Aliansi Masyarakat Morowali Menggugat Demo di DPRD , Tujuh Tuntutanya 

- Penulis

Selasa, 2 September 2025 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews ,Morowali-Aliansi Masyarakat Morowali Menggugat menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kabupaten Morowali, Selasa (02/09/2025). Aksi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan dan protes terhadap memburuknya situasi demokrasi di Indonesia, meningkatnya tindakan represif aparat, serta mandeknya agenda legislasi pro-rakyat.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan, Amrin, menegaskan bahwa negara saat ini dinilai gagal menjalankan mandat konstitusi untuk mensejahterakan rakyat. Sebaliknya, negara mempersempit ruang sipil, mereduksi partisipasi masyarakat, dan merespons suara kritis dengan tindakan kekerasan.

“Negara semakin menunjukkan wajah otoritarianisme. Demokrasi substantif sedang berada di titik kritis. Penangkapan sewenang-wenang, kekerasan aparat, dan kriminalisasi massa aksi menjadi bukti bahwa negara tidak lagi melindungi rakyat, tetapi justru menakut-nakuti mereka,” ujar Amrin.

Amrin,menyoroti lambannya pengesahan sejumlah rancangan undang-undang penting seperti RUU Perampasan Aset, RUU Masyarakat Adat, dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT). RUU tersebut dianggap mendesak untuk melindungi hak-hak masyarakat, memberantas korupsi, mengakui hak-hak masyarakat adat, dan menjamin perlindungan pekerja domestik, mayoritas perempuan, yang selama ini rentan diskriminasi.

Selain itu, kebijakan ketenagakerjaan dalam UU Cipta Kerja dinilai memperburuk kondisi buruh dan pekerja, memperbesar fleksibilisasi kerja, mengurangi hak pesangon, serta memudahkan PHK. Situasi ini dianggap memperparah ketimpangan sosial-ekonomi dan mengancam hak konstitusional warga untuk mendapatkan pekerjaan layak.kata Amrin.

Baca Juga:  Lagi, Polres Morowali Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Jenis Sabu di Bahodopi

Lanjut Amrin,mengecam impunitas atas pelanggaran HAM masa lalu dan kontemporer, revisi UU TNI dan rencana revisi KUHAP yang dinilai mengikis prinsip negara hukum serta memperkuat dominasi aparat keamanan di ruang sipil.

Dan menyerukan agar pemerintah segera mendengar aspirasi rakyat dan menghentikan praktik kekerasan negara.

Tuntutan Aliansi Masyarakat Morowali Menggugat:

1. Segera sahkan RUU Perampasan Aset, RUU Masyarakat Adat, dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).

2. Laksanakan reformasi partai politik dengan menindak tegas kader yang indisipliner dan melakukan reformasi total sistem kaderisasi.

3. Revisi kebijakan ketenagakerjaan dalam UU Cipta Kerja agar berpihak pada buruh dan pekerja sesuai prinsip keadilan sosial.

4. Reformasi kepolisian secara menyeluruh dengan menghapus kultur militeristik, menghentikan kekerasan terhadap massa aksi, dan mengembalikan fungsi polisi sebagai pelindung rakyat.

5. Tolak impunitas dan adili pelaku pelanggaran HAM.

6. Tolak revisi KUHAP yang memperbesar kuasa aparat dan mengancam demokrasi.

7. Bebaskan seluruh massa aksi yang ditangkap di seluruh Indonesia tanpa syarat.pungkas Amrin.

Sementara itu, aksi yang diikuti ratusan massa ini berlangsung aman dan terkendali dengan pengawalan aparat keamanan gabungan dari TNI-Polri .(pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kesaktian Pancasila, Iksan Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara
Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov
FORBES Morowali Tegas Dukung Kepmen ESDM No.365.K/2026: Dukung Keperpihakan Pengusaha Lokal dan Ketegasan Batasi Afiliasi Perusahaan Tambang 
Bea Cukai Morowali Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Serap Masukan Pengguna Layanan
Rakornas Bidang Politik dan Keamanan KADIN Indonesia, Bamsoet Tegaskan Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman, Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional
Lantik 100 Pejabat Fungsional, Salah Satunya dari Madya ke Utama, Prof. Zudan: Ini Bukti Pengembangan Karier JF di BKN Berjalan
Perkuat Ekonomi Pesisir, IMIP Salurkan 6 Unit Kapal Nelayan
Bupati Iksan Tutup Piala Bupati Morowali 2026, Apresiasi Antusiasme Masyarakat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:57 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Iksan Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Piala Bupati Rampung, Fokus Morowali Beralih ke Persiapan Porprov

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:22 WIB

FORBES Morowali Tegas Dukung Kepmen ESDM No.365.K/2026: Dukung Keperpihakan Pengusaha Lokal dan Ketegasan Batasi Afiliasi Perusahaan Tambang 

Rabu, 30 September 2026 - 12:08 WIB

Bea Cukai Morowali Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Serap Masukan Pengguna Layanan

Rabu, 30 September 2026 - 11:12 WIB

Rakornas Bidang Politik dan Keamanan KADIN Indonesia, Bamsoet Tegaskan Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman, Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

Berita Terbaru