Bamsoet Apresiasi Operasi Ambush Marinir Persempit Ruang Gerak Kelompok Bersenjata Papua

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 4 Marinir,(FOTO:ist)

 

dteksinews, Jakarta-Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Warga Kehormatan Korps Marinir, penerima Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan Intai Para Amphibi Korps Marinir, Bambang Soesatyo, memberikan apresiasi kepada Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto yang menerima penghargaan dari Kepala Staf Angkatan Laut atas keberhasilan operasi ambush terhadap kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) dalam penugasan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 4 Marinir, periode Juli 2025 hingga April 2026. Operasi tersebut berhasil menyita dua senjata api rakitan dan 22 butir amunisi, sekaligus mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata di wilayah perbatasan Papua.

“Keberhasilan ini menunjukkan profesionalisme, keberanian, dan ketajaman intelijen prajurit Marinir kita. Ini bukan sekadar operasi militer, tetapi bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara dan melindungi masyarakat sipil di Papua,” ujar Bamsoet di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menilai keberhasilan operasi ambush tersebut mencerminkan pola pendekatan yang semakin adaptif dari TNI, khususnya Korps Marinir, dalam menghadapi dinamika konflik bersenjata di Papua. Dalam beberapa tahun terakhir, pola gangguan keamanan oleh kelompok bersenjata seperti OPM cenderung sporadis, berpindah-pindah lokasi, serta memanfaatkan kondisi geografis yang ekstrem. Data berbagai laporan keamanan menunjukkan intensitas gangguan bersenjata di Papua masih terjadi, terutama di wilayah pegunungan dan perbatasan yang menuntut respons taktis dan berbasis intelijen.

Baca Juga:  Bamsoet: Pidato Presiden Prabowo di World Economic Forum Davos Pertegas Indonesia Stabil dan Kredibel di Mata Dunia

“Operasi seperti ini menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah oleh kelompok bersenjata. Setiap jengkal wilayah NKRI harus berada dalam kendali negara,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia menuturkan, keberhasilan penyitaan senjata dan amunisi memiliki dampak strategis dalam memutus rantai suplai logistik kelompok bersenjata. Dalam banyak kasus, keterbatasan senjata dan amunisi menjadi faktor yang signifikan dalam melemahkan kemampuan kelompok separatis untuk melakukan serangan. Karena itu, operasi yang terukur dan presisi dinilai sebagai langkah penting dalam menciptakan stabilitas keamanan jangka panjang di Papua.

“Setiap senjata ilegal yang berhasil diamankan berarti satu potensi ancaman terhadap masyarakat berhasil dicegah,” pungkas Bamsoet. (red/dteksinews)

Sumber: Bamsoet

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Margarito Perkirakan Januari 2027 Wapres Baru, Begini Skenarionya!
Presiden Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Kawasan Monas, dan Pengembangan Kereta Api di Bali
Ketum Parpol Asal Solo Diduga Ikut Rapat Rahasia dengan Belasan Jenderal Sebelum Diringkus
Info Valid Dari Bareskrim Polri, Lebih dari 6.000 Nomor Masuk daftar Penyadapan 
Marah Eks Kapolri Jenderal BHD Dua Kali Sebut Listyo Dkk Pengkhianat Sadap Prabowo!
Polres Morowali,Imbau Masyarakat  Waspada  Penipuan Mengatasnamakan Kapolres Morowali 
Bamsoet: Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Fondasi Penting Mendukung Keberhasilan Pemerintahan Prabowo
BNN dan Polri Bidik Jaringan Narkotika Di Asia Tenggara  
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 04:26 WIB

Margarito Perkirakan Januari 2027 Wapres Baru, Begini Skenarionya!

Jumat, 6 November 2026 - 13:09 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Kawasan Monas, dan Pengembangan Kereta Api di Bali

Jumat, 6 November 2026 - 12:48 WIB

Ketum Parpol Asal Solo Diduga Ikut Rapat Rahasia dengan Belasan Jenderal Sebelum Diringkus

Jumat, 6 November 2026 - 12:29 WIB

Info Valid Dari Bareskrim Polri, Lebih dari 6.000 Nomor Masuk daftar Penyadapan 

Jumat, 6 November 2026 - 11:19 WIB

Polres Morowali,Imbau Masyarakat  Waspada  Penipuan Mengatasnamakan Kapolres Morowali 

Berita Terbaru