Presiden Prabowo Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi Nasional Melalui KEM PPKF 2027, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksi Capai 6,5 Persen

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden  RI  Prabowo Subianto didampingi Ketua DPR RI  Puan Maharani gedung DPR RI Jakarta,(FOTO: Setpres RI)


 

dteksinews, Jakarta-Presiden RI  Subianto memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional tahun 2027 melalui Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/05/2026).

Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan bahwa pendapatan negara dalam APBN 2027 ditargetkan mencapai 11,82-12,40 persen dari produk domestik bruto (PDB). Sedangkan belanja negara direncanakan berada pada kisaran 13,62-14,80 persen PDB guna mendukung berbagai program prioritas pemerintah. Defisit APBN akan dijaga pada kisaran 1,80-2,40 persen PDB.

Pemerintah juga menargetkan stabilitas sektor keuangan dan moneter nasional. Suku bunga surat berharga negara (SBN) tenor 10 tahun dijaga pada kisaran 6,5-7,3 persen. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditargetkan berada pada rentang Rp16.800-17.500/USD dan inflasi pada kisaran 1,5-3,5 persen.

Baca Juga:  Panggil Menteri ATR, Presiden Prabowo: Perkuat Kebijakan Tata Ruang untuk Lindungi Sawah Nasional

Dengan strategi ekonomi yang tepat, serta kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan, Presiden meyakini bahwa ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen di tahun 2027. Pertumbuhan ekonomi nasional menuju 8 persen tahun 2029 tersebut, menurut Presiden, harus tercermin pada meningkatnya kesejahteraan rakyat secara nyata.

Pemerintah juga menargetkan penurunan angka kemiskinan ke rentang 6,0-6,5 persen dan tingkat pengangguran terbuka di kisaran 4,30-4,87 persen. Sementara itu, rasio gini ditargetkan semakin membaik pada rentang 0,362-0,367.(red/dteksinews)

 

Sumber: BPMI Setpres RI

Editor: Supriyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden RI  Umumkan PP Baru, Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Wajib Lewat BUMN 
Presiden Prabowo:Kekayaan Bangsa Harus Menjadi Kekuatan Bangsa,Untuk Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat. 
Bamsoet Dukung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2027
Mentan Amran: Desa Tak Bergantung pada Dolar, Pertanian Jadi Bantalan Ekonomi Nasional
KORPRI Mantu, Program Dari Korpri Untuk ASN Cari Pasangan Hidup
Presiden Prabowo, Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR RI
Presiden Prabowo Umumkan Ekspor  Komoditas  Raksasa RI Senia Rp.1.100 Triliun 
Korem 132/Tdl Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Kobarkan Semangat Persatuan dan Pengabdian untuk Negeri
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:58 WIB

Presiden RI  Umumkan PP Baru, Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Wajib Lewat BUMN 

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:46 WIB

Presiden Prabowo:Kekayaan Bangsa Harus Menjadi Kekuatan Bangsa,Untuk Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat. 

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:21 WIB

Presiden Prabowo Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi Nasional Melalui KEM PPKF 2027, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksi Capai 6,5 Persen

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:10 WIB

Bamsoet Dukung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2027

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:18 WIB

KORPRI Mantu, Program Dari Korpri Untuk ASN Cari Pasangan Hidup

Berita Terbaru

Daerah

Puluhan Tim dari Kampus Ternama Ikuti LKTI IMIP 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:37 WIB