Wakil Menteri BUMN: PT Vale Berhasil Jawab Tantangan di Era Keberlanjutan

- Penulis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dteksinews, Soeowako- Di tengah tuntutan era keberlanjutan, industri pertambangan menghadapi tantangan signifikan dalam menyeimbangkan pemanfaatan sumber daya alam dengan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menunjukkan komitmennya untuk memenuhi tantangan ini melalui penerapan praktik pertambangan yang berkelanjutan, mendukung pembangunan Indonesia secara berkelanjutan.

Wakil Menteri (Wamen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wiroatmodjo menyebutkan komitmen PT Vale menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan berhasil menjawab tantangan besar bagi industri pertambangan di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Kartika Wiroatmodj saat berkunjung ke area operasional PT Vale di Sorowako, Luwu Timur, Selasa (27/8/2024).

Kartika Wiroatmodjo menegaskan pengakuan atas dedikasi perusahaan dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan.

“Saya sangat terkesan dengan upaya luar biasa PT Vale dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan. Mereka tidak hanya memenuhi standar, tetapi melampaui harapan dalam hal penambangan dan reklamasi lahan pascatambang.”

Selama kunjungan, dia bersama timnya mengeksplorasi berbagai fasilitas di area kerja PT Vale, termasuk Solia Mining Area, Process Plant, kawasan Danau Matano, dan Nursery. Hingga akhir Juli 2024, PT Vale telah menanam lebih dari 4,85 juta bibit pohon di lahan seluas 3.797 hektare.

Penanaman ini mencakup berbagai spesies untuk mendukung keberagaman hayati dan restorasi lingkungan, termasuk di Taman Keanekaragaman Hayati Sawerigading Wallacea, dimana Kartika Wiroatmodjo turut terlibat langsung dalam penanaman.

Wamen BUMN berharap PT Vale terus konsisten dalam menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan dan menjaga kelestarian alam. Ia juga menekankan pentingnya perusahaan untuk menjadi teladan dalam penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Kami berharap komitmen ini tidak hanya dilanjutkan tetapi ditingkatkan oleh generasi mendatang, sehingga PT Vale dapat dikenal sebagai pelopor global dalam penerapan ESG yang konsisten dan efektif,” jelasnya.

CEO PT Vale, Febriany Eddy menuturkan, komitmen terhadap ESG merupakan inti dari identitas perusahaan.

“Visi kami adalah untuk memajukan kualitas hidup dan peradaban manusia melalui praktik pertambangan yang bertanggung jawab. Keberagaman, termasuk gender, merupakan elemen penting dari visi kami. Saat ini, 25% posisi manajerial di PT Vale diisi oleh wanita, dan kami bertekad untuk terus meningkatkan angka ini,” tutur Febri.

Baca Juga:  Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Harga Daging Sapi dan Ayam Potong di Pasar Morowali Naik Dratis

Konsistensi PT Vale dalam praktik pertambangan berkelanjutan terlihat dari penerapan proses pertambangan yang ketat. Perusahaan mengikuti tiga tahapan utama: eksplorasi, perencanaan tambang, dan operasional dengan metode open cast mining-backfilling. Proses ini memastikan bahwa setiap aktivitas penambangan dilakukan sesuai dengan prosedur dan standar yang berlaku. Komitmen ini turut mengantarkan PT Vale meraih penghargaan Good Mining Practice (GMP) Award pada tahun 2024.

“Kepatuhan terhadap prosedur yang ketat sebelum memulai aktivitas penambangan memastikan bahwa kami tidak hanya memenuhi tetapi melampaui standar yang ditetapkan,” tambah Febri.

Wakil Menteri BUMN Apresiasi Komitmen PT Vale Jalankan Proyek Bahodopi

Pada hari berikutnya, Rabu (28/8/2024), Tiko mengunjungi proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, termasuk area pertambangan dan pelabuhan. Dalam kunjungannya ke proyek Bahodopi, Tiko memberikan apresiasi terhadap kemajuan dan implementasi proyek tersebut.

“Saya sangat puas melihat perkembangan Proyek Bahodopi. Meskipun ada kekhawatiran mengenai kelanjutan dan kecepatan proyek ini, komitmen PT Vale untuk memastikan proyek ini beroperasi sesuai dengan rencana terbukti kuat,” ungkap Tiko.

Tiko berharap pengalaman dari proyek Bahodopi akan menjadi rujukan berharga untuk proyek-proyek mendatang. “PT Vale diharapkan untuk terus memenuhi semua komitmen yang telah disepakati dalam IUPK, sebagai bagian dari tanggung jawab kepada pemegang saham dan pemerintah Indonesia,” tutupnya.

Kunjungan ini juga menegaskan dedikasi PT Vale dalam memimpin industri pertambangan dengan komitmen yang mendalam terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Kehadiran jajaran direksi PT Vale, bersama Direktur Portofolio & Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo, menegaskan dukungan penuh terhadap visi perusahaan dalam mencapai praktik pertambangan yang berkelanjutan dan beretika.

Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap tanggung jawab lingkungan dan sosial, PT Vale menunjukkan kepemimpinan yang kuat, berkomitmen untuk tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui standar ESG global. Dengan semangat inovasi dan dedikasi yang konsisten, PT Vale siap menghadapi tantangan masa depan dan menetapkan standar dalam industri pertambangan, memastikan setiap langkah yang diambil membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembongkaran Tugu Bundaran : Menata Wajah Kota, Membangun Masa Depan
Menata Kota Morowali Untuk Menangkap Manfaat Pertumbuhan Ekonomi 
Belanja Daerah Harus Terukur, Bukan Sekadar Terserap  
Polsek Bahodopi,Amankan Dua Pelaku  Penipuan dan Penggelapan Kendaraan Bermotor
Kecam Penurunan Bendera Merah Putih dan Pelecehan Garuda Pancasila di Hari Damai Aceh, Bamsoet Serukan Penegakan Hukum dan Jaga Persatuan
MENATAP MAKNA KEMERDEKAAN (Refleksi Kritis Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan) 
Ada Proyek Tambang Nikel Baru, Vale Targetkan Operasional di 2029
Harga Sulfur Melejit, Ini Strategi Vale Jaga Operasional Smelter
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pembongkaran Tugu Bundaran : Menata Wajah Kota, Membangun Masa Depan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Menata Kota Morowali Untuk Menangkap Manfaat Pertumbuhan Ekonomi 

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Belanja Daerah Harus Terukur, Bukan Sekadar Terserap  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polsek Bahodopi,Amankan Dua Pelaku  Penipuan dan Penggelapan Kendaraan Bermotor

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Kecam Penurunan Bendera Merah Putih dan Pelecehan Garuda Pancasila di Hari Damai Aceh, Bamsoet Serukan Penegakan Hukum dan Jaga Persatuan

Berita Terbaru

Berita

Belanja Daerah Harus Terukur, Bukan Sekadar Terserap  

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:07 WIB