Sang Jenderal Petarung’ Resmikan 8 Jembatan di Pulau Buru, Akses Warga Kini Makin Terbuka

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han pada saat dimintai keterangan oleh para awak wartawan,(FOTO: PendamXV)


 

dteksinews, Maluku-Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., meresmikan delapan unit jembatan penghubung antar desa yang dibangun melalui Program Karya Bakti (Karbak) Skala Besar TNI AD Tahun 2026 di Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan, Maluku, Selasa (25/8/2026).

Peresmian dipusatkan di Jembatan Garuda Kali Walumnako, Desa Waeflan, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru. Kegiatan ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Pangdam XV/Pattimura, didampingi Dandim 1506/Namlea Letkol Inf. Heribertus Purwanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Buru Azis Tomia, serta sejumlah pejabat Kodam XV/Pattimura.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XV/Pattimura menjelaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari program pembangunan TNI AD yang dilaksanakan di wilayah Kodam XV/Pattimura, mencakup Maluku dan Maluku Utara.

“Ini adalah satu dari 55 jembatan yang dibuat oleh TNI AD di Kodam XV/Pattimura. Kegiatan pembangunan jembatan ini merupakan program dari Presiden RI Bapak Prabowo Subianto melalui perintah Bapak KSAD. Alhamdulillah semuanya sudah selesai dan saya langsung melihat secara fisik,” ujar Pangdam.

Baca Juga:  Mediasi Antara PT BJS dan Pemilik Lahan,  Belum ada Kesepakatan  

Pembangunan jembatan tersebut bertujuan meningkatkan konektivitas dan mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses transportasi. Pangdam menyebutkan, sebelum adanya jembatan, perjalanan masyarakat dari satu wilayah ke wilayah lainnya dapat memakan waktu hingga lima jam. Setelah jembatan tersedia, waktu tempuh dapat dipangkas menjadi sekitar satu jam.

Menurut Pangdam, keberadaan jembatan diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan akses pendidikan di Desa Waeflan dan wilayah sekitarnya.

Sebanyak delapan jembatan yang telah selesai dibangun tersebar di Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan. Di Kabupaten Buru, pembangunan dilakukan di dua titik di Desa Waeleman, serta masing-masing satu titik di Desa Waeflan, Desa Wabloy, Desa Kaki Air, dan Desa Namlea Ilath.(*/pri)

Sumber: Pendam XV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dteksinews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMPB Soroti Kinerja DPR  RI, Desak Mundur Jika  Tidak Mampu Sejahterakan  Rakyat 
Dandim 1311/Morowali Silaturahmi dengan Dewan Adat Witamori
Harmonisasi Lima   Ranperbup Morowali Cegah Tumpang Tindih Tugas
Morawali dapat Penghargaan IRH dari Kemenkum Sulteng 
KPK Tetapkan Tersangka Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu RI
Visa Jepang Naik 5 Kali Lipat, Begini Cara ke Jepang Tanpa Bayar Visa
Presiden Prabowo:Pemulihan Harus Berjalan Seiring dengan Penanganan Bencana
Wapang Hadiri Peresmian PLTS 100 GWp Tahap Pertama 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:43 WIB

AMPB Soroti Kinerja DPR  RI, Desak Mundur Jika  Tidak Mampu Sejahterakan  Rakyat 

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Dandim 1311/Morowali Silaturahmi dengan Dewan Adat Witamori

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Harmonisasi Lima   Ranperbup Morowali Cegah Tumpang Tindih Tugas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Morawali dapat Penghargaan IRH dari Kemenkum Sulteng 

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:45 WIB

KPK Tetapkan Tersangka Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu RI

Berita Terbaru

Berita

Morawali dapat Penghargaan IRH dari Kemenkum Sulteng 

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:57 WIB

Berita

KPK Tetapkan Tersangka Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu RI

Kamis, 27 Agu 2026 - 10:45 WIB