Ditjen Tata Ruang, Gelar Konsultasi Publik I Rencana Detail Tata Ruang di Morowali 

- Penulis

Jumat, 27 September 2024 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Morowali- Dalam rangka mendorong peningkatan investasi, ekonomi serta daya saing Kawasan di Kabupaten Morowali, Direktorat Jenderal Tata Ruang c.q Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II menggelar Konsultasi Publik I yang bertujuan untuk menjaring masukan terhadap analisis, konsep RDTR dan penyepakatan isu pembangunan berkelanjutan paling strategis, Kamis (26/9/2024).

Konsultasi Publik I Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dihadiri dan dibuka secara resmi Penjabat (Pj) Bupati Morowali, diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ir.Moh.Rizal Badudin berlangsung di Aula Hotel Metro Morowali, Desa Bente Kecamatan Bungku Tengah.

Konsultasi Publik I yang dilaksanakan via zoom meeting dan tatap muka diikuti Perwakilan Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Perwakilan OPD teknis terkait, Perwakilan Perusahaan, Perwakilan BUMN/BUMD, Sekcam Bungku Pesisir dan Kepala Desa se Kecamatan Bungku Pesisir dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Rizal Badudin dalam sambutannya menyampaikan Kabupaten Morowali menjadi sasaran pelaku industri investasi yang masif, dan dijadikan sebagai proyek strategis nasional.

Baca Juga:  Tohirin, SE Resmi Mendaftar Sebagai Bakal Calon Kepala Desa Korobonde 

Olehnya itu, dalam membangun infrastruktur yang berkelanjutan dibutuhkan perencanaan yang baik sehingga hasil yang akan didapatkan dijadikan sebagai tolak ukur dari keberhasilan pembangunan tersebut.

“Kita membahas tentang kawasan RDTR Lafeu dan Sekitarnya, dengan hadirnya pihak pelaku industri pertambangan sehingga diharapkan mampu memberikan arahan, ide-ide dan roadmap yang baik.” Ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap dengan adanya konsultasi publik I ini yang hadiri semua unsur, OPD teknis, stakeholder dan komponen masyarakat dapat menghasilkan kesimpulan yang berkesinambungan dengan kepentingan masyarakat khususnya kawasan Lafeu dan sekitarnya.

Adapun Konsultasi Publik I dilanjutkan dengan pemaparan fakta dan analisis serta konsep rencana struktur ruang dan rencana polar uang RDTR Kawasan Lafeu dan Sekitarnya dan pemaparan isu pembangunan berkelanjutan prioritas RDTR Kawasan Lafeu dan Sekitarnya serta diakhiri dengan pembacaan, penyepakatan dan penandatanganan berita acara.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seskab Teddy:  Apresiasi Kepada Salah Satu Deputi Yang Akan Memasuki Masa Purna Tugas.
Kemendagri, Dorong Daerah Perkuat Implementasi RAK LLAJ untuk Tekan Kecelakaan Lalu Lintas
Jelang 2 tahun Peluncuran, Nilai Investasi dari Golden Visa Indonesia Tembus Rp 52,1 Triliun
Presiden RI  Umumkan PP Baru, Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Wajib Lewat BUMN 
Presiden Prabowo:Kekayaan Bangsa Harus Menjadi Kekuatan Bangsa,Untuk Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat. 
Presiden Prabowo Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi Nasional Melalui KEM PPKF 2027, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksi Capai 6,5 Persen
Bamsoet Dukung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2027
Puluhan Tim dari Kampus Ternama Ikuti LKTI IMIP 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:48 WIB

Seskab Teddy:  Apresiasi Kepada Salah Satu Deputi Yang Akan Memasuki Masa Purna Tugas.

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:37 WIB

Kemendagri, Dorong Daerah Perkuat Implementasi RAK LLAJ untuk Tekan Kecelakaan Lalu Lintas

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:15 WIB

Jelang 2 tahun Peluncuran, Nilai Investasi dari Golden Visa Indonesia Tembus Rp 52,1 Triliun

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:46 WIB

Presiden Prabowo:Kekayaan Bangsa Harus Menjadi Kekuatan Bangsa,Untuk Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat. 

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:21 WIB

Presiden Prabowo Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi Nasional Melalui KEM PPKF 2027, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksi Capai 6,5 Persen

Berita Terbaru