan, Wapang TNI Pastikan Kesiapan di Nunukan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:29 WIB

2.188 Prajurit BA/TA Kodam XVIII/Kasuari, Terima Pembekalan

Berita Terbaru